Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Korupsi Telah Mendarah Daging

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Anggota Komunitas Forum Kajian Islam Kaffah

 


Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Berdasarkan pengertian ini dapat kita simpulkan bahwa korupsi itu suatu perilaku mencuri dan mengambil hak milik orang lain tanpa peduli bagaimana akibat dari tindakan kita kepada orang lain. Hal ini banyak dilakukan oleh para penguasa negeri kita dan parahnya seperti dianggap lumrah oleh mereka.

Lihatlah begitu banyak pemberitaan kasus korupsi berseliweran mulai dari kasus e-KTP, bansos dan yang terbaru kasus korupsi proyek Infrastruktur yang dilakukan oleh Nurdin Abdullah. Kabarnya Nurdin Abdullah  menjadi tersangka kasus dugaan suap atas proyek infrastruktur di Lingkungan Pemprov Sulawesi Selatan. (Liputan6.com)

Sungguh kita sangat heran dengan kelakuan para penguasa negeri ini. Bagaimana tidak, sebagai rakyat awam kita selalu saja disajikan dengan berita-berita pencurian yang tak membuat jera setiap pelakunya. Bahkan kita juga melihat tidak ada rasa kesedihan dari rawut wajah mereka setiap kita melihat mereka diliput oleh media. Mereka bisa tersenyum dan berkata-kata. Dan mereka juga masih diperlakukan bak raja dan ratu yang selalu dijaga. Harusnya bila setiap orang yang mencuri diperlakukan seperti pencuri dan dipermalukan sampai jera sehingga tak berani berbuat lagi. Tetapi ini tidak berlaku pada para pencuri berdasi. Mereka diistimewakan padahal mereka sudah mencuri uang rakyat. Sungguh heran kita melihatnya semua ini.

Tetapi harusnya kita tak perlu heran. Sebab kita hidup dalam sistem Demokrasi-kapitalisme yang mana semua hanya berlandaskan uang. Orang yang beruang pasti selalu diperlakukan dengan baik selama itu mendatangkan kebaikan kepada orang-orang disekitarnya. Dan hukum dalam sistem ini juga tumpul kepada para penguasa tetapi sangat keras kepada rakyat kecil yang lemah. Lihat saja kasus-kasus pencurian beras dan kayu bakar yang dilakukan kaum lemah yang memang mereka mencuri karena kelaparan dan mereka tak mampu untuk membeli. Iya begitulah memang karena kita berhukum dengan hukum buatan manusia maka akan sesuka hati manusia mau membuat apa selama itu membuat mereka bahagia dan mendatangkan manfaat kepada mereka.

Hal ini sangat berbeda jika kita hidup dalam sistem islam kaffah. Dimana para koruptor akan dihukum sesuai dengan berapa banyak yang dicurinya yaitu mulai dari sanksi material, penjara, pemecatan jabatan, cambuk, pembekuan hak-hak tertentu sampai hukuman mati. Dan mereka tidak akan diperlakukan seperti orang yang tak berdosa.

Sebagaimana Umar bin Abdul Aziz menetapkan sanksi koruptor adalah dijilid dan ditahan dalam waktu yang sangat lama. Zaid bin Tsabit menetapkan sanksi koruptor yaitu dikekang (penjara) atau hukuman yang bisa menjadi pelajaran bagi orang lain. Sedangkan Qatadah mengatakan hukumannya adalah dipejara (Buletin Al-Islami, Edisi 585:3).

Dan para pemimpin dalam sistem islam kaffah juga tak akan mampu untuk mencuri uang rakyat sebab mereka tahu bagaimana siksaan yang akan Allah berikan kepada mereka. Jangankan ingin mencuri, mendengar rakyatnya belum makan saja mereka ketakutan. Begitulah jika kita hidup dalam sistem islam kaffah, semua makhluk akan dimuliakan dan diperlakukan dengan baik. Sebab sistemnya berasal dari Allah Sang Maha Pencipta dan Pengatur, Allah tidak akan memberikan aturan yang buruk kepada makhluknya karena Dialah yang paling tahu apa yang makhluknya butuhkan. Oleh karenanya, marilah kita menerapkan sistem islam yang telah Allah perintahkan agar hidup kita mulia dan bahagia dunia akhirat.

Wallahu’alam bishowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Laru Langganan Macet
    Tak Berkategori

    Pasar Laru Langganan Macet

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) Keberadaan Pasar Laru di Kecamatan Tambangan, Kab. Jalinsum Pasar Tradisonal Laru Kec. Tambangan selalu macet setiap ada pekan tradisional di daerah ini. Terlihat antrian mobil penumpang dan truk di daerah ini semakin lama semakin sumpek dan padat. Akibatnya warga setempat merasa resah bergitu juga dengan pengendara yang melintasi pasar tradisional. Warga berharap […]

  • Ratusan KPM Panyabungan Rela Antri Berjam Jam di Kantor Pos Demi Jatah Bepanas

    Ratusan KPM Panyabungan Rela Antri Berjam Jam di Kantor Pos Demi Jatah Bepanas

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meskipun antri selama berjam jam, tidak menyurutkan niat Keluarga Penerima Manfaat ( KPM )  untuk mendapatkan bantuan beras jenis bulog 10 kg. Bantuan beras tersebut merupakan Bantuan Pangan Nasional (Bapanas) untuk keluarga miskin yang dilakukan pendistribusiannya melalui kantor Pos Indonesia. Kata Husein, Branch Manajer Kantor Pos Cabang Panyabungan Kota Jum’at 17/2/2024. […]

  • Salat Jum’at Jaga Jarak di Masjid Agung Panyabungan

    Salat Jum’at Jaga Jarak di Masjid Agung Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengurus masjid agung Nur Ala Nur, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut menerapkan sistem social distancing solat Jum’at, hari ini (18/9/2020). Jarak shaf antar jamaah diberlakukan sebagai upaya mengantisipasi penularan virus corona. Pihak kenaziran memasang tanda silang di lantai masjid untuk mengatur jarak shaf. Pantauan Mandailing Online, jarak antar shaf berkisar setengah meter mengikuti kelebaran petakan kramik […]

  • Konten Debat Publik Hilang dari Youtube KPU Madina

    Konten Debat Publik Hilang dari Youtube KPU Madina

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Link chanel youtube Satker KPU Mandailing Natal (Madina) yang menyiarkan debat publik Pilkada Madina 2024 di Hall Sapadia Hotel Gunungtua, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) pada Kamis (14/11/2024) malam, sempat tak bisa diakses publik. Kalaupun bisa diakses, kontennya hanya persiapan panitia. Sedangkan acara debatnya tidak ada. Pada Jumat (15/11/2024) malam, link yang […]

  • 8 Orang Mompang Julu Ditangkap

    8 Orang Mompang Julu Ditangkap

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 8 orang ditangkap polisi dalam aksi penyisiran yang dilakukan Polda Sumut dan Polres Madina di Mompang Julu, Jum’at sore (3/7/2020). Itu diungkap Kapolres Madina, Horas Tua Silalahi dalam siaran pers Jum,at malam. Kedelapan orang itu diduga terlibat dalam aksi kerusuhan 29 Juni 2020. Dengan demikian sudah 11 orang yang ditangkap […]

  • Mengenal dan hakikat Manusia

    Mengenal dan hakikat Manusia

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ولـقـد كرمنـا بنى أدم وحـملـناهم في الـبـر والــبحر ورزقـنــاهم من الـطيبــا ت وفضــلـناهـم على كثـيـر مـم،ن خـلقـنا تـفـضـيـلا Artinya : “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah […]

expand_less