Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

QRIS Tak Secanggih Pemasukan Rakyat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh : Riani, S.Pd.I
Guru tinggal di Medan

Ditengah naik turunnya roda perekonomian masyarakat saat ini, berbagai manuver dilakukan pemerintah guna mempermudah masyarakat dalam bertransaksi. Semua didesign canggih berbasis online, begitupun transaksi perbankan dan pembayaran pajak, walaupun pruduk yang dikeluarkan Bank Indonesia kali ini cukup canggih namun kenyataannya tak secanggih pemasukan rakyat.

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Soekowardojo, di ruang khusus Wali Kota. Selain silaturahmi, kunjungan ini juga mengajak Pemko Medan agar mengadopsi elektronifikasi transaksi. Diharapkan nantinya cukup dengan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standar) sudah dapat membayar PBB. Selain aman, transaksi juga lebih efektif. Wali Kota Medan juga mendukung program Bank Indonesia untuk transaksi QRIS bagi pelaku UMKM. Selain itu Pemko Medan, juga bersedia membantu dalam mengendalikan Inflasi di Kota Medan serta meningkatkan daya beli masyarakat (9/3).

Produk QRIS ini diluncurkan dengan tujuan memudahkan masyarakat berbelanja dan membayar pajak, ditengah daya beli masyarakat yang semakin menurun karena dampak pandemi, pajak tetap terus berjalan karena pajak menjadi penopang terbesar Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di Indonesia. Selain itu, sistem ekonomi kapitalis yang diemban saat ini mempertahankan berjalannya transaksi jual beli tanpa berupaya menyelesaikan masalah pangkalnya, yakni kebijakan pemerintah. Kebijakan yang fokus pada pertumbuhan ekonomi bukan pada pemerataan ekonomi.

Salah satu mekanisime pemerataan ekonomi adalah mengatur masalah kepemilikan. Dalam Islam, semua kebutuhan umum seperti BBM, listrik, air, dan lainnya sesungguhnya adalah milik rakyat yang harus dikelola negara untuk kesejahteraan rakyat. Selain itu negara tidak memungut pajak dan menjadikan pajak sebagai pintu pemasukan negara, serta negara menjamin kebutuhan dasar (sandang, pangan dan papan) masyarakat, sehingga perputaran uang di pasar berjalan tanpa hambatan. Kebijakan seperti ini akan menjauhkan monopoli oleh swasta dan meminimalisir gejolak harga pasar, harga barang-barang publik akan sangat murah dan senantiasa stabil. Sehingga tercipta kesejahteraan yang merata. Wallahu ‘alam bishawab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penggalangan Infaq Biaya Berobat Aldi Suphandi, Santri Berprestasi Terancam Amputasi

    Penggalangan Infaq Biaya Berobat Aldi Suphandi, Santri Berprestasi Terancam Amputasi

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Damra Tua Parlindungan Siregar, SHI                 (wali kelas Aldi Suphandi Hasibuan) Setelah membaca berita utama di Malintang Pos dan Mandailing Online, opini publikpun terbentuk. Opini itu sangat urgen dalam upaya menggalang infaq bagi biaya perobatan Aldi Sphandi Hasibuan, santri cerdas dari keluarga miskin yang kini membutuhkan biaya agar kakinya tak diamputasi. Awalnya ustadz […]

  • Semuanya Habis, Yang Tertinggal Hanya Baju di Badan

    Semuanya Habis, Yang Tertinggal Hanya Baju di Badan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – “Yang tertinggal hanya baju di badan”. Cuma itu yang mampu diucapkan Ali Syahbana, salah seorang korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kotanopan, Mandailing Natal (Madina). Dia menceritakan, ketika kebakaran terjadi, dia masih berada bekerja di tempat lain. Begitu datang yang mengabari, dia langsung berlari menuju desa. “Saya mendapati rumah sudah […]

  • Tahap Konstruksi PT.SMGP Berjalan Normal

    Tahap Konstruksi PT.SMGP Berjalan Normal

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga awal September 2015, akitivitas tahapan konstruksi pembangkit listrik tenaga panas bumi yang dilaksanakan PT.Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di wilayah kerja proyek Kabupaten Mandailing Natal, sedang berjalan. Pantauan wartawan sejak akhir Agustus hingga awal September, kegiatan tahapan konstruksi berjalan normal, baik pengerjaan konstruksi di lokasi rencana titik bor maupun […]

  • Dodi Martua: Pemerintah Tidak Konsisten Soal SK 44

    Dodi Martua: Pemerintah Tidak Konsisten Soal SK 44

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Panyabungan (MO)- Pemerintah dinilai tidak konsisten terhadap SK Menhut Nomor 44 Tahun 2005 tentang penunjukan kawasan hutan di Sumut. Ketidakkonsistenan itu diduga akibat amburadulnya proses kelahiran SK 44 tersebut. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina), Dodi Martua kepada Mandailing Online di gedung DPRD Mandina, kemarin. Salah satu bukti tidak konsistennya pemerintah […]

  • AR: KPK terlalu boros

    AR: KPK terlalu boros

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Mantan Ketua MPR Amien Rais menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum berhasil menindak kasus korupsi besar dan justru melakukan korupsi halus. “KPK saya sebut justru korupsi halus karena selama ini dalam operasionalnya boros luar biasa,” katanya di rumahnya Pandeansari, Desa Condongcatur, Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, kemarin. Ia mengatakan, saat dia menjabat Ketua MPR, […]

  • Malaysia zona bahaya bagi TKI

    Malaysia zona bahaya bagi TKI

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, (MO) – Berulangnya kembali tragedi kepiluan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia menambah daftar panjang penderitaan TKI kita. Kasus teranyar adalah perkosaan TKI oleh oknum anggota Polisi Diraja Malaysia dan perkosaan oleh majikan terhadap TKI asal Aceh yang waktunya hamper bersamaan. Menurut Wakil Ketua Komisi IX DPR, Irgan Chairul Mahfiz menyatakan, dengan maraknya […]

expand_less