Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Ibu, Ummu wa Rabbatul Bait!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
  • print Cetak

Oleh : Sri Handayani, ST
Guru, tinggal di Padangsidimpuan, Sumatera Utara

Kesadaran akan pentingnya tugas-tugas ibu yang tak tergantikan oleh siapapun. Perempuan, keluarga dan generasi adalah mata rantai tegaknya sebuah peradaban yang gemilang. Jika kita melihat kondisi saat ini, perempuan muslim saat ini berada di pusat perang budaya barat. Mereka dipandang  “pengemban budaya”, “pengelola dari tradisi dan nilai-nilai keluarga”, “benteng terakhir” melawan dominasi budaya barat. Mengenakan jilbab dan kerudung bukan hanya menjadi lambang kesopanan, melainkan lambang pertahanan islam. Islam menjaga dan melindungi perempuan.  Sehingga perempuan muslim memegang peranan penting dalam nempertahankan keluarga, generasi dan sekaligus identitas masyarakat muslim.

Wahai nabi! Katakan kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin. Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu. Dan allah maha pengampun, maha penyayang. (QS. Ahzab : 59)

Sungguh peran ibu dalam membangun peradaban sangatlah penting bukan hanya sebagai penggerak roda ekonomi, melainkan pencetak generasi. Ibu harus menyadari akan perannya. Dari rahimnyalah lahir para generasi cemerlang. Dialah sosok ibu yang menjadi madrasatul ula bagi anak-anaknya. Peran ibu dianggap tidak produktif karena tidak menghasilkan materi.  Bahkan beberapa pihak cenderung menganggap peran ibu mendomestikasi perempuan dan menempatkan perempuan dalam posisi inferior, tersubordinasi peran suami.  Sejak islam hadir memberikan posisi yang bergengsi terhadap ibu. Posisi itu adalah : “ummu warobbatul bait“. Selain itu di dalam islam, perempuan adalah kehormatan yang harus dijaga dan dilindungi.

Al-Ummu Madrasah Al-Ula (ibu adalah sekolah pertama-bagi anak-anaknya). Kata-kata hikmah ini sudah tidak asing lagi bagi kita. Bukan hanya sekolah pertama, ibu sejatinya adalah sekolah utama bagi putra-putrinya. Jika ada seseorang menjadi ulama, ilmuwan, tokoh ternama, atau pahlawan ksatria, maka lihatlah ibu mereka. Ibu sejatinya adalah gudang ilmu pusat peradaban dan wadah yang menghimpun sifat-sifat akhlak mulia.

Di dalam peradaban islam, ibu diposisikan sebagai sosok yang dapat memberikan kontribusi besar dalam membangun sebuah peradaban tanpa mendisorientasi perannya.

Andai saja imam Syafii tidak memiliki ibu yang tangguh, maka dia tidak akan menjadi seorang ulama besar dan faqih fiddin . Saat ini  muslimah membutuhkan sosok perempuan ibu generasi masa depan seperti :

– Khadijah, ummul mukminin sebagai istri sekaligus sahabat beliau. Bunda khadijah selalu membela Nabi SAW percaya kepadanya ketika orang meragukan beliau. Dia adalah ibu yang terhormat untuk anak-anaknya dan ibu yang benar untuk orang-orang mukmin.

– Aisyah, ummul mukminin, seorang istri dan ulama besar dengan pengetahuan fiqh islam yang luar biasa.

– Sumayyah, seorang ibu dengan keimanan luar biasa, martir pertama dalam islam.

– Nursaibah binti Kua’ab, seorang ibu mujahidah, semoga Allah meridoinya.

Masih banyak para sahabiyah cemerlang dan rule model seorang ibu sepanjang masa keemasan islam.

Namun sayangnya saat ini kaum perempuan dijauhkan dari peran terhormat mereka sebagai ibu, maka perempuan pun sebagai alat kehancuran, sehingga kehilangan jati dirinya dan kehilangan amanah yang diberikan kepadanya sebagai ibu muslim yang taat dan takut ajan Alla SWT.

Kapitalisme Barat telah mengusik kaum perempuan dengan gagasan kebebasan yang merusak jadi diri seorang  ibu. Akibatnya generasi menjadi rusak tanpa dilandasi dengan aturan sang maha Agung yaitu Allah swt. Saatnya kita kembali kepada syari’at islam yang kaffah dan mengambil bagian untuk penerapannya sebagai aturan kehidupan. Dengan penerapan islam secara kaffah generasi islam akan kembali nenemukan kehidupan yang sejahtera dan mulia.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prihatin Kondisi Idil Adha, Tim SAHATA Serahkan Bantuan

    Prihatin Kondisi Idil Adha, Tim SAHATA Serahkan Bantuan

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Tim pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailiang Natal (Madina) Saipullah-Atika (SAHATA) menyerahkan bantuan kepada Idil Adha, korban tabrakan di PT SSS tiga bulan lalu, yang masih terbaring dengan luka parah, Kamis (7/11/2024). Warga Desa Patiluban Mudik, Kecamatan Natal itu pada Agustus 2024 lalu mengalami kecelakaan saat dumtruck yang dikemudikannya bertabrakan […]

  • Sarjana yang Menganggur Meningkat

    Sarjana yang Menganggur Meningkat

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menyatakan bahwa besarnya nilai ekspor tidak serta merta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Sebab, jumlah pengangguran terdidik di Indonesia justru meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik per Agustus 2010, tingkat pengangguran lulusan universitas sebesar 11,92 persen. Sedangkan pengangguran lulusan sekolah dasasr ke bawah hanya 3,81 persen. Sekretaris Kementerian PPN/Bappenas Syahrial […]

  • REFORMULASI DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN UNTUK MEWUJUDKAN LAYANAN PUSKESMAS 24 JAM DENGAN PEMBENTUKAN INSTALASI GAWAT DARURAT

    REFORMULASI DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN UNTUK MEWUJUDKAN LAYANAN PUSKESMAS 24 JAM DENGAN PEMBENTUKAN INSTALASI GAWAT DARURAT

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Rahmad Daulay* PENDAHULUAN Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus tersedia kapanpun dibutuhkan. Penyakit, kecelakaan, maupun kondisi kegawatdaruratan tidak mengenal waktu. Ketika seseorang mengalami sakit pada tengah malam, ibu hamil mengalami komplikasi persalinan, atau anak mengalami kejang karena demam tinggi, masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat dan mudah dijangkau. Dalam situasi […]

  • Kemenag: Idul Adha 24 September 2015

    Kemenag: Idul Adha 24 September 2015

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA– Pemerintah melalui Kementerian Agama memastikan 1 Zulhijah 1436 Hijriyah jatuh pada Selasa 15 September 2015. Hal ini sekaligus menegaskan perayaan Iduladha jatuh pada Kamis 24 September 2015. Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Machasin, hal ini setelah mendengarkan rukyat dalam rapat isbat hari ini. “Kita telah mendengarkan rukyat dari seluruh Indonesia. Tidak […]

  • Pecatur Cilik Madina Raih Juara II O2SN Sumatera Utara

    Pecatur Cilik Madina Raih Juara II O2SN Sumatera Utara

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Abdul Aziz pelajar kelas IV SD Negeri 108 Desa Aek Mata, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) meraih juara II turnamen catur pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasiona (O2SN) tingkat Provinsi Sumataera Utara. Ini membuktikan Madina memiliki bibit-bibit pecatur yang potensial. Raihan juara II itu disabet Abdul Aziz pada laga final melawan pecatur dari […]

  • Mahasiswa dan Pelajar Galang Dana Untuk Korban Banjir Siabu

    Mahasiswa dan Pelajar Galang Dana Untuk Korban Banjir Siabu

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PADANGSIDEMPUAN (Mandailing Online) – Sejumlah organisasi kemahasiswaan dan pelajar melakukan gerakan pengumpulan dana, Sabtu (26/10/2019) untuk korban banjir di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Penggalangan dilakukan di pusat kota Padangsidimpuan. Organisasi yang bergiat itu meliputi Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN); Serikat Mahasiswa Tapanuli Selatan (Serma Tapsel); Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Tapsel. Aksi penggalangan dana […]

expand_less