Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
  • print Cetak

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy

JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah melarang mudik lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021. 

Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan risiko penularan Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan angka penularan dan kematian Covid-19 masih tinggi terutama pasca libur panjang.

“Cuti bersama idul fitri satu hari ada, tapi enggak boleh ada aktivitas mudik. Pemberian bansos akan diberikan,” kata Muhadjir di Jakarta, Jumat (26/3) dikutip CNN Indonesia.

Kata Muhadjir, aturan resmi tentang larangan mudik akan diatur lebih lanjut oleh Polri dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Mekanisme pergerakan orang dan barang akan diatur kementerian dan lembaga terkait. Untuk kegjatan keagaman dalam rangka menyambut Ramadan akan diatur Kemenag, dan berkonsultasi dengan organisasi keagamanan,” kata Muhadjir.

Kebijakan melarang mudik lebaran ini, menurut Muhadjir, diambil sesuai arahan Presiden joko Widodo pada 23 Maret 2021.

“Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan. Berlaku untuk seluruh ASN/TNI-Polri karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan seluruh masyarakat.

Muhadjir mengatakan, seluruh kementerian dan lembaga akan mempersiapkan komunikasi publik yang baik mengenai peniadaan mudik ini.

“Larangan mudik akan dimulai pada tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021 dan sebelum itu dan sebelum dan sesudah hari dan tanggal itu diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan yang keluar daerah sepanjang kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu,” katanya. 

Presiden Joko Widodo sebelumnya juga mengingatkan jajaran kepala daerah soal masih tingginya risiko penularan covid-19.

Meski saat ini Indonesia terus mengalami penurunan angka harian positif covid-19, dia meminta agar semua pihak tetap waspada.

Jangan sampai, dengan turunnya angka penularan harian ini membuat semua jajaran kepala deerah dan pemerintah lengah, sebab resiko penularan covid-19 masih tetap ada.

“Yang perlu saya ingatkan tugas kita dalam penanganan covid ini belum selesai, risiko covid masih ada. Hati-hati risiko covid-19,” kata Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional V APKASI di Istana Negara, Jumat (26/3).

Sumber: CNN Indonesia

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syamsul Hilal Imbau Mantan Wali Kota Binjai Ali Umri Penuhi Panggilan Polda Sumut

    Syamsul Hilal Imbau Mantan Wali Kota Binjai Ali Umri Penuhi Panggilan Polda Sumut

    • calendar_month Minggu, 17 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Mantan Wali Kota Binjai, Ali Umri, dinilai pengecut jika tidak berani memenuhi panggilan polisi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat olahraga dan operasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Binjai pada 2007. “Kenapa mesti takut? Kan dipanggil sebagai saksi.Kalau terus menghindar seperti ini, akan timbul dugaan masyarakat bahwa dia terlibat dalam kasus ini,”ujar anggota Komisi […]

  • Bupati Madina: Izin KUD Bermasalah Tidak Diperpanjang

    Bupati Madina: Izin KUD Bermasalah Tidak Diperpanjang

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Mitra kerja pengelola dana kredit revitalisasi perkebunan KUD Maju bersama Natal salah satunya yang disebutkan Bupati Mandailing Natal,bahwa tidak akan diperpanang sebelum ianya melakukan ganti rugi atas lahan warga yang diusahai oleh Perusahaan BUMN PT.Perkebunan Nusantara IV. Demikian antara lain hal itu disampaikan Rusdi Batubara, Jumat sore (3/12) selaku koordinator Tim LIRA Madina yang […]

  • Batak Hasil Konstruksi Kolonial

    Batak Hasil Konstruksi Kolonial

    • calendar_month Selasa, 24 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Mandailing bukan Batak yang berlangsung di VIP Restoran Hotel Madani, Senin (23/10/2017) diselenggarakan oleh Yayasan Madina Centre mencuatkan kajian-kajian akademik antropologis tentang fakta-fakta tidak adanya etnis Batak di Sumatera Utara. Dari sisi pendekatan antropologis menyimpulkan tidak ditemukannya konsep ‘Batak’ pada manuskrip-manuskrip kuno kepunyaan enam etnis Karo, Simalungun, Pakpak, Mandailing dan […]

  • Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 1)

    Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M Ludfan Nasution Sejarah. Banyak yang lari dari asal kelahirannya. Ada yang menghapusnya. Bahkan, ada juga yang berlagak seperti orang yang lahir dari rumpun bambu dan dengan arogansi itulah dia menantang dunia dan menentang Tuhannya. Pilkada merupakan satu momentum untuk hidup sumringah. Banyak variabel di sana. Namun, yang paling berpengaruh adalah munculnya sejenis sikap […]

  • Drainase Jalinsum Panyabungan Diperbaiki

    Drainase Jalinsum Panyabungan Diperbaiki

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Jalan nasional di Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Madina tepatnya di depan SPBU kerap banjir. Salahsatu penyebabnya adalah, kurangnya kesadaran dari masyarakat dan pemerintah dalam membersihkan drainase. Untuk menghindari terjadinya banjir, Wakil Bupati (Wabup) Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution bersama Camat Panyabungan, Sahnan Batubara, Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), […]

  • PT Sorikmas Mining Bantu Korban Banjir
    Tak Berkategori

    PT Sorikmas Mining Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PT. Sorikmas Mining yang diwakili oleh Senior comrel officer Hidayat Harahap Selasa (30/4) kemarin memberikan bantuan korban banjir Panyabungan. Bantuan yang berupa 10 sak beras, 10 karton benteng sardines,30 kardus air mineral, dan 30 kardus mie instant ini diserahkan ke Posko Penanganan Bencana Kabupaten Mandailing Natal BPBD Madina Kayu jati Panyabungan yang diterima oleh Paryanti […]

expand_less