Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode

Silangit Koi Lebih dari Sekadar Tempat Wisata

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
  • print Cetak

KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Dalam 10 hari ke belakang nama Silangit Koi Hutasiantar menjadi perbincangan masyarakat Mandailing Natal (Madina). Di dunia maya pun beragam postingan yang menandai akun Silangit Koi berseliweran.

Kehadiran Silangit Koi Hutasiantar yang dekat dari kota tetapi jauh dari kebisingan ini ternyata bukan sekadar tempat wisata. Jauh dari itu ada hal-hal fundamental yang menginisiasi berdirinya tempat ini.

Sobir Lubis, SH sebagai penggagas wisata dengan konsep 3 dimensi ini kepada Mandailing Online, Minggu (19/9) menceritakan kehadiran Silangit Koi sebagai upaya menghadirkan solusi untuk pertumbuhan ekonomi, penyakit masyarakat dan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.

“Seiring dengan perkembangan dari masa ke masa ada semacam kesan negatif terhadap Kotasiantar. Saya berpikir memberikan semacam solusi bagaimana persoalan penyakit masyarakat itu bisa tersahuti,” ujarnya.

Kader Partai Golkar ini menambahkan Silangit Koi memberikan peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Ia mengungkapkan saat ini ada 18 karyawan yang bekerja di tempat wisata yang baru berumur 10 hari ini.

Sektor UMKM pun, jelas Sobir, akan menjadi sasaran Silangit Koi. Ke depan usaha-usaha masyarakat berbentuk camilan akan dijual di Silangit Koi, seperti kerupuk sambal, dodol dan sebagainya.

“Tentu ini akan menggairahkan perekonomian di Ting akar rumput dan menggerakkan UMKM,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Sumut Ivan Iskandar Batubara menyampaikan apresiasi atas hadirnya Silangit Koi di Kotasiantar, Panyabungan.

Hal senada juga disampaikan oleh Mantan Ketua IKANAS Dr. Mulia P. Nasution. Ia mengaku bangga dengan konsep dan gagasan yang dihadirkan Sobir Lubis, terlebih di tengah pandemi.

Sementara itu, pemilik akun Facebook Nasution Parlind Hakayoan yang sudah berkunjung ke Silangit Koi memosting bahwa Silangit Koi bukan tempat biasa. Melainkan satu-satunya dan perdana di Panyabungan yang menyuguhkan konsep agrowisata.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Rencanakan Puskesmas Buka Siang Malam

    Bupati Rencanakan Puskesmas Buka Siang Malam

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailng Natal (Madina) Hidayat Batubara mencetuskan kebijakan agar seluruh puskesmas di kabupaten ini buka siang malam atau 24 jam. Kebijakan bupati tesebut sebagai upaya peningkatan layanan kesehatan kepada rakyat. Dan DPRD Madina diharapkan untuk mendukung dengan meloloskan anggaran bagi operasional puskesmas siang malam tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Madina, Tengku Amri […]

  • 11 Nama Pelajar Darul Mursyid Latihan OSN

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Jumlah pelajar Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang mengikuti latihan OSN (Olimpiade Sains Nasional) sebanyak 11 pelajar. Rombongan pelatihan ini dibagi dalam dua kelompok dan lokasi berbeda. Sebagian mengikuti latihan di Medan, sebagian lainnya latihan di Bogor, Jawa Barat. Pelajar yang mengikuti latihan di Bogor meliputi, Imam Muchlizar siswa Darul […]

  • Jualan “Silua” di Panyabungan Sepi

    Jualan “Silua” di Panyabungan Sepi

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pedagang penjual Silua (oleh-oleh) ciri khas Mandailing di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tergolong sepi selama rentang arus balik lebaran tahun ini. Kondisi ini berbeda dengan saat arus balik lebaran tahun lalu. “:Ada penurunan penjualan sekitar 50 persen dibanding lebaran tahun lalu,” ungkap Darwis, seorang pedagang kepada wartawan, Rabu, (14/8). Katanya, […]

  • Perambah Hutan Madina Masih Merajalela

    Perambah Hutan Madina Masih Merajalela

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pengusaha kilang sawmill berkedol IPK dari Dinas Kehutanan Madina masih merajalela melakukan aktivitasnya dihutan Aek Nabara-Mandailing Natal,escapator dan Truck logging beraksi dimusim hujan hingga jalan menuju desa tersebut,hancur berlobang dan berlumpur. Toguan Lubis warga Aek nabara Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal,kepada wartawan Selasa (23/11) mengatakan, saat musim penghujan ini aktipitas kegiatan pengusaha kilang saw […]

  • UKM : SUMBER EKONOMI MASA DEPAN INDONESIA

    UKM : SUMBER EKONOMI MASA DEPAN INDONESIA

    • calendar_month Selasa, 3 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alghif Aruni Nur Rukman, S.P Mahasiswa Magister Sains Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor   Masalah yang dihadapi Indonesia saat ini adalah bagaimana kita bisa keluar dari sebutan negara berkembang menjadi negara yang dapat sejajar dengan negara maju. Persoalan ini menjadipentingkarenapotensi Indonesia menjadi negara majumasihterbukaluas, sehingga Indonesia perlumempertahankanpotensi yang adasekaligus juga […]

  • Wajah DPR 2014-2019 tak lebih baik

    Wajah DPR 2014-2019 tak lebih baik

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA –  Wajah Dewan Perwakilan Rakyat periode 2014-2019 diperkirakan tidak lebih baik dari DPR saat ini. Hal itu karena tidak sedikit calon anggota DPR yang terpilih lewat pemilu legislatif lalu menggunakan politik uang atau hanya mengandalkan popularitas. Sebaliknya, sejumlah aktivis DPR yang dikenal kritis dan berintegritas justru gagal masuk parlemen. Pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan […]

expand_less