Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Wajah DPR 2014-2019 tak lebih baik

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
  • print Cetak

JAKARTA –  Wajah Dewan Perwakilan Rakyat periode 2014-2019 diperkirakan tidak lebih baik dari DPR saat ini. Hal itu karena tidak sedikit calon anggota DPR yang terpilih lewat pemilu legislatif lalu menggunakan politik uang atau hanya mengandalkan popularitas. Sebaliknya, sejumlah aktivis DPR yang dikenal kritis dan berintegritas justru gagal masuk parlemen.

Pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, Andar Nubowo, dalam diskusi di Kompleks Parlemen, Jumat (25/4), memperkirakan, 30 persen dari 560 anggota DPR 2014-2019 terpilih karena faktor uang dan popularitas.

”Berdasarkan pengamatan dan diskusi dengan sejumlah politikus, 30 persen caleg yang terpilih merupakan orang yang hanya punya uang atau popularitas,” ujar dia.

Para caleg terpilih tersebut, lanjut Andar, diperkirakan tidak memiliki basis pengetahuan atau kompetensi yang cukup memadai untuk menjalankan fungsi-fungsi DPR.

Politikus Partai Golkar, Bambang Soesatyo, bahkan mengatakan, sebagian dari mereka yang lolos masuk parlemen periode 2014-2019 merupakan caleg amplop. Ini karena mereka menebar amplop berisi uang suap untuk masyarakat saat pemilu legislatif lalu.

”Ada yang menyebar ratusan ribu amplop berisi Rp 20.000-Rp 100.000. Ada juga sistem borongan, mereka membayar Rp 50 juta-Rp 100 juta untuk membayar 200-1.000 suara tiap desa,” ujar Bambang.

Sementara itu, sejumlah pesohor kemungkinan besar bakal lolos ke DPR. Mereka antara lain penyanyi Anang Hermansyah yang maju dari Partai Amanat Nasional dari daerah pemilihan Jawa Timur IV, Desy Ratnasari (PAN, dapil Jawa Barat IV), Ikang Fawzi (PAN, dapil Jawa Barat II), serta Rachel Maryam (Partai Gerindra, dapil Jawa Barat II).

”Pada saat yang sama, sejumlah aktivis DPR yang kritis dan punya integritas justru gagal kembali ke parlemen. Kondisi ini membuat tantangan DPR yang saat ini sering diidentikkan sebagai salah satu lembaga terkorup akan semakin berat. Wajah DPR mendatang dapat lebih buruk atau setidaknya sama dengan DPR saat ini,” tutur Andar.

Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edy memaparkan, hanya lima caleg partainya dengan latar belakang artis yang lolos masuk DPR. Mereka adalah Desy Ratnasari, Ikang Fawzi, Anang Hermansyah, Eko Patrio, dan Primus Yustisio.

Tjatur mengingatkan, masyarakat tak perlu khawatir dengan kompetensi para caleg PAN yang terpilih, termasuk para pesohor. Hal itu karena mereka ditetapkan sebagai caleg setelah melalui seleksi ketat yang dilakukan partainya.

”Kami punya mekanisme perekrutan caleg. Ada tiga kali tes. Siapa pun yang ingin menjadi caleg PAN, harus lolos dalam tiga kali tes itu,” lanjut Tjatur.

Menurut Tjatur, PAN tidak melihat latar belakang profesi dalam menetapkan daftar caleg. Selain mampu melewati tiga kali ujian, kader baru bisa ditetapkan sebagai caleg jika dinilai punya konstituen atau basis massa dan memiliki kemungkinan menang dalam pemilu.

”Walaupun dia dosen, kalau tak pintar, tidak akan kami rekrut. Tapi, kalau dia figur publik dan pintar, kami rekrut. Kami lihat kemampuan, integritas, dan kompetensi,” tutur Tjajur.

Sejumlah menteri diperkirakan tidak lolos sebagai anggota DPR 2014-2019. Mereka antara lain Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin serta Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo.

Amir Syamsuddin, yang menempati nomor urut 1 di daftar caleg Partai Demokrat untuk dapil Sulawesi Tenggara, hanya mendapatkan 35.922 suara. Perolehan suara Amir dikalahkan rekan satu partainya, Umar Arsal, anggota DPR petahana, yang dipastikan kembali menjabat setelah meraih 52.650 suara.

Perolehan suara itu diketahui setelah rekapitulasi suara tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara diselesaikan Kamis (24/3) malam.

Dari hasil rekapitulasi tersebut juga diketahui, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah La Ode Ida, yang menjadi caleg nomor urut 1 dari PAN, juga gagal masuk parlemen. La Ode yang meraih 87.407 suara dikalahkan caleg PAN nomor urut 2, Asnawati Hasan, yang memperoleh 131.520 suara. Asnawati yang memastikan ke DPR adalah istri Nur Alam Gubernur Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Roy Suryo yang maju dari dapil Daerah Istimewa Yogyakarta dikalahkan caleg lain dari partai itu, Ambar Tjahyono.

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Suhardi juga gagal masuk parlemen dari dapil Daerah Istimewa Yogyakarta. Dia dikalahkan Andika Pandu, putra mantan Panglima TNI Djoko Santoso. Andika juga mengalahkan Kanjeng Pangeran Haryo Wironegoro, caleg Gerindra lainnya yang merupakan menantu Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X.(kompas)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Pantau Korve ASN

    Atika Pantau Korve ASN

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution memantau secara langsung pelaksanaan pekan kedua korve ASN di Kompleks Perkantoran Pemkab Madina, Jumat (13/2/2026). Korve atau kerja bakti kebersihan yang dilaksanakan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowk Subianto dan hasil Rapat Koordinasi Kepala Daerah di […]

  • Terpenting Pemuda Turut Andil Membangun Madina

    Terpenting Pemuda Turut Andil Membangun Madina

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua KNPI Mandailing Natal (Madina) Khairil Amri yang baru saja dilantik menyebutkan pengurus tidak berharap banyak selain pemuda turut andil dalam membangun daerah. “Kami tidak berharap banyak, yang terpenting pemuda bisa turut andil dalam pembangunan Madina dan bisa dirasakan kesejahteraan seperti cita – cita kemerdekaan,” katanya dalam sambutannya, Jumat (12/8). Pelantikan […]

  • Atika Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa di Hutabangun Jae

    Atika Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa di Hutabangun Jae

    • calendar_month Sabtu, 6 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menghadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Taqwa dan Peresmian Ranting Muhammadiyah di Desa Hutabangun Jae, Kecamatan Bukit Malintang, Sabtu (6/8) Atika mengaku senang dapat berkumpul dan bersilaturahmi pada acara peletakan batu pertama Masjid Taqwa. Atika merasa bangga kepada ibu-ibu Aisyiyah yang sangat […]

  • Demokrat Minta Pemilihan Ulang di Muara Batang Gadis

    Demokrat Minta Pemilihan Ulang di Muara Batang Gadis

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Demokrat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta dilakukan pencoblosan ulang di Kecamatan Muara Batang Gadis karena diduga terjadi kejanggalan dan kecurangan oleh penyelenggara pemilu. Surat yang ditujukan kepada KPU dan Panwaslu Madina tertanggal 13 April 2014 yang ditandatangani Ketua DPC Partai Demokrat Madina, Syafaruddin Ansyari dan Sekretaris dan Harminsyah Batubara itu […]

  • Wali Kota: Saya Juga Penjudi…

    Wali Kota: Saya Juga Penjudi…

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait Penangkapan Staf Khusus Wali Kota Siantar SIANTAR- Polresta Siantar resmi menahan staf khusus Walikota Pematangsiantar Eliakim Simanjuntak (47) dan anggota DPRD Siantar Rondal Tampubolon (33), bersama empat rekannya dalam kasus judi leng, Rabu (6/7). Kapolres Pematang Siantar AKBP Alberd TB Sianipar ketika dikonfirmasi, Kamis (7/7), menyebutkan, setelah dilakukan pemeriksaan, Eliakim Cs ditetapkan sebagai tersangka […]

  • Sah! Ini Struktur PAPBD Madina Tahun 2021

    Sah! Ini Struktur PAPBD Madina Tahun 2021

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) dan DPRD telah mengesahkan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (PAPBD) melalui rapat paripurna Persetujuan Bersama Terhadap Rancangan PAPBD Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2021 pada Kamis (30/9) di ruang rapat paripurna DPRD Madina, Panyabungan. Adapun struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah hasil persetujuan bersama terhadap rancangan […]

expand_less