Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode

Polisi Memberi Keamanan, Bukan Menganiaya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
  • print Cetak

Oleh: Samna, SPd.I
Aktivis / anggota Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal

 

Sejumlah anggota kepolisian  diduga telah melakukan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap empat orang remaja, di Ternate, Maluku Utara, Minggu (26/9).

Hal tersebut terjadi di kantor Direktorat Sabhara Polda Maluku Utara.

Rahmandani dan tiga teman sebayanya juga mengalami kondisi serupa. Tiga temannya tersebut yakni Buaiman Usemahu, Ai dan Iman Toro dianiaya hingga mengalami lebam di bagian wajah.

Sementara nama para oknum pelaku penganiayaan dan pengeroyokan ini belum diketahui identitasnya.

Sebelumnya penganiayaan oleh oknum polisi juga terjadi di Mandailing Natal, Sumatera Utara. DG yang merupakan pegawai Rutan (Rumah Tahanan) Kelas II B Natal, melakukan penganiayaan terhadap anak dibawah umur SR (14) yang merupakan santri Ponpes Musthafawiyah Purba Baru. Akibatnya sang anak babak belur dan langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga yang melihat.

Menyalahi Amanat Rakyat

Kepolisian adalah alat utama negara dalam menjaga keamanan.

Sebagai polisi seharusnya memberikan penjagaan keamanan kepada masyarakat, bukan menganiaya. 

Polisi adalah tempat masyarakat mengadu saat terjadi tindak kriminal, agar mereka yang terzalimi bisa segera mendapatkan pembelaan.

Kepolisian adalah salah satu lembaga penting yang memainkan tugas utama sebagai penjaga keamanan, ketertiban dan penegakan hukum.

Jika polisi melakukan penganiayaan maka hal ini sama saja dengan menghianati amanah yang diembankan kepada mereka. Padahal keberadaan mereka seharusnya memberikan rasa aman bagi rakyat.

Polisi dalam Islam

Dalam negara khilafah, urusan keamanan negara diurusi oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri, yang dipimpin oleh seorang Direktur. Departemen ini mempunyai Kantor Wilayah di setiap wilayah kekhilafahan. Kantor Wilayah tersebut dipimpin oleh seorang Kepala Kepolisian di wilayah itu.

Syaikh Taqiyuddin An-Nabhani dalam kitabnya “Struktur Daulah Khilafah dalam Pemerintahan dan Administrasi ” menukil ungkapan Al Azhari mengenai hal ini.

Al Azhari berkata: “Polisi adalah setiap kesatuan yang merupakan kesatuan terbaik, diantara kesatuan pilihan tersebut adalah polisi karena mereka adalah prajurit-prajurit pilihan, bahkan dikatakan mereka adalah kesatuan terbaik yang lebih menonjol daripada tentara. Dikatakan bahwa mereka dinamakan syurthah atau polisi karena mereka memiliki ciri yang telah dikenal baik dari pakaian maupun kemampuan geraknya”.

Imam al-Bukhari telah menuturkan riwayat dari Anas bin Malik:  “sesungguhnya Qais bin sa’ad di sisi nabi shallallahu alaihi wa sallam memiliki posisi sebagai kepala polisi dan ia termasuk di antara para Amir.“

Polisi diberi tugas untuk menjaga sistem mengelola keamanan dalam negeri dan melaksanakan seluruh aspek implementatif, hal ini sesuai dengan hadits Anas bin Malik di atas tentang Rasul shallallahu alaihi wasallam yang menjadikan Qais bin Sa’ad di sisi Nabi sallallahu alaihi wasallam memiliki kedudukan sebagai kepala polisi.

Hadis itu menunjukkan bahwa polisi berada di samping penguasa. Makna berada di samping penguasa itu adalah polisi berperan sebagai kekuatan implementatif yang dibutuhkan oleh penguasa untuk menerapkan syariah menjaga sistem dan melindungi keamanan termasuk melakukan kegiatan patroli. Kegiatan patroli itu adalah berkeliling pada malam hari untuk mengawasi dan mengejar pencuri serta mencari orang yang berbuat kerusakan atau kejahatan dan orang yang dikhawatirkan melakukan tindak kejahatan.

Untuk menjalankan tugasnya itu, polisi harus mempunyai karakter yang khas, seperti keikhlasan, akhlak yang baik, seperti sikap tawadhu’, tidak sombong dan tidak arogan, kasih sayang, tindak tanduknya baik, seperti murah senyum, mengucapkan salam, menjauhi perkara syubhat, bijak dan lapang dada, menjaga lisan, berani, jujur, amanah, taat, berwibawa dan tegas.

Dengan demikian seorang polisi akan menjadikan dirinya sebagai pengaman, penjaga bagi masyarakat. Masyarakat akan merasa aman dan nyaman bila berjumpa dengan mereka, bukan sebaliknya.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Sumut Digoyang?

    Kapolda Sumut Digoyang?

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Isu penculikan anak menggila. Isu ini diduga sebagai upaya menggoyang kepemimpinan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno. Analisis tersebut disampaikan Pengamat Politik dari UMSU Arifin Saleh Siregar melalui telepon kepada wartawan di Medan, Senin (13/12/2010). Dijelaskannya, Oegro dikenal dikenal sebagai sosok yang tegas dan cerdas. Sehingga orang tertentu diduga menjadi terganggu. Lantas dibuatlah perlawanan […]

  • Sekda Madina dan Kabag Hukum Diperiksa Mabes Polri

    Sekda Madina dan Kabag Hukum Diperiksa Mabes Polri

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt.Sekda Kabupaten Mandailing Natal, Syafei Lubis dan Kabag Hukum, Alamulhaq Daulay diperiksa di Mabes Polri terkait pencabutan izin KP USU. Menjawab wartawan via telefon seluler, Selasa (29/9), Alamulhaq Daulay membenarkan adanya pemeriksaan itu pada Senin (28/9). Pihak Mabes Poliri memeriksa kedua pejabat Pemkab Mandailing Natal (Madina) itu menyusul adanya pengaduan […]

  • 6 Parpol Rata-rata 1 Kursi di Dapil II

    6 Parpol Rata-rata 1 Kursi di Dapil II

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasar penelusuran Mandailing Online di beberapa posko partai politik, Minggu hingga Senin (13-14/4/2014) perkiraan sementara perolehan kursi legislatif DPRD Mandailing Natal (Madina) untuk Dapil II (Daerah Pemilihan II) sebanyak 6 parpol memperoeh rata-rata 1 kursi. Dapil II Meliputi Kecamatan Tambangan, Kotanopan, Ulu Pungkut, Muara Sipongi, Pakantan dan Kecamatan Puncak Sorik Marapi. […]

  • Ini Dia Harga BBM Per 15 Desember Mendatang!

    Ini Dia Harga BBM Per 15 Desember Mendatang!

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kementerian ESDM hari ini, Senin (13/12/2010) merilis harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) per periode 15 Desember tetap. Hal ini ditetapkan atas dasar hasil monitoring dan evaluasi perkembangan harga minyak mentah dan harga produk BBM di pasar dunia selama tahun 2010 masih dalam kisaran asumsi makro APBN-P 2010 ($ 80 per barel). Rata-rata harga minyak […]

  • TNBG Tidak Pernah Melakukan Pengutipan Uang dari Penambang

    TNBG Tidak Pernah Melakukan Pengutipan Uang dari Penambang

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Taman Nasional Batang Gadis Mandailing Natal (TNBG Madina) menyampaikan tidak pernah melakukan pungutan atau pengutipan uang dari para pelaku tambang di wilayah Madina. Hal itu disampaikan Kepala Tata Usaha TNBG Bobby Nopandry mengklarifikasi adanya oknum mengaku bernama Rudi yang melakukan pengutipan uang kepada sejumlah pelaku tambang di Kecamatan Batang Natal. […]

  • Kabut Asap di Langit Madina Kian Tebal

    Kabut Asap di Langit Madina Kian Tebal

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa hari terakhir asap menyelimuti wilayah Mandailing Natal (Madina). Dan sejak Rabu hingga hari ini Kamis (2-3/9) ketebalan asap kian meningkat. Pantauan Mandailing Online, Kamis (3/9), asap ini membuat warga resah. Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat memakai masker saat melaju di jalanan. Sejauh ini data resmi belum diperoleh dari pemerintah […]

expand_less