Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Terbakar 2 Tahun Lalu, Murid SD di Sipaga-paga Belajar di Teras Rumah Penduduk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
  • print Cetak

Gedung SD Negeri 099 Proyek Batanggadis Desa Sipaga-paga pasca kebakaran hingga kini belum mendapat perbaikan. Foto: Mandailing Online/Ojie

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua Tahun sudah setelah kebakaran, gedung SD Negeri 099 Proyek Batang Gadis Desa Sipaga-paga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal belum diperbaiki.

Selama itu pula para murid harus belajar di teras rumah-rumah penduduk.

Gedung sekolah itu terbakar  tanggal 3 Juni 2019 lalu. Sebanyak 5 ruangan hangus. Hanya tersisa 2 ruangan.

“Belum ada perbaikan dari pemerintah, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” ucap Rokim Nasution, Ketua Komite SDN 099 Proyek Batang Gadis di Sipaga-paga kepada Mandailing Online, Jum’at (29/10 /2021).

“Kita selaku komite berharap kepedulian pemerintah untuk segera membangun ulang gedung SDN 099 yang sudah terbakar ini, karena kita kasihan anak-anak selama ini belajar di teras-teras rumah penduduk,” ungkapnya.

Rokim menuturkan “memang saat ini murid-murid hanya 50 persen saja yang diperbolehkan masuk untuk mengikuti proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), akibat covid-19, nah bila covid-19 ini berlalu masihkah anak-anak kami belajar di teras-teras rumah penduduk, atau menumpang ke gedung lain yang bukan milik SDN 099?,” katanya bertanya.

“Tolonglah anak didik kami ini agar dapat belajar di gedung yang lebih nyaman, karena hanya 2 ruangan saja yang dapat difungsikan. Sementara peserta didik di sekolah ini sebanyak 192 siswa,” ungkapnya.

Di hari yang sama, Kepala SDN 099 Proyek Batang Gadis Desa Sipaga-paga, Siti Juleha menjawab Mandailing Online, menuturkan bahwa pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan proposal terkait pembangunan ulang gedung baru, namun sampai saat ini belum membuahkan hasil.

“Untuk itu kami dari pihak sekolah berharap kepada pemerintah  agar melihat kondisi sekolah ini. Juga kiranya dapat menampung anggarannya,” katanya.

“Jika pembangunannya tidak terealisasi kita sangat kasihan terhadap murid-murid yang terus menompang gedung lain bahkan para siswa pernah belajar di teras-teras warga,” ujar Siti Juleha nada sedih.

“Besar harapan kami kiranya pemerintah peduli terhadap sekolah kami yang sampai saat ini belum dilakukan perbaikan, ataupun pembangunannya kembali , sementara upaya mengajukan profosal telah beberapa kali dilakukan. Kami berharap agar pemerintah dalam hal ini instansi terkait dapat memperhatikan sekolah ini,” imbuhnya.

Peliput: Ismail Ojie

Gedung SD Negeri 099 Proyek Batanggadis Desa Sipaga-paga pasca kebakaran hingga kini belum mendapat perbaikan. Foto: Mandailing Online/Ojie

Peliput : Ismail Ojie

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kubu Prabowo-Hatta Optimis Menang di MK

    Kubu Prabowo-Hatta Optimis Menang di MK

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengklaim punya data dan bukti kalau hasil rekapitulasi mereka, Prabowo-Hatta unggul, dari pasangan Jokowi-JK. "Data dan bukti yang kami punya bisa dipertanggungjawabkan," kata Tim Pemenangan Prabowo-Hatta dari Partai Amanat Nasional (PAN), Laurens Bahang Dama, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/7). Menurut dia, hasil perhitungan suara yang mereka lakukan berbeda dengan […]

  • Dinas Bukan Untuk Pribadi

    Dinas Bukan Untuk Pribadi

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Walikota Medan Rahudman Harahap meminta agar pemberian hadiah berupa kendaraan dinas kepada kecamatan dan kelurahan terbaik dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kota Medan ke 420 Tahun 2010 pada 1 Juli lalu, agar segera diclearkan. Karena, pemberian hadiah ini bukan untuk pribadi, tapi untuk operasional kecamatan dalam rangka memperlancar tugas dan pelayanan publik di […]

  • Eks Ketua Bawaslu: MK Dapat Diskualifikasi Cakada yang Terbukti Curang TSM

    Eks Ketua Bawaslu: MK Dapat Diskualifikasi Cakada yang Terbukti Curang TSM

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mantan Ketua Bawaslu RI periode 2008-2012, Bambang Eka Cahya Widodo menyatakan Mahkamah Konstitusi (MK) dapat mendiskualifikasi calon kepala daerah terpilih yang terbukti melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Hal itu disampaikan menjelang Sidang Pleno pembacaan Putusan  MK soal sengketa Pemilukada. Rencananya MK akan mengeluarkan ketetapan tersebut tanggal 17-24 Maret 2021. Bambang […]

  • Harga Cabe Merah di Madina Anjlok

    Harga Cabe Merah di Madina Anjlok

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MandailingOnline) – Dalam beberapa minggu terakhir harga cabe merah di  Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) terus merosot. Pantauan sejak Selasa hingga Rabu (3-4/3) di pasar baru Pasnyabungan, harga cabai merah mencapai Rp.18.000 hingga Rp.15.000 per kg. Putri (30) seorang pedagang cabe merah kepada wartawan mengakui trend penurunan harga mulai terjadi satu bulan terakhir, dari Rp.30.000 […]

  • Tiga Kecamatan di Madina Rentan Rawan Pangan

    Tiga Kecamatan di Madina Rentan Rawan Pangan

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Tiga kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) rentan rawan pangan, yaitu Kecamatan Panyabungan Timur, Muara Batang Gadis dan Muara Sipongi. Hal itu sesuai dengan hasil survei Badan Ketahanan Pangan Propinsi Sumatra Utara dan Badan Ketahanan Pangan Madina. Demikian disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan Madina, Taufik Zulhendra Ritonga, kepada MedanBisnis, di ruang kerjanya, usai mengikuti […]

  • Insiden Batangtoru karena polisi kaku

    Insiden Batangtoru karena polisi kaku

    • calendar_month Jumat, 2 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO)– Penyebab terjadinya bentrok antara ratusan warga Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan ratusan aparat kepolisian terkait penolakan warga terhadap pemasangan pipa pembuanganb air sisa (limbah) PT Agincourt Resourcer (AR) kesungai Batangtoru karena kepolisian menggunakan pengamanan berdasarkan legal formal. “Pihak kepolisian melakukan pengamanan berdasarkan legal formal yakni berdasarkan peraturan saja bukan berdasarkan bukan berdasarka pendekatan […]

expand_less