Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Hutarimbaru Tenggelam, Warga Mengungsi ke Perbukitan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
  • print Cetak

Kondisi rumah penduduk di Desa Hutarimbaru, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal yang diunggah akun Canra Pulungan di laman facebook, Sabtu (18/12/2021).

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pemukiman Desa Hutarimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandaing Natal, tenggela oleh banjir, Sabtu (18/12/2021).

Banyak rumah penduduk yang hanya terlihat atapnya saja pada siang tadi.

Banjir terjadi akibat luapan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan menyusul curah hujan yang intens sepekan terakhir.

Ketinggian air di pemukiman mencapai sekira 4 meter.

Penduduk dikabarkan mengungsi ke perbukitan yang tak terjangkau air. Ada juga yang bertahan di atas perahu.

Belum diketahui perkembangan terakhir malam ini.

Desa Hutarimbaru merupakan salah satu desa di kawasan Siulangaling, suatu kawasan terpencil.

Belum ada jalur jalan raya menuju desa ini dari ibukota kecamatan. Sungai Batang Gadis menjadi jalur transportasi menuju desa itu.

Dibutuhkan sekira 4 jam naik perahu (robin) menuju kawasan ini dari ibukota kecamatan, Singkuang.

Beberapa foto pemukiman Hutarimbaru diposting sejumlah pemilik akun sore tadi di facebook, salah satunya akun Canra Pulungan.

“Semoga semua keluarga yang berada di sulangaling selamat dan juga tabah menghadapinya. Desa Hutaimbaru, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Sumatra Utara, Desa terisolir dan jauh dari kabupaten. mengalami banjir bandang.  Pantai Barat Mandailing Natal Berduka,” tulis Canra Pulungan menyertai foto-foto yang diunggahnya.

Penduduk Desa Hutarimbaru, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal melihat dari perahu ke arah rumah yang tenggelam. Foto ini diunggah akun Canra Pulungan di laman facebook, Sabtu (18/12/2021).

Sementara itu, Camat Muara Batang Gadis Edy Iksan Sabtu malam (18/12/2021) dalam keterangan pers dikutip Madina Pos mengungkap terdapat 4 desa yang mengalami kebanjiran di wilayah Siulangaling, yakni Desa Ranto Panjang, Hutaimbaru, Lubuk Kapundung I dan Desa Lubuk Kapundung II.

Ketinggian air yang masuk ke pemukiman warga bervariasi, mulai 2 meter sampai 4 meter. Desa terparah di alami Desa Hutaimbaru.

Selain hujan yang mengguyur wilayah ini, meluapnya sungai Parlampungan yang melintasi desa ini menjadi penyebab kebanjiran, kata Edy Iksan.

Sejauh ini, belum diketahui ada atau tidak korban jiwa.

Edy menyatakan, warga telah mengungsi ke lokasi tertinggi, sebagian ada yang bertahan di atas perahu.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal, Subuki Nasution, dalam satu konfirmasi dikutip Madina Pos membenarkan banjir di kawasan Siulangaling.

Tim reaksi cepat milik BPBD sulit mencapai lokasi terhambat jalur transportasi.

“Kita belum bisa masuk lokasi, akses jalan masih terputus di beberapa titik karena longsor, ke Kecamatan Natal saja tim kita terpaksa berjibaku masuk” kata Subuki.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubuk Terpal, Saksi Kemiskinan yang Terlupakan

    Gubuk Terpal, Saksi Kemiskinan yang Terlupakan

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah Ummu Arifah Guru dan Pegiat Literasi Islam Menyedihkan dan membuat gerimis hati siapa saja yang melihatnya. Potret kemiskinan di negeri ini memang seperti fenomena gunung es. Data dan fakta yang tersembunyi lebih banyak lagi. Pendataan tak rapih menjadi pangkal persoalan dari kasus kemiskinan serupa. Jika di ibukota ada yang tinggal di bawah jembatan, […]

  • Terkait Sampah Menumpuk Di Madina, Petugas Kebersihan Tak Bekerja Maksimal

    Terkait Sampah Menumpuk Di Madina, Petugas Kebersihan Tak Bekerja Maksimal

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Volume sampah di sepanjang Jalan Abri, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan Kota, kabupaten Mandailing, tumpukan sampah di sepanjang jalan Abri tersebut lebih disebabkan petugas kebersihan tidak dapat melaksanakan tugasnya untuk mengangkut sampah tiap minggunya. Sampah menumpuk adalah pemandangan awal yang akan terlihat di tengah- tengah masyarakat, Bisa dibayangkan, sampah dari ribuan rumah tangga […]

  • Masih Mengambang Pelaksanaa DAK Pendidikan Taput 2011

    Masih Mengambang Pelaksanaa DAK Pendidikan Taput 2011

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARUTUNG : Dana Alokasi Khusus (DAK ), bidang pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara tahun anggaran 2011 masih ngambang pelaksanaannya. Karena sampai sekarang belum ada keluar Petunjuk pelaksanaan serta Petunjuk teknisnya ( Juklak dan Juknis ). Pernyataan ini diutarakan oleh Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Kekayaan dan Asset Daerah ( DIPENLOKA ) Kabupaten Tapanuli Utara James Simanjuntak beberapa […]

  • Merdeka, akan tetapi…

    Merdeka, akan tetapi…

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanggal 17 Agustus merupakan hari yang amat istimewa dan bersejarah bagi seluruh bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia dengan suka cita memeriahkan peringatan HUT RI yang kini memasuki usia 66 tahun itu. Keistimewaan tanggal 17 Agustus tidak hanya karena menyimpan sejarah yang tinggi, namun juga amat sakral bagi seluruh bangsa Indonesia. Karena pada tanggal itulah Bung Karno […]

  • Klarifikasi Berita Tentang Anggota DPRD Madina Dapil III dari Nasdem

    Klarifikasi Berita Tentang Anggota DPRD Madina Dapil III dari Nasdem

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait adanya berita yang pernah dilansir Mandailing Online edisi Jum’at (21/11) lalu yang berisi oknum anggota DPRD Madina diduga sedang minum minuman beralkohol di salah satu café di lingkar timur Panyabungan saat Satpol PP melakukan razia, Kamis (20/11), Redaksi Mandailing Online melakukan investigasi lanjutan untuk mendalami alibi di TKP (tempat […]

  • Rugi Rp300 Miliar, NII Gencar Rekrut Anggota

    Rugi Rp300 Miliar, NII Gencar Rekrut Anggota

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Maraknya gerakan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah 9 (NII KW 9) akhir-akhir ini diduga sebagai upaya untuk menutupi kerugian gerakan tersebut. Sebab, pasca Bank Century kolaps pada 2008 silam, NII pimpinan Panji Gumilang itu merugi Rp300 miliar. Karena itu, rekrutmen digencarkan untuk menutupi kerugian tersebut. Peneliti sejarah Darul Islam Negara Islam Indonesia Solahudin mengungkapkan, […]

expand_less