Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Fahrizal dan Politik Hakouman

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
  • print Cetak

Anggota DPRD Sumatera Utara, Fahrizal Efendi Nasution (kiri) saat reses di Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, Sabtu (16/7/2022)

Parkouman, koum markoum, hakouman adalah kosa kata-kosa kata yang sudah berurat berakar dalam sistem sosial di tanah Mandailing.

Pengertian parkouman mengarah pada hubungan kekeluargaan dalam kelompok kekerabatan. Baik kerabat dekat maupun kerabat jauh.

Koum markoum suatu jalinan tali temali kekerabatan satu sama lain dalam kerangka kekerabatan dekat dan kekerabatan jauh.

Hakouman adalah hal yang menyangkut suatu sistem hubungan kekerabatan.

Koum itu sendiri adalah kerabat.

Dan sesunghuhnya fakta-fakta sejarah menunjukkan bahwa esensi hakouman dan koum markoum ini telah lama berlaku di tanah Mandailing dalam sistem sosial, bahkan di ranah politik.

Keharmonisan hubungan antara kerajaan-kerajaan Nasution di Mandailing Godang dengan kerajaan-kerajaan Lubis di Mandailing Julu sangtlah kuat.

Keharmonisan itu tercipta oleh apa yang disebut marsibuotan. Putra raja dari Mandailing Godang menikahi putri dari kerajaan Mandailing Julu. Begitu juga sebaliknya.

Marsibuotan itu membentuk suatu hubungan hakouman dan koum markoum dalam bingkai marmora dan maranakboru serta marpareban.

Pihak-pihak yang koum markoum ini berada pula di lingkup parkahanggian yang disebut markahanggi. Sehingga secara otomatis kahanggi dari kelompok mora akan memiliki hubungan hakouman dengan pihak kahanggi dari kelompok anakboru.

Dan semua itu berada dalam landasan dalian na tolu.

Talian koum markoum ini menyebar dari satu huta ke huta lain seiring regenerasi dari waktu ke waktu. Membentuk suatu ikatan hakouman dari satu pihak ke pihak lainnya.

Esensi hakouman ini pula membentuk suatu ikatan emosional antara satu individu dengan individu lainnya.

Hubungan politik berlandaskan hakouman yang berlangsung di era kerajaan telah menciptakan keharmonisan antar kerajaan di Mandailing masa lalu.

Esensi ini juga sejatinya menjadi kekayaan yang bernilai luhur dalam format hubungan timbal balik antara seorang legislator dengan konstituen pada tataran politik masa kini.

Hubungan hakouman itu berbeda esensinya dengan hubungan seperti dimaksud politik demokrasi Barat.

Pun tidak bisa disamakan dengan apa yang kita maksud hubungan konstituen-legislator dalam sistem perwakilan yang selama ini esensinya lebih pada hubungan berlandaskan konstitusional.

Hubungan politik hakouman lebih mermakna kepada hubungan rasa persaudaraan berlandaskan ikatan emosional koum markoum atau parkouman.

Karena begitu tingginya esensi yang terkandung dalam hubungan hakouman inilah menyebabkan hampir di tiap pelaksanaan reses, anggota DPRD Sumatera Utara, Fahrizal Efendi Nasution senantiasa menekankan esensi hakouman,  parkouman, koum markoum itu.

Bagi politisi Hanura ini, hakouman akan lebih membentuk rasa holong antara seorang legislator dengan konstituen.

Hubungan hakouman ini menyebabkan simbiosis mutualisme yang ikhlas dan murni antara legislator dengan konstituen. Dan berbeda takaran keikhlasaannya dengan simbiosis mutualisme yang hanya dilandasi konstitusi semata.

Seorang legislator merasa lebih dekat dengan konstituen jika hubungan itu berlandaskan rasa persaudaraan. Pun konstituen melihat seorang legislator itu seorang saudara.

Dan esensi hakouman ini bisa jadi suatu jalan keluar bagi kekeringan hubungan legislator-konstituen pada politik masa kini yang banyak menuai kritik.

Dan Fahrizal telah menyampaikan makna hakouman itu di tiap reses: holong mangalap holong, holong mangalap domu. Domu maroban parsaulian. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Madina Jangan Diam Saja, Harus Selidiki Dimana Selama ini Dana Honor Guru Madrastah

    DPRD Madina Jangan Diam Saja, Harus Selidiki Dimana Selama ini Dana Honor Guru Madrastah

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Panyabungan mendesak DPRD Mandailing Natal menyelidiki kemana dana honor guru 2000-an guru madrastah senilai sekitar 4,2 milyar rupiah. Terhitung Januari-Juli, para guru madrastah belum menerima honor sebesar sekitar 300 ribu rupiah per bulan. Dana itu bersumber dari APBD Madina tahun 2016. Jika ditotal, jumlahnya mencapai 4,2 milyar rupiah. “Bapak-bapak di […]

  • Pelayanan Dinilai Pilih Kasih, Notaris Demo BPN Madina

    Pelayanan Dinilai Pilih Kasih, Notaris Demo BPN Madina

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejumlah Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Madina di Komplek Perkantoran Bupati Payaloting, Rabu (11/05/2011). Para PPAT (Notaris) mengecam pelayanan BPN Madina yang dinilai pilih kasih. Fitrisna Borotan, salah seorang notaris yang merasa keberatan atas kinerja BPN mengatakan, kedatangan mereka karena merasa tidak senang […]

  • Bamus DPRD Madina Gagal Lagi

    Bamus DPRD Madina Gagal Lagi

    • calendar_month Senin, 13 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Madina gagal lagi, Senin (13/8) untuk menetapkan jadwal agenda pembahasan Perhitungan APBD 2011. Ini gagal kali kedua setelah pada Jum’at (10/8) gagal rapat akibat tak mencukupi quorum. Kegagalan kali kedua ini juga akibat jumlah anggota yang hadir tidak mencukupi quorum. Dari 23 total jumlah anggota Bamus plus […]

  • Suhu Bumi Memanas, Kita Wajib Was-was

    Suhu Bumi Memanas, Kita Wajib Was-was

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ari Nurainun,SE Aktivis Muslimah, Pemerhati Kebijakan Publik Di negeri ini tak hanya suhu politik yang memanas, suhu di permukaan bumi juga memanas. Hal ini diungkapkan oleh Mardiono (54), petani sayur dari Kampung Baru, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kenaikan suhu di Berau yang mencapai 0,95 derajat celsius dalam 16 […]

  • Pemkab Godok Pengalihan PBB Menjadi Pajak Daerah

    Pemkab Godok Pengalihan PBB Menjadi Pajak Daerah

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai menyiapkan skema pengalihan pola Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) menjadi Pajak Daerah. Ini merupakan tuntunan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, dimana pemerintah pusat akan mengalihkan PBB P2 menjadi Pajak Daerah. “Mengingat waktu yang singkat, Pemkab […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari :  Kamis, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 18 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132001259 WINDA AMELIA 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 […]

expand_less