Senin, 24 Agu 2026
light_mode

HUTRI Momentum Memperkuat Persatuan

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
  • print Cetak

TABUYUNG (Mandailing Online) – Hari ulang tahun Republik Indonesia (HUTRI) yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus merupakan satu momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan tidak hanya pada tingkat elite negara, tapi juga di antara sesama masyarakat.

Demikian disampaikan Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Tabuyung dr. Mahyuni dalam pidato perayaan HUT ke-77 RI di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Rabu (17/8).

“Kita akan berperang melawan bibit-bibit kebencian yang ada dalam diri kita. Kita akan melawan bibit-bibit perpecahan yang bisa terjadi pada setiap lini dan sudut atau lahir dari sebuah perhelatan seperti Pilpres, Pilgub, Pilkada, Pileg dan Pilkades,” katanya.

dr. Mahyuni juga mengingatkan bahwa era kecanggihan teknologi seperti sekarang ini merupakan tantangan bagi semua pihak. Keterbukaan informasi dan akses yang mudah melahirkan peluang-peluang disinformasi yang berujung pada berita bohong atau hoaks.

“Tantangan era ini tidaklah mudah, narkoba meraja lela yang mengakibatkan rusaknya mental para generasi muda sehingga terjadi dekadensi moral yang melanda bangsa, termasuk di desa kita ini,” ujar perempuan yang menjabat Kepala Puskesmas Singkuang ini.

Dengan beragam dinamika yang terjadi pasca pengunduran diri kepala desa pada tahun 2017 silam dan pergantian Pj sebanyak 6 kali menjadi perhatian tersendiri bagi dr. Mahyuni.

Ia mengingatkan, Pilkades yang akan dilangsungkan beberapa waktu mendatang harus menghadirkan pemimpin yang kuat dan mampu merajut persatuan di antara sesama warga Tabuyung.

“Pilkades adalah salah satu cara untuk memilih pemimpin yang bisa membawa desa kita ini ke arah yang lebih baik, maju, tenteram, dan sejahtera,” sebutnya.

“Hindari perang kebencian di warung kopi dan media sosial karena itu hanya akan merusak persaudaraan kita, merobohkan tembok persatuan dan kesatuan yang telah susah payah dibangun para pendahulu kita,” pesannya.

Sebagai masyarakat yang tumbuh dari akar dan rumpun yang sama, yakni putra-putri terbaik Desa Tabuyung, dr. Mahyuni berharap Pilkades tidak lagi menimbulkan perpecahan di antara masyarakat, melainkan melahirkan ide-ide dan karya baru yang memajukan desa tersebut.

“Hari ini bangsa dan negara yang kita cintai ini menanti karya-karya terbaik dari putra-putri Desa Tabuyung yang kita banggakan untuk bersama-sama bersinergi membangun negeri,” pungkasnya.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1,7 Ton Ikan Laut Air Bangis Masuk Madina

    1,7 Ton Ikan Laut Air Bangis Masuk Madina

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MANISAK (Mandailing Online) – Sekitar 1,7 ton ikan laut dari Air Bangis, Pasaman Barat, Sumatera Barat masuk ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Wilayah pasar yang dikuasai Air Bangis tersebut meliputi Kecamatan Ranto Baek, Linggabayu, Batang Natal dan Kecamatan Sinunukan. Sebagiannya juga masuk ke Kecamatan Natal. Ini ironis, mengingat Kabupaten Madina merupakan kabupaten yang memiliki pantai […]

  • MENGGAGAS WAJIB BELAJAR 15 TAHUN

    MENGGAGAS WAJIB BELAJAR 15 TAHUN

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmad Daulay* Wajib Belajar 15 Tahun? Kenapa tidak. Utopis? Ya memang utopis. Tapi menurut saya realistis dengan syarat harus dilakukan dengan beberapa langkah progresif terukur dan sistematis. Dalam era digitalisasi sekarang ini yang dulunya tidak mungkin sekarang ini sudah menjadi mungkin terjadi. Semua pergerakan kebangsaan Indonesia harus merujuk kepada UUD 1945. Dalam bidang […]

  • Saham Pemkab Madina di PT. Sorikmas Mining Masih Proses

    Saham Pemkab Madina di PT. Sorikmas Mining Masih Proses

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persentase bagian saham Pemkab Madina di PT. Sorikmas Mining sejauh ini masih dalam proses konsolidasi. Manajer Humas PT. Sorikmas Mining, Adi Handi menjawab wartawan di kantornya, Panyabungan, Rabu (28/8/2019) menyatakan potensi saham Pemerintan Daerah Mandailing Natal (Madina) sudah lama diwacanakan di perusahaan yang berinvestasi eksplorasi emas di Madina itu. Posisi saham […]

  • Isak Tangis PNS Warnai Pelepasan Amru Daulay

    Isak Tangis PNS Warnai Pelepasan Amru Daulay

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Isak tangis sejumlah PNS Pemkab Mandailing Natal mewarnai acara pelepasan sekaligus perpisahan H Amru Daulay SH sebagai Bupati Madina selama 11 tahun sejak terbentuk tahun 1999 dari kabupaten induk Tapanuli Selatan. Acara perpisahan digelar di rumah dinas Bupati Madina, di Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kamis pagi (16/9). Acara pelepasan H Amru Daulay SH yang berakhir […]

  • Bupati Madina Kunjungi Keluarga Pengidap Penyakit Katarak

    Bupati Madina Kunjungi Keluarga Pengidap Penyakit Katarak

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Ja’far Sukhairi Nasution bersama Kepala Dinas Kesehatan, dr Faisal Situmorang mengunjungi lima bersaudara penderita penyakit katarak, di Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Senin (19/6/2023). Dalam kunjungan tersebut Bupati menyebutkan pemerintah sudah melakukan upaya dalam menanganinya dan sudah pernah juga di lakukan operasi katarak. “Sudah pernah di […]

  • Ibu, Ummu wa Rabbatul Bait!

    Ibu, Ummu wa Rabbatul Bait!

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Sri Handayani, ST Guru, tinggal di Padangsidimpuan, Sumatera Utara Kesadaran akan pentingnya tugas-tugas ibu yang tak tergantikan oleh siapapun. Perempuan, keluarga dan generasi adalah mata rantai tegaknya sebuah peradaban yang gemilang. Jika kita melihat kondisi saat ini, perempuan muslim saat ini berada di pusat perang budaya barat. Mereka dipandang  “pengemban budaya”, “pengelola dari […]

expand_less