Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Generasi Hari Ini Rusak: Salah Siapa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Aktivis Dakwah

Beberapa hari ini kita dikejutkan dengan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo, anak penjabat Ditjen Pajak Kemenkeu Rafael Alun Trisambodo, terhadap David, putra dari salah satu pengurus pusat GP Anshor. Kasus ini menyita banyak perhatian masyarakat termasuk para petinggi negeri ini. Salah satunya Menko Polhukam Mahfud Md, dimana beliau menegaskan bahwa negara akan tetap menyeret Mario ke pengadilan. Karena Mario Dandy merupakan tersangka kasus penganiayaan terhadap David. Bukan hanya itu saja, Mahfud juga mengaku tak habis pikir ada anak pejabat pajak yang tega menganiaya seseorang hingga koma. Jadi, menurut Mahfud, orang tua Mario, yakni Rafael juga harus bertanggungjawab atas tindakan sang anak.(krjogja.com, 24/02/23)

Sebagaimana yang disampaikan oleh Asisten Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Rohika Kurniadi Sari mengatakan bahwa masih banyak anak Indonesia yang mendapatkan pola pengasuhan tidak layak. Padahal, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 telah mengamanatkan bahwa setiap anak berhak mendapatkan pengasuhan yang layak dari orangtuanya. Karena pengasuhan yang tidak layak akan menimbulkan perasaan mudah tersinggung dan mudah putus asa bagi anak. Bahkan, dapat mengakibatkan anak memiliki daya juang yang lemah. Jadi, dalam hal ini, orangtua harus tahu bahwa mereka memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk memberikan pengasuhan yang baik, termasuk memberi semangat, pujian, menghargai waktu, dan lain sebagainya.(kemenpppa.go.id, 02/04/22)

Jadi, Salah satu hal yang dikaitkan dengan perilaku buruk anak adalah kesalahan pola asuh dalam keluarga. Hal ini dapat terjadi karena ketidaksiapan dalam berperan sebagai orangtua. Peran ini adalah satu keniscayaan, sehingga seharusnya menjadi bagian dalam kurikulum pendidikan dalam semua jenjang pendidikan. Namun saat ini hal tersebut justru tidak didapatkan dalam sistem pendidikan Indonesia. Kesadaran akan pentingnya ilmu menjadi orang tua malah menjadi salah satu peluang bisnis dalam pengaruh kapitalisme.

Begitulah memang karena kita hidup dalam pengaruh kapitalisme ini, semua yang diperlukan masyarakat dijadikan sebagai jalan mengumpulkan pundi-pundi uang. Padahal negara harusnya menyediakan sarana edukasi gratis untuk rakyatnya agar kelak mereka bisa menjadi orang tua yang baik untuk anak-anaknya. Dan harusnya negara juga memberikan pendidikan gratis yang layak untuk anak-anak agar mereka menjadi manusia yang bertakwa, bukan manusia yang hedon seperti yang kita lihat hari ini.

Dan hari ini juga dapat kita saksikan makin banyaknya tindak kekerasan yang dilakukan oleh pemuda, hal ini dapat menggambarkan ada yang salah dalam sistem kehidupan saat ini. Mulai dari gagalnya sistem pendidikan membentuk anak didik yang beriman bertakwa dan berakhlak mulia, lemahnya peran keluarga dalam meletakkan dasar perilaku terpuji hingga rusaknya masyarakat. Semua itu adalah buah dari kehidupan yang terpengaruh sekulerisme, yang menjadikan akal manusia sebagai penentu segala sesuatu.

Sedangkan Islam memahami peran penting orang tua dalam mendidik generasi. Oleh karena itu Islam memiliki tuntunan bagaimana menjadi orang tua, tidak saja dalam menyiapkan anak untuk mengarungi kehidupan di dunia, namun juga agar selamat di akhirat. Tuntunan tersebut akan diintegrasikan dalam sistem pendidikan mengingat setiap orang, laki-laki atau perempuan akan menjadi orang tua. Ini adalah bentuk tanggung jawab yang Islam bebankan kepada negara, karena Islam menyadari pentingnya generasi dalam membangun peradaban yang mulia. Dan Islam juga menjadikan akidah Islam sebagai asas seluruh aspek kehidupan, sehingga menyadari dunia adalah tempat menanam kebaikan untuk dipanen di akhirat kelak. Hal ini akan menjaga setiap individu untuk selalu menjaga perilaku selalu sesuai dengan aturan Allah dan RasulNYa.  Islam juga mewajibkan masyarakat dan negara sebagai pilar yang menjaga umat selalu dalam kebaikan.

Jadi, untuk menjadikan generasi muda hari ini menjadi pribadi yang baik dalam berperilaku dan unggul dalam dunia pendidikan, kita butuh sistem Islam kaffah. Karena dengan diterapkannya sistem Islam kaffah maka akan muncul ulama-ulama hebat seperti Imam Asy-Syafi’i, Imam Hambali, Imam Hanafi, Anas bin Malik, Hasan al-Bashry, ‘Urwah bin Zubeir, Hasan bin Shalih bin Hayai, dll. Serta akan muncul ilmuwan-ilmuwan hebat pula seperti Al Khawarizmi, Al Battani, Al Haitsam, Al Jazari, Ar Razi, dll. Dimana mereka bukan hanya pemikir tapi mereka adalah hamba yang taat kepada perintah Allah. Semua yang mereka lakukan juga semata-mata untuk agama Allah.

Wallahu’alam Bishowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi Telah Mendarah Daging

    Korupsi Telah Mendarah Daging

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Anggota Komunitas Forum Kajian Islam Kaffah   Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Berdasarkan pengertian ini dapat kita simpulkan bahwa korupsi itu suatu perilaku mencuri dan mengambil hak milik orang lain tanpa peduli bagaimana akibat dari tindakan kita kepada orang […]

  • Nada Dering Lantunan Alquran, Bolehkah?

    Nada Dering Lantunan Alquran, Bolehkah?

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    lebih baik menggunakan nada dering yang standar. Kehadiran teknologi memang cukup menguntungkan di banyak hal. Di satu sisi teknologi mendongkrak mobilitas dan memudahkan aktivitas manusia. Namun, tak dimungkiri di sisi lain, menurut perspektif Islam, ada persoalan yang mengganjal sebagai efek dan konsekuensi dari teknologi itu. Fenomena mutakhir ini, seperti terlihat dari maraknya mp3 Alquran yang […]

  • ZAMAN MILENIAL, MENTAL KOLONIAL

    ZAMAN MILENIAL, MENTAL KOLONIAL

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle M Daud Batubara
    • 0Komentar

    (Relung Hari Kemerdekaan)   Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi Staf Ahli P&H Pemkab Madina   Sedang Tidak Baik-Baik Saja Akhir-akhir ini di media sosial milenial dan Gen-Z ramai dengan tagar #Indonesia TidakBaikBaikSaja dan #KaburAjaDulu. Tentu itu bukan sekedar gimmick. Jika dicermati dari sisi psikolagi sosial di zaman serba milenial ini, dengan cara hidup yang […]

  • Seluruh Elemen Masyarakat Diminta Sukseskan Gerakan Magrib Mengaji

    Seluruh Elemen Masyarakat Diminta Sukseskan Gerakan Magrib Mengaji

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluruh elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina) terutama para alim ulama, guru agama dan tokoh masyarakat agar mensukseskan program Magrib Mengaji yang dicanangkan oleh pemerintah daerah. Harapan itu dihimbaukan Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dalam sambutannya pada peringatan Isra’Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di Mesjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, Kamis, […]

  • Dikelurahan Simpang Gambir, Bupati Madina Sumbangkan Gaji Pada Anak Yatim dan Jompo

    Dikelurahan Simpang Gambir, Bupati Madina Sumbangkan Gaji Pada Anak Yatim dan Jompo

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIMPANG GAMBIR( Mandailing Online ) Bupati Mandailing Natal H.M.Ja’far Sukhairi Nasution dalam kunjungannya ke Kecamatan Lingga Bayu menyempatkan diri berbagi pada anak yatim dan jompo. Ia memberikan jatah uang gaji nya pada anak yatim dan jompok di Kelurahan Simpang Gambir. selasa 12/9/2023. ” sesuai komitmen kami saat kampanye, kami akan sumbangkan gajinkami selama jadi Bupati […]

  • Andar-Isnandar Dilantik Besok

    Andar-Isnandar Dilantik Besok

    • calendar_month Kamis, 3 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN, (MO) – Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan (Psp) terpilih, Andar Amin Harahap-Muhammad Isnandar Nasution bakal dilaksanakan besok, Jumat (4/1) di Gedung Nasional, Kota Psp. Dan, sebanyak 750 undangan sudah disebar untuk menghadiri pelantikan. Ketua panitia pelantikan yang juga Sekda Psp Sarmadan Hasibuan mengatakan, ia masih berada di Medan untuk mengkoordinasikan kepastian pelaksanaan pelantikan […]

expand_less