Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
  • print Cetak

Ivan Iskandar Batubara. Foto: ist

Tak dapat disangkal, bahwa Mandailing Natal (Madina) saat ini berada dalam kondisi “tidak baik-baik saja”. Pragmatisme terlihat begitu kuat  mencengkram menghujam. Mengalahkan kearifan, kecerdasan, keikhlasan.

Itu tentu membutuhkan penanganan serius.

Dan, Pilkada Madina 2024 dianggap menjadi harapan menghasilkan figur yang pas dan tepat menyelamatkan serta membawa Madina ke arah yang lebih baik, terutama di sektor ekonomi dan sosial plus pemerintahan yang baik berwibawa.

Setidaknya itulah hipotesa dan analisis dari Ludfan Nasution, S.Sos, seorang tokoh pemikir di Madina, Sumatera Utara.

Dalam pandangan Ludfan, figur Ivan Iskandar Batubara dianggap memiliki integritas, kapasitas dan kapabilitas yang sinkron dengan problematika daerahnya.

Berikut kupasan Ludfan Nasution yang dikirim kepada redaksi Mandailing Online, Rabu (20/3/2024) yang kami sajikan secara utuh tidak diedit:

Saya pernah beberapa kali bincang-bincang dengan pengusaha Ivan Iskandar Batubara yang kemudian mendapat gelar adat Patuan Perimpunan Gomgom Mandailing. Saya mencatat beberapa poin buah pikirannya. Ada satu yang prinsipil. Menurutnya, seseorang mestinya dihargai bukan karena apa yang dimiliki dan dibaginya, melainkan bedasarkan kapasitas seutuhnya (integritas), terutama karena kearifan, pemikiran dan budi pekertinya.

Nah, kalau pertanyaannya, bagaimana pandangan dan pendapat saya terhadap Patuan Gomgom yang sudah muncul di bursa balon Bupati Madina?

Begini:
Semua tokoh yang punya integritas baik dan kuat itu, layak dan laik untuk jadi bupati.

Bahkan, ada tokoh yang justru berstatus “wajib jadi bupati” apabila integritas, kapasitas dan kapabilitas yang bersangkutan sinkron (matching) dengan problematika daerahnya.

Makanya, nanti muncul istilah “dosa pilihan”. Seorang Ivan Batubara dalam. Konteks Pilkada Madina 2024, punya pilihan sulit: “dosa besar” atau “dosa kecil”.

Bila tak jadi bupati, itu dosa besar. Bila jadi bupati, itu dosa kecil, lebih ringan.

Logikanya, Ivan Batubara pasti menghindari dosa besar.

Namun, hal-hal ideologis itu pun harus berhadapan dengan fakta sosial-politik dan sosial-ekonomi masyarakat Madina hari ini.

Saya melihat kondisi masyarakat hari ini semakin buruk. Mulai dari tak peduli pada sejarah, kebaikan yang ada di masa lalu, termasuk utang jasa. Parah kan?

Lebih parah lagi, jika masyarakat pun tidak peduli pada arah dan gambaran masa depan, tidak penting kebaikan apa yang bisa didapatkan dan diberikannya nanti. Ini kondisi yang frustrasi (putus asa).

Lebih parah lagi, masyarakat sangat pragmatis, pertimbangan nilainya tidak lagi berdasarkan baik-buruk, sekedar nilai guna saat itu.

Ludfan Nasution

Nah, Pemilu 2024 sudah menjadi lukisan nyata tentang karakteristik masyarakat Madina. Dalam analisis saya, sebagian besar masyarakat Madina hari ini sudah tidak lagi menghiraukan hitungan masa lalu dan masa depan, yang penting harus mendapat sesuatu hari ini terlepas dari pertimbangan baik-buruk. Yang penting dapat uang, tak peduli itu uang haram atau uang halal.

Saya kira, kondisi Madina sudah segila itu.

Nah, menurut saya, hanya ketokohan Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing yang cukup tangguh untuk dapat memahami, siap memasuki dan mampu mengatasi kondisi masyarakat Madina yang segila itu.

Jadi, pendapat saya, Patuan Parimpunan Gomgom Mandailing “wajib”  jadi Bupati Madina dan itulah caranya menghindari “dosa besar” dalam politik lokal Madina hari ini.***

Dihantar: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Desak Kejatisu Umumkan Nama-Nama Tersangka Taman Raja Batu

    Mahasiswa Desak Kejatisu Umumkan Nama-Nama Tersangka Taman Raja Batu

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Mahasiswa berunjukrasa di Kejatisu mendesak mengumumkan nama-nama tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Tapian Sirisiri dan Taman Raja Batu di Madina. Unjukrasa oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (Ima Tabagsel) itu berlangsung di depan gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatsu), Medan, Selasa (30/4/ 2019). Gaya teatrikal sangat […]

  • Jangan-jangan Kita Ulat Bulu

    Jangan-jangan Kita Ulat Bulu

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebelum saya berangkat kerja pagi ini, seperti biasa istri saya mengingatkan agar ekstra hati-hati di jalan, mengingat sebaran ulat bulu sudah sampai ke Jatiasih, beberapa kilometer saja dari rumah kami. Rupanya ia mengikuti sedemikian rupa berita-berita di media massa soal ulat bulu itu. Mulanya diberitakan ulat-ulat bulu itu berbiak dan menyerbu beberapa kawasan […]

  • Per Februari 2022 Pemkab Madina Pasang Ribuan Unit Lampu Jalan Desa

    Per Februari 2022 Pemkab Madina Pasang Ribuan Unit Lampu Jalan Desa

    • calendar_month Selasa, 25 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Rencananya per Februari 2022 Pemkab Madina akan memasang ribuan unit lampu jalan di desa-desa yang ada di Mandailing Natal (Madina). Hal itu terungkap saat Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menandatangani MoU dengan Lembaga Pengelolaan Proyek Badan Kongres Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia (LPP-BIFBWD) di ruang kerja Bupati, Selasa (25/1). […]

  • Anggota DPRD Madina Jadi Saksi di Pengadilan, Robinson: “Itu Jefry Bunuh….Bunuh”

    Anggota DPRD Madina Jadi Saksi di Pengadilan, Robinson: “Itu Jefry Bunuh….Bunuh”

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengadilan Negeri Panyabungan kembali menggelar sidang lanjutan atas kasus pemukulan dan pengeroyokan wartawan Andalas Biro Madina, Jeffry Barata Lubis dengan agenda mendengar keterangan Ir. Ali Makmur Nasution alias Jaganding anggota DPRD Madina selaku saksi, Kamis (7/8/2014). Sidang dipimpin Hakim Ketua Majelis, Dodi Hendra Sakti, SH; anggota Ahmad Rijal, SH dan Gali […]

  • Permintaan Katering di Panyabungan Meningkat

    Permintaan Katering di Panyabungan Meningkat

    • calendar_month Rabu, 5 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Permintan katering jenis kue-kuean dan nasi meningkat dalam sebulan terakhir di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Peningkatan permintaan umumnya berasal dari organisasi masyarakat, organisasi partai politik dan sekolah-sekolah yang melakukan kegiatan maupun acara internal. Kondisi ini menggambarkan meningkatnya tren katering serta sebagai gambaran makin menggeliatnya sektor sosial politik dan sosial kemasyarakatan […]

  • Legislator minta kapolri nonaktifkan Djoko Susilo

    Legislator minta kapolri nonaktifkan Djoko Susilo

    • calendar_month Kamis, 2 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – ‎​ Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Ahmad Basarah meminta Kapolri Jenderal Timur Pradopo segera menonaktifkan tersangka kasus Simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) Irjen Pol Djoko Susilo dari jabatannya sebagai Gubernur Akademi Kepolisian. “Setuju, setidaknya ada dua pertimbangan yang dapat dijadikan dasar penonaktifan Djoko Susilo. Pertama, […]

expand_less