Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Beroperasi Malam Hari

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
  • print Cetak

Alat berat milik penambang emas ilegal di Kota Nopan beroperasi di malam hari( ist)

MADINA- Mandailing Online: Kesaksian warga setempat Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ternyata tiap malam ini selalu beriperasi. Wilayahnya di sekitar Aek Kapesong dan Jambur Tarutung.

Senin malam (02/09/2024) dari video yang diterima rekan journalia, sekira pukul 21.22 wib, dengan rekaman video berdurasi 1 menit 4 detik dengan cuaca malam hari alak berat terlihat melakukan aktifitas penggalian material tanah. Diduga kuat, alat berat itu melakukan aktifitas penambangan emas ilegal.

Kepada Datapost.Id . warga menyampaikan bahwa PETI yang diduga milik oknum “P” ini sudah lama beroperasi dengan dalih mengupas lokasi.

”udah lama itu Bang, udah hitungan bulan lah. Alasannya mengupas lokasi. Memang kalau dari jalan itu tidak keliatan” jelas warga pasar kotanopan yang ingin identitasnya di rahasiakan.

Menanggapi hal ini, Kabid Keorganisasian Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Madina, Farhan Donganta menuturkan bahwa Tambang emas ilegal belum juga berhenti, banyak sudut yang diharapkan untuk tajam menghujam perusakan lingkungan ini malah terlihat tumpul.

“Aparat Penegak Hukum (APH) dan Pemerintah Kabupaten Madina malah terlihat diam dan tidak melakukan tindakan. Tentu saja ini adalah hal yang harus diberi tanda tanya besar.”pungkasnya.

Farhan juga menekankan, apabila kejadian ini semakin parah, tidak ada jalan lain, jalan satu-satunya adalah turun ke jalan untuk mengamankan dan memberhentikan perusakan lingkungan ini.

“Apabila hal ini terus-menerus dibiarkan, maka kerusakan lingkungan adalah akibat dari pembiaran ini.”tegasnya lagi.

Ia berharap besar kepada setiap organisasi mahasiswa untuk melaksanakan aksi unjuk rasa agar bagaimana permasalahan ini dapat diselesaikan.

Perusakan atau dapat dikatakan pembunuhan lingkungan hidup ini harus ditindak tegas sebagai tindakan lanjut.

“Permasalahan demi permasalahan akan tetap hadir apabila hal ini terus-menerus dibiarkan. Keinginan kita adalah bagaimana keindahan lingkungan tetap terjaga bahkan ekologi dapat digunakan untuk ekonomi dengan prinsip legal bukan ilegal.”tutupnya kesal.

Sementara itu, Kapolres Madina, AKPB Ari Sopandi Paloh dalam pemberitaan sebelumnya menyampaikan akan meningkatkan pengawasan.

Dan telah mengimbau Kapolsek Kotanopan agar menggandeng Forkopincam untuk meningkat pengawasan agar tidak ada lagi pelaku PETI yang melakukan yang beroperasi baik itu secara terbuka dan tempat yang tersembunyi.

Dan malam ini, setelah redaksi mendapatkan informasi dari warga tentang PETI masih beroperasi di Kecamatan Kotanopan. Hingga berita ini ditayangkan, Kapolres Madina dan Kapolsek Kotanopan belum memberikan jawaban. (Ril/ datapost. Id)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Sampai RUUPKS Disahkan

    Jangan Sampai RUUPKS Disahkan

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal Sebuah program televisi untuk anak-anak di Denmark menampilkan adegan berupa beberapa orang dewasa yang dikumpulkan, kemudian mereka berdiri tanpa menggunakan busana di depan penonton anak-anak dalam rangka melawan body shaming. Produser acara televisi Denmark tersebut mengatakan bahwa program ini dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk melawan rasa […]

  • PKB Buka Pendaftaran Calon Bupati, Faslah Sedia Maju Jika Diminta

    PKB Buka Pendaftaran Calon Bupati, Faslah Sedia Maju Jika Diminta

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mandailing Natal, Sumut  membuka penjaringan dan pendaftaran bagi bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2024. Pada temu pers di Aula Gusdur, Kantor PKB Mandailing Natal (Madina), Jl. Willem Iskander, Pidoli Lombang, Panyabungan, Kamis (25/4), Ketua DPC PKB Madina Khoiruddin Faslah Siregar didampingi Direktur […]

  • Atika di Kesulitan Jangkau Zona Banjir

    Atika di Kesulitan Jangkau Zona Banjir

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kawasan Pantai Barat merupakan zona terparah hantaman banjir di Mandailing Natal (Madina). Bahkan hari Senin (20/12/2021) atau dua hari setelah banjir melanda masih banyak desa di kawasan ini belum terjangkau tim pemerintah menyebabkan penanganan terkendala. Itu pula akhirnya Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution harus melewati jalur Batang Toru-Natal untuk bisa mencapai dua kecamatan […]

  • Isu Permintaan Fee Revitalisasi Sekolah Pascabencana di Madina Dinyatakan Hoaks

    Isu Permintaan Fee Revitalisasi Sekolah Pascabencana di Madina Dinyatakan Hoaks

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Dahlan Batubara
    • 0Komentar

      … Sejumlah kepala sekolah di Mandailing Natal (Madina) yang ditemui Mandailing Online, Jum’at (18/9/2026) membantah pemberian fee dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah pascabencana yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Bukan saja membantah, mereka terkejut membaca berita di media massa yang menuding adanya permintaan fee dan pemberian fee. Berita-berita tersebut dinilai sebagai hoak yang […]

  • Pupuk dari Malaysia bisa jadi bom

    Pupuk dari Malaysia bisa jadi bom

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Mantan Anggota Jamaah Islamiyah Ali Fauzi alias Salman, meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mengawasi masuknya salah satu jenis pupuk dari Malaysia. Pupuk bercap Matahari itu dapat dijadikan bom atau bahan peledak. “Pupuk cap Matahari yang berasal dari Malaysia itu dapat dijadikan bahan peledak, hanya tinggal dicampur dengan minyak tanah sehingga pengawasannya harus […]

  • QRIS dan KKP Diharap Genjot ETPD di Madina

    QRIS dan KKP Diharap Genjot ETPD di Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam upaya meningkatkan capaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berupaya terus mendorong implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Hal ini sebagaimana hasil dalam rapat evaluasi Roadmap dan rencana aksi ETPD Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2021-2025 berlangsung di aula kantor bupati Madina, Jumat (4/10/2024). Rapat […]

expand_less