Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Kadis Ketapang Madina : B2SA Menunjang Kegiatan Makan Bergizi Gratis

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
  • print Cetak

Ketua PKK Madina dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan saat memberikan botol minuman kepada siswa sekolah dasar di Panyabungan Timur ( fikri )

PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) –Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) laksanakan sosialisasi beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) Go To Schol yang berlangsung di Kecamatan Panyabungan Timur. Kegiatan B2SA yang merupakan edukasi pada pangan beragam seimbang serta atensi keamanan dan kesehatan makanan ini sendiri dilaksanakan ke 4 kalinya di tahun 2025 ini.

Kata Kepala Dinas Ketapang Taufik Zulhandra Ritonga pada mengatakan. Kegiatan B2SA Go To Schol istilah yang dipakai Dinas Ketapang, merupakan program Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), yang merupakan konsep penting untuk mencapai kesehatan yang optimal.

“Kegiatan Ini memang dilaksanakan di 16 SD se Kabupaten Madina, 4 SD sudah terlaksana, hari ini dilaksanakan di SDN 126 Kelurahan Gunung Baringin. Siswa/ I se – Kabupaten Madina yang mendapat alokasi kegiatan ini ada sekitar 2.520 siswa dan akan lanjut ke Sekolah Dasar lain nya. Selanjutnya akan dilaksanakan SDN 105 Adinjior, Kecamatan Panyabungan,” Ungkap Taufik. Kamis, (12/06/2025).

Disampaikan Kadis Ketapang. B2SA tidak sama persis dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) namun prinsipnya B2SA adalah prinsip dasar dalam menentukan menu makanan yang aman, sehat, dan bergizi. Sementara MBG adalah program atau kegiatan yang menerapkan prinsip B2SA dalam penyediaan makanan untuk dikonsumsi.

“Kegiatan ini menunjang kegiatan MBG. Ini hanya 1 kali per SD dilaksanakan ini hanya mendorong siswa atau guru memahami makanan bergizi, aman, dan sehat,” jelas Kadis.

Seperti yang kita kenal sekarang Ujar Mantan Kadis Pertanian tersebut. Ada penyakit gula, paru paru, dan lain. Dari hasil riset Pemerintah, ini akibat dari pangan yang kurang baik. Dicontohkan Taufik ada bahan pengembang dalam makanan, serta jenis kimia yang tidak baik untuk tubuh.

Is sarankan, sebelum mengkonsumsi suatu makanan baiknya lebih dahulu amannya baru gizi nya.

Sementara itu Ketua TP PKK Madina Yupri Astuti yang menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan pesan pada generasi di Madina agar tidak terlalu banyak menggunakan gawai, apalagi masih pelajar. Mestinya Anak anak lebih konsentrasi belajar, mengembangkan minat dan bakat dari pada larut pada hal hal yang kurang optimal.

“Jadilah generasi yang cerdas, berakhlak. Jangan sering sering atau terlalu banyak membuka HP. Ketika ada waktu luang, lebih baik digunakan untuk hal hal positif, seperti belajar atau mengembangkan minat dan bakat. Jadilah generasi sholeh dan sholeha, tetap jalankan yang positif, ” kata Yupri Astuti.

Kegiatan pangan lokal di SDN 126 Gunung Baringin juga dihadiri masyarakat. Disela kegiatan Dinas Ketapang
Membagikan botol minuman pada anak anak di sekolah tersebut.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Pangan Meroket di Awal Ramadhan, Dimana Peran Negara?

    Harga Pangan Meroket di Awal Ramadhan, Dimana Peran Negara?

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nuraty, S.Pd Anggota Komunitas Madina Menulis Meroketnya harga pangan bukan sesuatu yang tabu di tengah-tengah masyarakat. Karena kejadian ini setiap tahunnya berulang terjadi menjelang dan di tengah bulan Ramadhan. Hal ini terjadi dikarenakan permintaan terhadap barang tersebut cukup tinggi di pasar, jadi seolah-olah hal yang dimaklumi apabila terjadi kenaikan harga. Deputi Kajian dan Advokasi […]

  • DCS dapil 2 PKB Madina

    DCS dapil 2 PKB Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PKB Madina

  • Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 2-selesai)

    Pilkada “Restoratif”: Raih “Emas”, Buang Cemas! (Bagian 2-selesai)

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M Ludfan Nasution Era Otda Keadaan pada awal Era Otda (Otonomi Daerah) pun nampaknya tak jauh berbeda. Para keturunan raja yang menyebut diri sebagai “anak ni raja, anak ni namora” muncul dan mendapat peran kunci. Klaim wilayah untuk memekarkan kawasan Mandailing, Tanah Ulu (Muarasipongi) dan pesisir Natal pun menuntut pengakuan dan penguatan dari tokoh-tokoh […]

  • Pembanguanan Di Madina Timpang Antar Desa

    Pembanguanan Di Madina Timpang Antar Desa

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Masyarakat menilai pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) selama ini tidak merata. Antara satu desa dengan desa lain seperti anak tiri dan anak kandung. Itu terungkap di acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Siabu, Senin (20/2). Kepincangan ini dinilai masyarakat akibat pola pengambilan keputusan di instansi tingkat kabupaten lebih pada pendekatan […]

  • Rokok Dari Lintingan Daun Emas

    Rokok Dari Lintingan Daun Emas

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada-ada saja ulah orang kaya untuk memenuhi obsesinya terhadap emas. Setelah makanan mengandung emas, kini ada rokok yang terbalut emas 24 karat. Rokok bernama Shine Papers ini diklaim terbuat dari lintingan daun emas 24 karat yang aman dikonsumsi. Satu pack berisi 12 batang rokok dihargai USD 65 atau setara Rp752 ribu dan bisa dipesan online. […]

  • Disdik Diimbau Perkuat Kualitas Belajar Siswa

    Disdik Diimbau Perkuat Kualitas Belajar Siswa

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Sumatera Utara bersama para kepala sekolah dan dewan guru diimbau untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar siswa di sekolah dan di luar jam sekolah untuk menghadapi Ujian Nasional 2011. Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Syaiful syafri di Medan, Rabu, mengatakan, demi mematangkan persiapan menghadapi Ujian Nasional (UN) tahun 2011, pihaknya kembali mengimbau […]

expand_less