Kamis, 8 Okt 2026
light_mode

Harga Pangan Meroket di Awal Ramadhan, Dimana Peran Negara?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
  • print Cetak

Oleh: Nuraty, S.Pd
Anggota Komunitas Madina Menulis

Meroketnya harga pangan bukan sesuatu yang tabu di tengah-tengah masyarakat. Karena kejadian ini setiap tahunnya berulang terjadi menjelang dan di tengah bulan Ramadhan. Hal ini terjadi dikarenakan permintaan terhadap barang tersebut cukup tinggi di pasar, jadi seolah-olah hal yang dimaklumi apabila terjadi kenaikan harga.

Deputi Kajian dan Advokasi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Taufik Ariyanto melaporkan hasil pantauan harga pangan yang mengalami lonjakan di awal Ramadhan ini. Kenaikan harga umumnya terjadi untuk komoditas daging, ayam, cabai, sapi, bawang, hingga telur. (merdeka.com,16/4/2021)

Dan dikabarkan juga dari media yang berbeda, berita yang sama. Lutfi memaparkan, jika merujuk pada data sistem pemantauan pasar kebutuhan pokok (SP2KP), memang terdapat kenaikan harga secara bulanan pada beberapa komoditas. Data menunjukkan, antara 11 Februari 2021 dan 12 Maret 2021 harga beras premium naik 0,31 persen secara bulanan dan minyak goreng curah naik 1,43 persen secara bulanan.

Beberapa komoditas lain bahkan naik lebih dari lima persen secara bulanan. Di antaranya cabai rawit merah yang rata-rata di kisaran Rp74.607 per kg pada 11 Februari menjadi Rp96.247 per kg atau naik 22,48 persen, bawang merah naik 11,54 persen dari Rp30.457 per kg menjadi Rp34.430 per kg, dan bawang putih Honan yang naik 5,06 persen dari Rp26.822 per kg menjadi Rp28.252 per kg (indonesia.go.Id 19/3/21).

Dalam negara yang menganut sistem kapitalis saat ini, fakta yang terjadi di lapangan karena amburadulnya pengaturan sektor pangan menyebabkan persoalan tak kunjung selesai. Telah nyata, lonjakan harga pangan semakin menambah berat beban hidup rakyat.

Apalagi pada masa wabah saat ini, dengan daya beli yang makin menurun, rakyat dihadapkan dengan harga pangan yang terus meroket. Sayangnya, kebijakan untuk mengatasi dan mengantisipasi hanya setengah hati. Tidak tampak keseriusan untuk mengurai akar masalah yang sesungguhnya. Maka, wajar saja problem pangan tak berkesudahan, lantaran negara memposisikan diri sebagai regulator, sedangkan operatornya adalah korporasi.

Sungguh, peran negara yang dominan dan berpihak pada umat akan membuat rakyat sejahtera. Sebab, negara telah menjamin kebutuhan pokok rakyatnya. Umat akan menjalani ibadah di bulan Ramadhan ini dengan khusyuk tanpa dibebani ketakutan tak mampu membeli bahan makanan.

Sungguh, hanya syariat Islam dalam bingkai daulah  yang mampu mewujudkan ketenangan di bulan Ramadhan. Rasulullah SAW menegaskan,

“Imam (khalifah) adalah raa’in (pengurus rakyat) dan dia bertanggung jawab terhadap rakyatnya.” (HR Ahmad, Bukhari) 

Dalam hadis lainnya, “Khalifah itu laksana perisai tempat orang-orang berperang di belakangnya dan berlindung kepadanya.” (HR Muslim).[9]. 

Artinya, pemerintahanlah yang bertanggungjawab mengurusi seluruh hajat rakyat. Apalagi pangan merupakan kebutuhan asasi yang pemenuhannya harus dijamin oleh negara.

Wallahu ‘alam bish shawab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan bupati terpilih Padang Lawas segera

    Pelantikan bupati terpilih Padang Lawas segera

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara, mengirimkan berkas hasil pemilihan kepala daerah setempat ke legislatif untuk proses pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih. “Berkasnya sudah dikirim agar segera diproses,” kata anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Lawas Rahmat Efendi Siregar di Medan, hari ini. Menurut Rahmat, pengiriman […]

  • Latih Paskibra, Dispora Madina Gandeng Tentara Mangga Dua

    Latih Paskibra, Dispora Madina Gandeng Tentara Mangga Dua

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggandeng Kifan B Yonif 123/RW Mangga Dua  melatih pasukan pengibaran bendera menyonsong HUT RI pada 17 Agustus 2015. Sebanyak 7 pelatih yang dikoordinatori oleh Kap. Inf. Baginda Siompul dikerahkan dalam melatih pasukan Paskibraka sejak 22 Juli lalu hingga 16 Agustus […]

  • Film Si Bisuk Naoto Beredar di Sumut, Sumbar dan Riau

    Film Si Bisuk Naoto Beredar di Sumut, Sumbar dan Riau

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIDEMPUAN (Mandailing Online) – Film berbahasa Mandailing “Si Bisuk Naoto” besutan sutradara Askolani Nasution sudah beredar di di berbagai kawasan di Sumtera Utara, Riau dan Sumatera Barat dalam bentuk DVD. Film yang diproduksi Tympanum Novem Multimedia kerjasama dengan Nila Sari Pro ini telah merambah kawasan Sidempuan, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Palas, Paluta, Rantau Prapat, […]

  • Kabut Asap Landa Madina

    Kabut Asap Landa Madina

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diselimuti kabut asap sejak Rabu pagi (26/6/2013). Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait tentang tingkat ketebalan kabut asap ini. Meski belum mengganggu arus lalu lintas karena jarak pandang masih normal, sejumlah warga kota Panyabungan mengaku sangat resah terhadap asap ini karena bisa berdampak […]

  • 10.649 Pelamar CPNS Tak Lulus

    10.649 Pelamar CPNS Tak Lulus

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Dari 14.679 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemko Medan, 3.707 pelamar ternyata tidak mengikuti ujian untuk memperebutkan 324 formasi. Dengan demikian, 10.649 pelamar CPNS Pemko Medan dinyatakan tidak lulus. Sebagian di antara mereka menjadi pengangguran. Informasi dihimpun wartawan dari salah seorang staf di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan, Rabu (22/12/2010), ada […]

  • Kontraktor Akui, Disain Aula Kantor Bupati Madina Paling Megah di Tabagsel

    Kontraktor Akui, Disain Aula Kantor Bupati Madina Paling Megah di Tabagsel

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Pembangunan Aula Kantor Bupati Mandailing Natal ( Madina ) bernilai kontrak Rp.2,4 miliar lebih saat ini progres pekerjaan sudah 60 persen, aula baru itu seauai kontrak akan selesai dikerjakan diakhir tahun 2023 ini. Plt Kepala Dinas PUPR Madina Elpiyanti Harahap mengatakan, Aula ini akan dimanfaatkan sebagai tempat pertemuan seluruh Organisasi […]

expand_less