Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Ketua PDI Perjuangan Madina Buka Suara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 5 Jul 2019
  • print Cetak

iskandar hasibuan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Minimnya perolehan suara PDI Perjuangan di Madina pada Pemilu 2019, ditengarai akibat banyaknya pengurus partai yang kurang militan.

Itu dikatakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Iskandar Hasibuan menjawab Mandailing Online di sekretariat DPC PDI Pejungan Madina, Dalan Lidang, Panyabungan, Jum’at (5/7/2019).

Iskandar menjelaskan, militansi yang minim terjadi di sebagian jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) atau tingkat kabupaten.

Secara rinci Iskandar mengungkapkan, banyak pengurus DPC yang jarang hadir di sekretariat, bahkan dalam dua bulan sekalipun belum tentu pernah hadir.

“Setiap diundang untuk rapat saja pun sulit hadir. Bagaimana bisa lancar konsolidasi jika begitu situasinya,” katanya, namun tak bersedia menyebut nama pengurus yang minim militansi.

“Jika pun mereka datang hanya untuk kepentingan administrasi pencalegan,” lanjutnya.

Situasi itu, menurut Iskandar menimbulkan lambannya konsolidasi dan pengembangan program partai.

Bahkan yang paling vatal, sejumlah pengurus justru berambisi menjadi ketua DPC di tengah jalan dengan melakukan gerakan mosi tak percaya.

Hanya saja mosi tak percaya yang mereka lakukan Maret 2018 lalu itu kandas karena tak berhasil.

Menurut Iskandar, mosi tak percaya itu pun berbau suap kepada pimpinan-pimpinan PAC. “Dan bukti-buktinya ada di tangan saya,” katanya.

Jadi, situasi itu menyebabkan Iskandar dan pengurus yang militan lainnya sulit memberhasilkan program-program organisasi.

“Bagaimanalah memimpin organisasi yang pengurusnya yang tak mau datang dan cendrung tak ingin membesarkan partai. Tapi ketika kepentingannya butuh baru mau datang,” ujar Iskandar.

Sebanarnya, upaya perbaikan dan pendekatan selalu dilakukan Iskandar. Termasuk melalui surat, sms maun WA. Bahkan saat kebetulan bertemu dia memberikan nasihat atau melakukan dialog bagi perbaikan. Tetapi minim hasil.

Tak sampai di situ, Iskandar juga telah pula meminta pendapat kepada Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Sumut soal kemungkinan penyegaran pengurus, tapi tak memperoleh lampu hijau dengan berbagai pertimbangan.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wartawan TV Tertembak Saat Liput Demo BBM

    Wartawan TV Tertembak Saat Liput Demo BBM

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Wartawan Trans7 Nugroho Anton terkena serpihan gas air mata saat meliput demo BBM di Jambi, sedangkan seorang fotografer di Ternate terkena peluru karet pada paha kirinya. Ini kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo. “Sejauh ini Kapolda belum memberitahu. Itu mungkin dalam arti dinamika di lapangan. Tapi yang jelas itu bukan peluru tajam ya. Tapi […]

  • DPRD Siantar Dinilai Mandul

    DPRD Siantar Dinilai Mandul

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR- Berbagai masalah yang terjadi di DPRD Siantar memunculkan penilaian bahwa lembaga legislatif itu mandul dalam melaksanakan peran. Kepada METO, Rabu (27/10) Ketua Studi Otonomi Politik dan Demokrasi (SoPO), Christian Silitonga mengatakan, sikap DPRD yang tidak menjalankan fungsi dan tugas sebagai lembaga legislatif menjadikan lembaga itu dianggap tidak penting dalam pelaksanaan pemerintahan. Christian mengatakan, seharusnya […]

  • BLHKP Akan Teliti Serangan Lalat Pabrik Sawit

    BLHKP Akan Teliti Serangan Lalat Pabrik Sawit

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Mandailing Natal (Madina) akan turun ke Kecamatan Lingga Bayu dan Ranto Baek menyusul pengaduan warga tentang meningkatnya populasi lalat dari pabrik sawit. “Kita akan mengutus tim untuk melakukan penelitian di lapangan. Apakah lalat tersebut ditimbulkan dari pabrik sawit PTPSU,” ujar Kepala BLHKP, Ansyari Nasution […]

  • Saat Ditertipkan, Polisi Tidak Menemukan Alat Berat Pelaku Tambang Emas di Kota Nopan

    Saat Ditertipkan, Polisi Tidak Menemukan Alat Berat Pelaku Tambang Emas di Kota Nopan

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTANOPAN ( Mandailing Online ): Peneritpan praktek ilegal maining di Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dengan menggunakan alat berat hari ini Kamis 25/4/2024 berjalan mulus, tidak ada perlawanan dari pelaku tambang karena saat di lakukan penertipan para pelaku dan alat berat yang digunakan sudah tidak ada lagi di lokasi. Kapolres Madina […]

  • Rhoma Irama : saya ikhlas dicemooh

    Rhoma Irama : saya ikhlas dicemooh

    • calendar_month Sabtu, 8 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Surabaya, (MO) – Raja Dangdut Rhoma Irama mengaku ikhlas menerima cemoohan orang di berbagai media sosial. “Kalau saya menanggapinya santai saja, tidak perlu ditindaklanjuti dan ditanggapi berlebihan. Saya ikhlas kok,” katanya kepada wartawan di Surabaya, Sabtu pagi. Menurut Rhoma, dia sudah melihat macam-macam cemoohan yang dilayangkan orang kepadanya melalui beberapa media sosial seperti Blackberry Messenger […]

  • Stanvas Lahan Sengketa di Batahan Dinilai Kebijakan Tepat

    Stanvas Lahan Sengketa di Batahan Dinilai Kebijakan Tepat

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan pemerintah daerah yang men-stanvas-kan (status quo) lahan sengketa seluas 168,5 hektar di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut dinilai keputusan tepat. Stanvas ditetapkan berdasar nota kesepakatan bersama yang dilahirkan dalam satu rapat koordinasi lintas pihak meliputi bupati Madina, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Madina serta kelompok-kelompok yang bersengketa. “Jadi […]

expand_less