Minggu, 8 Nov 2026
light_mode

Kagumi Ibadah Shalat, Don Trammell Akhirnya Memeluk Islam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
  • print Cetak

“Perjalananku menuju Islam cukup berbelit. Namun pada akhirnya, itu membawaku pada penantian kasih sayang Allah,” ujar Don Trammell, memulai kisahnya menuju hidayah.

Perjalanan Don hingga memeluk Islam membutuhkan waktu yang tak singkat. Prosesnya cukup panjang dengan awal mula ketika ia bertugas ke Kairo di Mesir. Di sana pula Don mendapat banyak teman muslim yang membantunya hingga akhirnya melabuhkan hatinya pada dienullah.

Namun sebenarnya, kontak Jon dengan Islam kali pertama telah terjadi sebelum ia pindah ke negeri Piramid. Saat itu Don tengah bekerja di Finlandia, sekitar tahun 1999. Ketika bekerja di sebuah perusahaan software, ia bertemu dengan seorang wanita Mesir. Keduanya berkenaan lewat chat dan memiliki keperluan diskusi membahas mengenai teknologi nirkabel.

Selama membahas teknologi nirkabel, Don banyak menyela diskusi mengenai agama. Ia bertanya banyak hal mengenai agama yang dianut wanita Mesir itu, Islam. “Sepanjang percakapan kami , aku bertanya lebih banyak tentang Islam dan mengapa ia percaya dengan apa yang dia yakini. Dia sangat sabar dan sangat baik menjelaskan Islam kepada saya,” ujar Don, dikutip OnIslam.

Sejak kecil, Don tumbuh besar dengan pendidikan agama yang minim. Ia beragama namun tak mendalami keimanannya pada Tuhan. Namun sang ibu mendidiknya dengan sangat baik serta mengajarkannya hal-hal luhur. Keingintahuan Don pada Islam bertujuan untuk mencari Tuhan di hatinya. Ia mencari makna sejati kehidupan yang sebenarnya.

“Aku percaya pada Tuhan, tapi aku tak meyakini Dia sebagai pencipta dan pengatur takdir saya. Aku merasa di tanganku sendirilah putusan nasib. Dengan kata lain bisa dikatakan bahwa aku hidup dengan membuat aturanku sendiri,” tuturnya.

Perjalanan menuju hidayah kemudian dimulai. Don menjalin kerja sama bisnis dengan orang-orang Mesir. Ia pun kemudian segera pindah ke Kairo. Don menginjak pertama kali negeri kinanah bertepatan saat muslimin merayakan bulan suci Ramadhan. Ia pun begitu tertarik dengan ritual ibadah Ramadhan muslimin.

Don bahkan sempat ikut menahan lapar dan haus di siang hari, dalam rangka menghormati. Namun saat Ramadhan usai, Don mencari informasi mengenai ibadah puasa. Sebetulnya, ia sangat tertarik dan antusias pada ibadah puasa muslimin.

Tak hanya ibadah puasa, Don juga terpesona dengan shalat. Ia kagum dengan muslimin yang meluangkan waktunya untuk ibadah lima kali sehari. Awalnya, saat rekan kerjanya selalu izin kerja, ia merasa jengkel. Naun ketika mengetahui tentang ibadah itu, Don justru merasa kagum dan sangat menghormati.

“Aku kagum dan hormat pada mereka. Akupun iri melihatnya dan ingin memiliki perasaan betapa pentingnya Tuhan dalam hidup. Perlahan-lahan, aku pun bertanya tentang Islam dan bagaimana rasanya menjadi seorang muslim,” kata Don.

Selama bekerja di Kairo, Don pun sembari mencari tahu mengenai Islam. Kepada rekan-rekan muslimin, Don pun tak malu-malu bertanya. Ia pun mendapat banyak penjelasan mengenai Islam dari mereka. Salah seorang rekan kerjanya yang banyak membantunya yakni Noah. Don bahkan dibekali olehnya sekoper buku-buku Islam saat akan meninggalkan Kairo.

Don meninggalkan Kairo, namun keinintahuannya pada Islam belum penuh terjawab. Di tahun 2001, ia kembali ke Kairo. Nmaun perjalanannya ke Kairo kali ini hanya beberapa hari saja. Ia pun tak cukup banyak waktu untuk menghilangkan dahaganya mengenai Islam. Namun saat itu, ia telah merasa jatuh hati pada Islam. “Satu hal penting yang aku sadari, yakni aku telah jatuh cinta. Aku merasa bahwa hatiku telah menemukan sebuah rumah,” ujar Don tersedu.

Setelah enam bulan terakhir dari Mesir, ia pun kembali lagi kesana. Namun saat itu ia bukan untuk bekerja. Pasalnya, perusahaan tempatnya bekerja telah gulung tikar. Di malam musim panas, perasaan Don meluap-luap. Ia merasa hatinya begitu terbuka. Ia pun menghubungi Noah hingga kemudian bertolak ke Mesir untuk menenangkan diri.

Don kemudian mendapat pekerjaan kembali di perusahaan telekomunikasi. Ia menjadi konsultan untuk perusahaan Mesir. Ia pun dapat berlama-lama lagi tinggal di Mesir. Kali ini, Don benar-benar berharap dapat menemukan segala keingintahuannya tentang Islam. Ia berharap perjalanan ke Mesir kali ini menjadi perjalanan terakhirnya menuju hidayah. Di Mesir, ia pun makin serius mempelajari Islam. Ia mempelajari Al Qur’an dan mengenal siapa Nabi Muhammad. Don bahkan pernah ikut shalat jama’ah dan merasakan ketenangan yang sangat.

Peristiwa 9/11
Belum usai perjalanan Don menemukan hidayah, insiden bom 9/11 terjadi. Don bahkan belum sempat bersyahadat. Namun isu Islam sebagai agama terorisme telah mencuat begitu hebat akibat insiden tersebut. Namun Don telah jatuh hati pada Islam, ia pun mencari penjelasan yang benar mengenai isu tersebut.

Hanya saja, isu itu secara tak langsung menghambatnya menjadi seorang muslim. Pasalnya, keluarganya menentang keras keinginan Dpon karena lebih percaya isu terorisme yang mendunia. Namun Don tak pantang arang. Tekadnya telah bulat. Tak lama, ia pun memutuskan untuk berislam.

“Pada tanggal 2 Oktober 2001, seorang teman menjemputku untuk pergi ke Al-Azhar yang terkenal. Disana, aku menyatakan bahwa Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah. Air mataku tertumpah. Wallahu akbar,” pungkas Don.(rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Minta Pemerintah Pusat Hentikan SMGP

    Bupati Madina Minta Pemerintah Pusat Hentikan SMGP

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Jafar Sukhairi Nasution menyatakan bahwa sejak awal telah meminta pemerintah pusat menghentikan operasional SMGP di Sibanggor. Itu dikatakan Sukhairi didampingi Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution dan Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis usai menjenguk para korban di ruang UGD RSU Panyabungan, Selasa malam […]

  • Kades Sirambas Tidak Berniat Cabut Laporan Polisi Terkait Pengrusakan Kantor Desa

    Kades Sirambas Tidak Berniat Cabut Laporan Polisi Terkait Pengrusakan Kantor Desa

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat kasus warga desa Sirambas, Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang telah dilaporkan Kepala Desa nya sendiri ke Polisi dengan tuduhan pengerusakan kantor desa. Kabarnya Kades Sirmbas tidak berniat mencabut laporan. Kades menilai perlakuan warganya itu sebagai konsekuensi apa yang telah dilakukan. ” untuk niat cabut lapiran […]

  • Penyakit malaria PR Pemkab Madina

    Penyakit malaria PR Pemkab Madina

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kabupaten Mandailing Natal selama ini rentan sebagai daerah yang endemis malaria. Dahulu, wabah penyakit malaria menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Saat ini kasus penyakit malaria menjadi pekerjaan rumah (PR) berat bagi Pemkab Madina untuk mencari solusi terbaik. Karena, hampir di semua rumah sakit pemerintah dan daerah pasiennya kebanyakan menderita penyakit malaria. Atas […]

  • Rumah dan Mobil Dinas Kasat Lantas Dibakar

    Rumah dan Mobil Dinas Kasat Lantas Dibakar

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Giliran Polres Aceh Tengah Diteror TAKENGON- Penyelidikan aksi teror di Mapolresta Cirebon belum tuntas diusut, teror sejenis kembali terjadi. Kali ini giliran Polres Aceh Tengah di Takengon yang jadi sasaran. Aksi teror orang tak dikenal (OTK) ini bahkan terjadi dalam dua hari berturut-turut. Sabtu (16/4), kantor Satreskrim yang dibakar OTK. Sehari kemudian, Minggu (17/4), giliran […]

  • DPC Khusus Ambil Bagian dalam Halalbihalal Ikanas Pusat

    DPC Khusus Ambil Bagian dalam Halalbihalal Ikanas Pusat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Khusus Ikanas Mandailing Natal (Madina) turut ambil bagian dalam acara Silaturahmi Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) Pusat yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Jakarta Selatan. Ketua DPC Khusus Ikanas dr. Syarifuddin Nasution yang hadir secara langsung di Jakarta bersama pengurus lainnya mengatakan, halalbihalal ini bisa […]

  • Ini Alasan Pemilik Rs Permata Madina Dukung Harun Mustafa Nasution Jadi Bupati

    Ini Alasan Pemilik Rs Permata Madina Dukung Harun Mustafa Nasution Jadi Bupati

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online): Dukungan terhadap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution terus mengalir. Kali ini datang dari Pemilik Rumah Sakit Permata Madina Dr. Syafei Siregar. ” saya punya alasan mendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor 1 ini. Alasannya Kerena melihat komitmen […]

expand_less