Selasa, 15 Sep 2026
light_mode

Dudung Abdurachman : Teknologi Dalam Industri Pertahanan Sebuah Keniscayaan

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
  • print Cetak

Jakarta ( Mandailing Online): Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman belum lama ini berkesempatan meninjau langsung pameran alutsista Indo Defence.

Disela-sela kunjungan, Dudung yang juga menjabat Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional menyebut, Indonesia tidak boleh kalah untuk memajukan teknologi, dalam industri pertahanannya dari negara-negara sahabat.

“Saya selaku penasihat khusus presiden bidang pertahanan nasional dan saya sebagai pakar strategi pertahanan dan industri pertahanan, melihat dari perkembangan lintasan industri pertahanan saat ini di dunia begitu pesat. Kita lihat juga perkembangan perang Ukraine, Rusia termasuk Israel, Iran dan sebagainya,” ujar Eks KSAD tersebut dihadapan awak media, Kamis (12/6/2025).

Dudung menerangkan, perkembangan teknologi saat ini sudah jauh sekali dan sangat penting. Hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo yang menekankan untuk segera membangun industri pertahanan.

Dudung menegaskan, ekosistem pertahanan dalam negeri harus sudah terbentuk. Walau selama ini sudah ada seperti Defend-ID yang di dalamnya ada PT PINDAD, PT PAL, PT DI dan sebagainya, hal itu akan terus dikembangkan sehingga tidak menjadi negara yang menggunakan, memakai dan membeli.

“Tetapi kita juga ada kemandirian industri pertahanan sehingga kita bisa segera mungkin akan membangun itu,” ucap Dudung.

Menurut Dudung, dirinya optimistis, banyak cara untuk mengembangkan industri pertahanan di Indonesia, baik dengan swasta dan pemerintah seperti mengembangkan pabrik drone dan juga transfer of technology (TOT) dengan negara lain.

“Mudah-mudahan dengan lintasan teknologi yang begitu pesat ini membuat negara kita mampu mengimbangi dan kita juga akan mampu juga, khususnya penekanan Bapak Presiden, beliau terkonsentrasi kepada pembangunan teknologi industri pertahanan. Sehingga ini akan segera kita menyimbangi dengan negara-negara lain,” tandas Dudung.

“Ya mudah-mudahan dengan adanya Indo Defence ini akan membuka kita semua, kita bekerja sama dengan negara-negara lain,” imbuh Dudung.

Sementara itu, terkait alutsista yang menjadi konsen, Dudung tak menampik drone menjadi salah satu yang menjadi fokus.

Saat menjadi KSAD, Dudung mengaku sudah memesan sejumlah drone, baik drone untuk surveillance, drone yang untuk bisa menjatuhkan bom, termasuk kamikaze.

“Saya optimis kalau targetnya melihat Bapak Presiden, saya lihat antusias sekali kalau masalah pertahanan beliau, masalah alutsista, mari kita dorong. Tapi ini juga berkaitan dengan dana kan, karena kepentingan apa yang kita akan beli sesuai dengan kemampuan anggaran,” pungkas Dudung.(Rls).

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upayakan Legalitas Tambang Rakyat

    Upayakan Legalitas Tambang Rakyat

    • calendar_month Minggu, 10 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejauh ini pemerintah Mandailing Natal masih mengalami kendala dalam melegalkan tambang rakyat di Huta Bargot. Sebab, memiliki dilema yang rumit. Di satu sisi, titik tambang itu berada di wilayah Kontrak Karya PT.Sorikmas Mining yang diberikan pemerintah Indonesia. Di sisi lain, ribuan rakyat Mandailing Natal sudah terlanjur menggantungkan pendapatan keluarga dari bertambang […]

  • Warga Aek Nabara Akhirnya Nikmati Listrik

    Warga Aek Nabara Akhirnya Nikmati Listrik

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Akhirnya penduduk Desa Aek Nabara Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Nata menikmati aliran listrik. Ini kali pertama desa itu terang di malam hari sejak Indonesia merdeka. Arus listrik itu diperoleh dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang dibangun pemerintah desa setelah menerima anggaran Dana Desa Tahun 2015. Desa Aek Nabara […]

  • Foto Bugilnya Beredar di Internet, Artis Jenny Cortez Nangis

    Foto Bugilnya Beredar di Internet, Artis Jenny Cortez Nangis

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Foto bugilnya beredar di internet, Jenny Cortez didamprat orangtua. “Aku sempat nangis, lemes karena foto itu beredar di internet,” kata bintang film Air Terjun Pengantin itu, saat ditemui di FX Plaza, Jakarta, kemarin. Jenny mengaku foto tersebut merupakan koleksi pribadinya. “HP (hand phone)- ku hilang, mungkin orang yang menemukan HP itu langsung memajangnya […]

  • NONA SI PENGEMIS CINTA TUAN

    NONA SI PENGEMIS CINTA TUAN

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Rina Youlida Nurdina Mentari bersinar menukik ceria, tapi angin masih segar meraba Berhembus menyapu kulit serasa berirama, menyapa dengan lembut penuh aroma Sungguh pagi yang amat indahnya, di depan pintu gerbang saat tiba Berdiri Tuan yang rupawan menggoda, penuh pesona dengan senyum menawannya Menjulurkan tangan ramah hendak menyapa, apalah daya Nona yang terpesona Pada […]

  • Langkah Pass Manida Lestarikan Kreativitas Perajin di Madina

    Langkah Pass Manida Lestarikan Kreativitas Perajin di Madina

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ubah Bambu Jadi ‘Emas’ dan Siap Promosikan Hasil Karya Memang menjadikan sesuatu itu berharga bukan hal yang mudah. Namun, pasti bisa terwujud bila disertai upaya sistematis dan terdidik. Semisal, melakukan berbagai kreativitas atau dengan mengekspresikan kemampuan serta keahlian yang ada. Misalnya dengan sepotong bambu apabila dikerjakan dan diolah sedemikian rupa akan terjual dengan harga tinggi […]

  • KAIN SARUNG DI PEMKAB MADINA

    KAIN SARUNG DI PEMKAB MADINA

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara Di India yang mayoritas Hindu. Kain sarung disebut lungi, phanek, mundu, kaili, saaram, vetti. Perbedaan penggunaan istilah ini tergantung pada daerah-daerah di India. Selain pakaian sehari-hari, juga untuk acara perayaan keagamaan. Di Sri Langka, juga mayoritas Hindu. Penggunaan kain sarung lebih didominasi pria. Sebenarnya ada juga perempuan. Kain sarung yang […]

expand_less