Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

100 Hari Pasangan SAHATA dan Harapan Kebangkitan Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • print Cetak

Oleh: Irwan Daulay
Pemerhati Pembangunan Daerah

Sejak resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal, pasangan SAHATA  langsung “tancap gas” menjalankan sejumlah program prioritas yang telah dijanjikan saat masa kampanye. Dalam periode 100 hari kerja, mereka mencanangkan delapan program Quick Wins sebagai langkah awal mewujudkan visi pembangunan daerah.

Delapan program tersebut antara lain mencakup: pemindahan RSU Panyabungan, pendirian BUMD atau  Perusahaan Daerah (Perseroda), penanganan infrastruktur jalan strategis, inisiatif skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta pendirian Kopdeskel Merah Putih. Berdasarkan rilis resmi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang dikutip media lokal, seluruh agenda ini telah berjalan sesuai target, meskipun sebagian masih dalam proses bertahap menuju realisasi penuh.

Salah satu program strategis adalah pendirian BUMD berbasis sistem holding, yang akan memiliki beberapa anak usaha di sektor-sektor potensial seperti perkebunan, air bersih (PDAM), dan energi. Menurut Bupati Madina Saipullah Nasution rencana pembentukan holding ini bertujuan menjadikan BUMD sebagai motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi Madina. Namun tentu, rencana tersebut memerlukan kajian teknokratik yang matang agar benar-benar mampu menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi daerah.

Saat ini, Kabupaten Mandailing Natal masih tertinggal jauh dari rata-rata PDRB per kapita Provinsi Sumatera Utara. Jika Madina mampu mendorong laju pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 8% per tahun, dengan asumsi PDRB Sumut tumbuh sekitar 5% per tahun, maka kesetaraan PDRB antara Madina dan Sumut baru akan tercapai pada tahun 2030. Ini jelas menjadi tantangan besar, terlebih di tengah perlambatan ekonomi nasional.

Namun, terobosan hanya akan berhasil jika pemerintah daerah mampu meninggalkan pola pikir lama dan berani menghadirkan pendekatan baru berbasis visi jangka panjang. Karena itulah, ide lahirnya Grand Design Pembangunan Madina 2025–2045 yang diinisiasi Bupati Madina menjadi langkah fundamental dan sangat strategis. Dalam sebuah diskusi bersama para pemangku kepentingan, bupati Madina telah menyatakan komitmennya untuk menyusun perencanaan pembangunan jangka panjang yang tidak hanya normatif, tetapi juga disusun secara teknokratik, rinci, dan aplikatif.

Perencanaan ini tentu harus dimulai dari analisis historis terhadap data pembangunan 20 tahun terakhir: laju PDRB, tren kemiskinan, tingkat pengangguran, Indeks Pembangunan Manusia (IPM),  kualitas layanan publik serta kajian makro ekonomi lalinnya yang lebih rinci. Dari situ akan tampak peta masalah dan akar persoalan pembangunan daerah.

Sayangnya, banyak daerah di Indonesia memang menyusun rencana pembangunan yang hanya sebatas dokumen formal. Tidak ada integrasi antara ide dan pelaksanaan, sehingga rencana tersebut tidak menjadi alat penggerak pembangunan yang nyata. Hal ini berbeda dengan negara jiran Malaysia, yang sejak tahun 1971 secara konsisten menyusun Grand Design pembangunan nasional yang dijalankan secara berkesinambungan. Alhasil, pertumbuhan ekonomi Malaysia terus menunjukkan tren positif dan stabil, bahkan PDRB per kapita mereka saat ini mencapai 2,5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan Indonesia.

Jika Madina ingin melompat lebih cepat, maka keberanian pasangan SAHATA memulai dari perencanaan jangka panjang berbasis data dan teknokrasi adalah langkah awal yang sangat menjanjikan. Kini tinggal bagaimana pelaksanaan dilakukan secara disiplin, konsisten, dan transparan agar Madina benar-benar bangkit dan sejajar dengan daerah-daerah maju lainnya di Indonesia.**

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemimpin, Perubahan dan Nilai Agama, Kajian Terhadap Visi Misi Yusuf-Imron (bagian 1)

    Pemimpin, Perubahan dan Nilai Agama, Kajian Terhadap Visi Misi Yusuf-Imron (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Asmaryadi Lubis, M.Pd   Setiap kalian adalah pemimpin. Setiap pemimpin akan dimintai pertanggung-jawaban atas kepemimpinannya. (HR. Bukhari dan Muslim) Globalisasi merupakan keharusan sejarah. Kita tidak bisa menghindarinya dan lari dari perkembangan dan kemajuan zaman. Kita hanya bisa mengendalikannya, itu pun kalau memiliki keberanian. Dan untuk menjadi seorang pemberani tentunya membutuhkan kekuatan dan ketangguhan […]

  • MASIH ADAKAH NASIONALISME “HALAK” MANDAILING

    MASIH ADAKAH NASIONALISME “HALAK” MANDAILING

    • calendar_month Jumat, 17 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Renungan HUT ke-73 RI Catatan : Akhiruddin Matondang   INSIDEN pelarangan pemasangan bendera merah putih di apartemen Kalibata City, Jakarta oleh pihak security viral di media sosial. Aneka hujatan serta umpatan ditujukan terhadap Agung Podomoro, selaku pemilik perusahaan pengembang itu. Kejadian ini menambah catatan kasus pelecehan terhadap NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang dilakukan pihak-pihak […]

  • Rupiah Melemah Pengaruhi Harga Karet di Madina

    Rupiah Melemah Pengaruhi Harga Karet di Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelemahan rupiah atas mata uang dollar AS mempengaruhi harga penjaualan karet alam, termasuk di Mandailing Natal (Madina). Para pedagang pengumpul menyatakan posisi 1 dollar AS yang mencapai 12.000 rupiah menyebabkan posisi sulit bagi pergerakan harga karet. “Pembelian kita kali ini (di tingkat petani-red) harganya 8.500 rupiah per kilo. Sebelumnya harga sekitar […]

  • 6 Rumah Tak Terselamatkan, Saatnya Mobil Pemadam Ada di Natal

    6 Rumah Tak Terselamatkan, Saatnya Mobil Pemadam Ada di Natal

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan 6 rumah di Pasar III Natal, Kecamatan Natal, Selasa (21/04) memberikan peringatan bahwa Pemkab Mandailing Natal sudah harus menyediakan mobil pemadam kebakaran di kawasan Pantai Barat Madina. Sekiranya ada mobil pemadam yang ber pos di Natal, maka jumlah rumah terbakar di peristiwa itu dapat diminimalisir. Sejauh […]

  • Polisi Tepis Isu Ibu yang Kubur Bayinya Lari Dari Madina

    Polisi Tepis Isu Ibu yang Kubur Bayinya Lari Dari Madina

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online) – Kaurbin Ops Reskrim Polres Mandailing Natal Ipda Bagus Seto menepis isu dan tudingan yang beredar jika ibu dari bayi yang ditemukan dikubur dipekarangan rumah di Lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kabupaten Mandailing Natal tersebut sudah kabur dan berada di luar daerah. “Itu tidak benar, ibunya masih disini, masih terus kita pantau […]

  • Akar Persoalan Keterpurukan Bangsa

    Akar Persoalan Keterpurukan Bangsa

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PERTANYAAN mendasar yang sering muncul ke permukaan adalah: apakah negara yang sudah memproklamirkan kemerdekaannya 65 tahun lalu ini, benar-benar sudah merdeka? Merdeka dalam arti berdaulat dalam segala aspek kehidupan bernegara? Untuk menjawab pertanyaan sederhana tersebut, tentu kita harus melihat situasi global dan nasional saat ini. Situasi global saat ini ditandai pertarungan bangsa-bangsa dalam membangun pengaruh […]

expand_less