Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Tekan Inflasi Melalui Optimasi Lahan, Holtikultura dan Irigasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

Taufik Zulhandra

​PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) fokus pada program peningkatan produksi komoditas pangan unggulan dan upaya menggenjot swasembada pangan daerah sebagai bagian dari strategi menekan laju inflasi.

Program utama mencakup pengembangan bawang merah, cabai merah, optimasi lahan rawa, dan perbaikan infrastruktur irigasi.

​Tahun ini Dinas Pertanian Madina melakukan pengembangan bawang merah seluas 0,5 hektar di Kelurahan Dalan Lidang, Panyabungan bekerja sama dengan TNI.

Selain itu, terdapat pengembangan bawang merah oleh swadaya petani di daerah Kayu Laut, Panyabungan Selatan seluas hampir 2 hektar yang saat ini sedang masa panen.

“Dalam rangka penekanan inflasi, kita tentunya berpikir bagaimana pengembangan khususnya bawang merah dan cabai merah,” kata Kepala Dinas Pertanian Madina Taufik Zulhandra menjawab Mandailing Online, pekan lalu.

Walaupun hanya setengah hektar. Tapi Dinas Pertanian melalui Pemerintah Daerah mencoba melakukan pengembangan ini di tengah keterbatasan anggaran. Terutama dalam menekan laju inflasi.

“​Namun demikian, kita juga telah mendorong PPL agar ada pertanaman-pertanaman di luar daripada bantuan APBD. Contoh, yang ada sekarang di Kayu Laut. Itu hampir 2 hektar pengembangan swadaya petani,” katanya.

​Di sisi lain, pengembangan cabai merah dipusatkan di Aek Guo, Kecamatan Batang Natal, karena masyarakat di sana terbiasa melakukan pertanaman ini.

Sementara itu, dalam rangka swasembada pangan jenis padi, fokus utama adalah meningkatkan produksi melalui peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan program Optimasi Lahan (Oplah).

​Oplah ini bertujuan meningkatkan hasil produksi padi. Lahan rawa yang dioptimalkan berada di Kecamatan Siabu dan Kecamatan Panyabungan Utara.

​Peningkatan IP melalui Oplah ini adalah lahan yang sebelumnya hanya ditanam satu kali dalam setahun diupayakan menjadi dua kali tanam. Bahkan, diupayakan menjadi tiga kali tanam dalam setahun.

​Dinas Pertanian berharap target produktivitas rata-rata padi Madina dapat meningkat dari kisaran 4,7 hingga 4,9 ton per hektar menjadi 5 hingga 5,5 ton per hektar pada tahun 2025.

Selain Oplah rawa, terdapat juga program intensifikasi untuk lahan yang dulunya sawah namun sudah tidak terfungsikan selama 5 hingga 10 tahun terakhir untuk kembali dioptimalkan.

Dukungan infrastruktur krusial, terutama irigasi, dan penyaluran alat mesin pertanian (Alsintan) terus dilakukan.

​Perbaikan irigasi tersier dibantu oleh pemerintah pusat dan daerah. Balai Wilayah Sungai (BWS) 2 sedang melaksanakan pengerukan di Sungai Batang Gadis saluran kiri dan perbaikan saluran irigasi Batang Angkola. Perbaikan di Batang Angkola saat ini sedang dilakukan di Desa Aek Badak.

​Untuk tahun 2026, Dinas Pertanian Madina telah mengusulkan perbaikan sebanyak 138 titik irigasi tersier kepada Kementerian PU dan Kementerian Pertanian.

​Bantuan Alsintan (alat mesin pertanian), mulai dari hand tractor hingga combine harvester untuk pascapanen, tersedia dalam program pengembangan bawang merah/cabai merah dan optimasi lahan padi.

“Kemudian kemarin-kemarin juga kita dalam rangka untuk memudahkan masyarakat pertanaman pengolahan tanah, kita juga membagi beberapa alsintan ke daerah-daerah yang kita anggap potensial untuk peningkatan indeks pertanamannya,” katanya.

​Sejauh ini kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran untuk pengembangan komoditas unggulan dan perbaikan irigasi. Selain itu, serangan penyakit pada tanaman juga menjadi perhatian, di mana dukungan sarana produksi (saprodi) untuk obat-obatan telah dianggarkan, meskipun jumlahnya belum mencukupi. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Mompang Julu Blokir Jalinsum

    Warga Mompang Julu Blokir Jalinsum

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah ban terbakar membara di atas aspal jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), Senin (29/6/2020). Ratusan warga Desa Mompang Julu, Panyabungan Utara, Mandailing Natal, Sumut memblokir jalan negara itu sebagai protes kebijakan kepala desa dalam pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa. Jalinsum pun lumpuh akibat aksi warga itu. Warga meneriakkan desakan agar bupati memberhentikan kepala […]

  • Petinju Madina Raih Perak dan Perunggu di Kejurda Sumut

    Petinju Madina Raih Perak dan Perunggu di Kejurda Sumut

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Petinju Mandailing Natal (Madina) berhasil meraih perak dan perunggu dalam Kejuaran Daerah Sumatera Utara yang dilaksanakan di Kabupaten Padang Lawas, 17-22 Juni 2013 lalu. Ketua Harian Pertina Madina, Baharuddin Subuh kepada wartawan, Selasa, (25/6) di Panyabungan menyatakan, perak diraih Milda Lubis di kelas 60 Kg setelah dikalahkan Iga Wati Betty Siahaan […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari :  Senin, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 15 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000777 SERIANI 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000778 […]

  • FPI juga protes istilah 'sapi berjanggut'

    FPI juga protes istilah 'sapi berjanggut'

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Front Pembela Islam (FPI) angkat bicara soal istilah Sapi Berjanggut yang digunakan untuk mengaitkan kasus dugaan suap dalam impor daging sapi. Ketua FPI DKI Jakarta Habib Salim Umar Al Attas alias Habib Selon menilai istilah tersebut tidak tepat. Janggut merupakan syariat Islam yang tidak boleh dilecehkan. “Istilah daging terlalu melecehkan umat Islam, […]

  • Pangdam I/BB serahkan bantuan alat pertanian

    Pangdam I/BB serahkan bantuan alat pertanian

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pangdam I/BB Mayjen TNI Edy Rahmayadi bersama Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution selasa, (24/3) di desa Salambue selain melakukan tanam perdana juga menyerahkan bantuan berupa kepada 13 kelompok tani dari berbagai desa yang ada di Mandailing Natal, yakni 20 unit hand traktor, 10 unit rontok padi, 1 ton benih padi Siganteng,7 ton pestisida, […]

  • Sering Dipukul, Anak Dibawah Umur Kampak Korban Hingga Tewas

    Sering Dipukul, Anak Dibawah Umur Kampak Korban Hingga Tewas

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Diduga akibat sakit hati karena sering dipululi, membuat seorang anak dibawah umur nekat memukul Sunardi (32) warga kelurahan Kota Siantar, Panyabungan, Mandailing Natal, Minggu Malam (14/2). Akibatnya Sunardi tewas di RSU Panyabungan malam itu juga. Sunardi dikampak oleh M (16 tahun) yang masih tetangga korban di sebuah warung kopi di Kota […]

expand_less