Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Pembongkaran Lapak Jajanan Sore, Kebijakan Mematikan Ekonomi Daerah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembongkaran lapak-lapak pedagang kuliner jajanan sore di pinggiran Jl. Willem Iskander, kawasan Aek 8, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) menimbulkan keprihatinan karena mematikan usaha masyarakat.

Memutus harapan para pelaku usaha kecil untuk berkembang. Mematikan peluang pengembangan ekonomi daerah. Memenggal lapangan kerja di tengah tingginya angka rakyat pengaggur.

Sekitar 2O unit usaha mati, harapan pengembangan usaha sirna. Para pedagang kehilangan usaha di kawasan itu.

Padahal kawasan ini terbukti sangat strategis, yang awalnya dirintis para pelaku usaha. Konsumen berjibun saban sore. Harusnya menjadi momentum bagi daerah dalam membuka ruang bagi pengembangan usaha kalangan pedagang kecil.

Pedagang berjasa membuka peluang lapangan usaha di kawasan itu, menyedot lapangan kerja di tengah angka pengangguran yang tinggi.

Namun, harapan itu sirna hanya karena pemerintah gagal melakukan pengaturan yang komprehenship. Terkesan tidak melaksanakan kebijakan yang bersifat menyeluruh.

Selama ini rakyat selalu menanti kebijakan pemerintah daerah yang lebih luas, dan mencakup banyak hal atau aspek secara mendalam, bukan semata dari sudut pandang penataan kota.

Seharusnya, ketika pedagang menciptakan peluang lapangan usaha, pemerintah sejatinya hadir sebagai pendukung dan regulator. Bukan monster yang mematikan usaha.

Data dari BOC (Business Owners Community) Panyabungan, setidaknya terjumlah 20 pedagang yang berjualan di kawasan Aek 8 itu.

Angka itu tidaklah berhenti di jumlah 20 pedagang. Justru berlipat karena tiap unit usaha mempekerjakan setidaknya satu orang tenaga kerja. Belum lagi jika data diperluas, maka ada aspek serapan bahan baku dari para petani di Madina. Juga para penarik beca bermotor yang jasanya dipakai para pedagang mengangkut bahan dagangan dari rumah ke lokasi jualan.

Para pedagang ini adalah orang orang muda usia anak kampus dan pasangan muda yang sudah berkeluarga.

Mereka ini harus dilihat sebagai generasi yang memilih karir di dunia usaha. Generasi yang tidak ingin menjadi beban negera. Mereka memilih di posisi sebagai penyumbang pajak sekaligus menciptakan lapangan kerja.

Pedagang di Aek 8 adalah pedagang kreatif yang memanfaatkan sunset dan panorama pingiran sawah, sehingga membuat suasana santai pengunjung yang penat bekerja seharian.

Beberapa bulan ini fakum karena di bulan Ramadan lalu mereka mencoba di tempat lain.

Jika gerobakan mereka terlihat lusuh itu karena faktor modal. Pedagang usaha mikro biasanya hanya bermodal ide dan uang secukupnya ditambah mental baja untuk bertahan hidup.

Berjualan di lokasi ini hanya di waktu sore. Durasi berjualan pun hanya kisaran 4 jam.

Menertibkan bukan harus dengan mengangkat seperti sampah. Menertibkan adalah upaya pembinaan untuk penambahan manfaat lebih luas dan pembinaan serta pengaturan.

Menertibkan juga bisa dengan cara relokasi dengan dialog yang jelas.

Lapak Aek 8 bukan sekedar onggokan grobakan lusuh, tetapi ada pedagang muda kreatif, tempat magang yang dipakai komunitas BOC membina calon pengusaha muda. Tempat pengunjung santai menikmati indahnya sawah Mandailing pulang kerja. Tempat orang muda beradu kreatif dengan menu kekinian. Tempat inspiratif menumbuhkan titik titik lapak berikutnya di Mandailing Natal.

Lokasi lapak para pedagang itu disadari berada di fasilitas umum pemerintah. Namun, Pemkab Madina seharusnya tidak bertindak mematikan usaha-usaha kecil, melainkan harus hadir sebagai pendukung dan regulator agar dunia usaha berkembang, pengangguran terkurangi, kemiskinan tertekan.

Kita miris melihat data pengangguran di Madina, tergolong salah satu tertinggi di kawasan Tapanuli Bagian Selatan.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga akhir 2025, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tercatat sebesar 7,22%. Jumlah penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 211,77 ribu orang, dengan tingkat pengangguran tersebut menjadikannya salah satu yang tertinggi di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. (Antara edisi 15/10/2025).

BPS juga menyebut bahwa angka kemiskinan di Madina juga masih tergolong tinggi. Kondisi ini sangat dipengaruhi oleh tingkat pengangguran dan rendahnya pendapatan masyarakat. (Antara edisi 15/10/2025).

Angka ini bisa dikatakan bahwa Madina menjadi salah satu penyumbang pada grafik pengangguran dan kemiskinan di Indonesia.

Dalam 10 daftar negara miskin di dunia versi World Bank tahun 2025 menempatkan Indonesia di urutan kedua (60,3%) berada di bawah Zimbabwe (84,2%).

Pada Trading Ekonomics 2025 yang dilansir SindoNews, Indonesia peringkat teratas angka pengangguran dalam Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di Asean yakni 4,76%.

Pemerintah harus menyadari bahwa pemerintah tak mampu menyediakan lapangan kerja untuk rakyat. Justru pelaku usaha-lah (pedagang dan industriawan) yang menyediakan lapangan kerja.

Jika tak mampu menciptakan lapangan kerja, setidaknya jangan matikan peluang lapangan kerja. Karena orang-orang yang menciptakan lapangan kerja itulah sebenar-benar yang dubutuhkan daerah. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP segera miliki ‘bilik cinta’

    LP segera miliki ‘bilik cinta’

    • calendar_month Sabtu, 25 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANJARMASIN – Kementerian Hukum dan HAM sedang mengkaji kemungkinan membangun “bilik cinta” di setiap Lembaga Pemasyarakatan sebagai tempat pertemuan suami-istri narapidana atau tahanan. Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indraya di Banjarmasin mengatakan, pengadaan ruang “bilik cinta” memang sangat penting, namun demikian harus dilakukan pembahasan serius untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Pak Menteri sangat […]

  • PN Panyabungan Harus Hati-hati

    PN Panyabungan Harus Hati-hati

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pengadilan Negeri Panyabungan tampaknya harus ekstra hati-hati dalam mengambil keputusan terkait kasus ganja yang melibatkan dua oknum PNS, Heriansyah Hanzali Dalimunthe dan Dedek Ispansyah Siregar yang saat ini masih dalam proses persidangan. Sebab dari beberapa kali persidangan yang dilaksanakan atas kedua oknum PNS dan dua orang temannya, Samsuddin Batubara alias Manambin dan Edi Syahputra, […]

  • Kasus Dugaan Korupsi TPAPD

    Kasus Dugaan Korupsi TPAPD

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengacara Ajukan Eksepsi, Sidang Ditunda SIDIMPUAN-; Sidang dugaan korupsi Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Pemkab Tapanuli Selatan tahun 2005 sebesar Rp1.590.944.500 yang seyogianya digelar Kamis (28/10), ditunda hingga Kamis (4/11) mendatang. Penundaan sidang dengan terdakwa mantan Pemegang Kas Sekretariat Kantor Bupati Tapsel, Amrin Tambunan ini dikarenakan pengacara terdakwa mengajukan eksepsi kepada majelis hakim. Sidang […]

  • KPK Awasi Dana BOS 2011

    KPK Awasi Dana BOS 2011

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Guna menghindari penyelewengan dana bantuan operasional sekolah (BOS) 2011, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi penyaluran serta penggunaannya. “Bagaimana bentuk perngawasannya, KPK lebih tahu,” kata Menteri Pendidikan Nasional Muhamad Nuh seusai bertemu pimpinan KPK di kantor KPK, Jakarta, Rabu (22/12). Selama ini, dana BOS disalurkan dari Kemenkeu ke […]

  • Landasan Terbang PT SKU Diduga Ilegal

    Landasan Terbang PT SKU Diduga Ilegal

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kotapinang. Penggunaan landasan dan operasional pesawat terbang di perkebunan PT Satya Kisma Usaha (SKU) di Desa Normark, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) diduga ilegal. Pasalnya, sejumlah instansi terkait di Labusel belum ada menerima permohonan ataupun mengeluarkan izin landasan terbang dan operasional pesawat terbang tersebut. Informasi yang dihimpun, Rabu (6/7), landasan pesawat terbang di perkebunan […]

  • Demokrat Proses Pemecatan Bupati Mandailing Natal
    Tak Berkategori

    Demokrat Proses Pemecatan Bupati Mandailing Natal

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

                    JAKARTA – Partai Demokrat meminta Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara mengundurkan diri dari jabatannya di partai berlambang bintang mercy. Pasalnya, Bupati yang juga Politisi Demokrat telah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Beliau harus mengundurkan diri sesuai pakta integritas,” kata Wasekjen Demokrat Ramadhan Pohan di Gedung DPR, Jakarta, […]

expand_less