Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

KPK Panggil Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
  • print Cetak

Medan, – Penyidikan kasus dugaan korupsi APBD Provinsi Sumatera Utara, mendekati titik terang. Wakapolri Komjel Pol Oegroseno, juga mendukung Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) memantau penyidikan kasus korupsi APBD Sumut di Polda Sumut.

Demikian dikatakan Ketua Gerakan Transparansi Anggaran Rakyat (Getar) Arief Tampubolon di Medan, Senin (26/8/2013).

“Kemarin saya ada komunikasi dengan Wakapolri melalui seluler, dia (Wakapolri) menyarankan agar kasus korupsi APBD Sumut, juga diinformasikan ke KPK agar dapat dipantau perkembangan kasusnya di Polda dan Kejati Sumut,” ujar Arief.

Kata Arief, perbincangannya dengan Wakapolri Komjen Pol Oegroseno, beberapa waktu lalu soal penyidikan kasus korupsi APBD Sumut, dan oknum-oknum yang terlibat ternyata sudah diketahui oleh mantan Kapolda Sumut tersebut.

“Perbincangan kami singkat, semuanya sudah saya sampaikan termasuk oknum yang terlibat dalam penyidikan kasus di Polda Sumut, dan Wakapolri sudah mengetahuinya,” terangnya.

Arief memebeberkan, dugaan korupsi APBD Sumut 2011-2012 sudah menjadi prioritas KPK, dan rencananya segera akan memanggil Gebernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, dan Pimpinan Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Sumut.

“Salah satu Deputi di KPK pada saya mengatakan selain Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, pejabat eksekutif dan legislatif juga segera dipanggil dan jumlahnya cukup banyak,” aku aktivis anti korupsi ini.

Masih kata Arief, kronologis keterlibatan antara pejabat eksekutif dengan legislatif selain korupsi APBD Sumut, juga ada gratifikasi yang terjadi di antara keduanya dan ini sudah diketahui oleh KPK.

“Testimoni dari pengakuan oknum-oknum yang terlibat korupsi APBD Sumut, sudah didapat oleh KPK. Pengakuan Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara, menjadi pintu masuk terungkapnya korupsi di Sumut,” kata Arief menirukan ucapan salah satu Deputi di KPK.

Lanjutnya, KPK sudah melayangkan surat pemanggilan untuk pemeriksaan Kepala Biro Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Baharuddin Siagian dan seorang stafnya. “KPK telah melayangkan surat pemanggilan untuk pemeriksaan kepada Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut Baharuddin Siagian dan seorang Kasubag Fuad Harahap, Senin (26/8/2013) untuk datang ke KPK,” ujar Arief Tampubolon. Kemungkinan pemanggilan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK akan berlanjut ke Pejabat Pemprov Sumut lainnya dan legislatif.

“Kita berharap KPK segera menangkap dan menahan Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut Baharuddin Siagain, agar kasus dugaan korupsi APBD Sumut terang benderang diketahui oleh publik,” tandas Arief. (BS-001)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    Buku: Tuanku Rao, Terror Mazhab Hambali di Tanah Batak (1)

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    DITARIK DARI PEREDARAN TAHUN 1964 Disunting: Dame Ambarita Judul bukunya cukup panjang: Pongkinangolngolan Sinambela gelar Tuanku Rao, Teror Agama Islam Mazhab Hambali Di Tanah Batak 1816-1833. Buku yang menghebohkan tahun 1964 ini sempat ditarik dari peredaran. Tentu saja, buku langka di pasaran, bahkan sempat dihargai Rp1,5 juta. Oleh penerbit berbeda, Juni 2007, buku yang mengungkap […]

  • Ratusan Ekor Ayam Mati Mendadak di Siabu Madina

    Ratusan Ekor Ayam Mati Mendadak di Siabu Madina

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejak sepekan terakhir, ratusan ekor ayam di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mati mendadak. Mendengar laporan kejadian ini, Dinas Pertanian dan Peternakan Pemerintah Kabupaten Madina, Sabtu (07/05/2011) langsung melakukan penyemprotan untuk menghindari penyakit ganas ini dan mengantisipasi bertambahnya ayam yang mati mendadak. Kejadian ini terungkap akibat keresahan masyarakat terhadap ayam […]

  • Siabu Proyeksikan 56 Ha Lahan Ubi Kayu, Untuk Pabrik Tapioka

    Siabu Proyeksikan 56 Ha Lahan Ubi Kayu, Untuk Pabrik Tapioka

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Kecamatan Siabu memberikan estimasi 56 hektar lahan untuk ubi kayu. Penyiapan lahan seluas 56 hektar itu dalam rangka mendukung pendirian pabrik tapioka di Mandailing Natal (Madina). Tiga investor Sumut dalam pertemuan dengan bupati Madina Dahlan Hasan Nasution di Panyabungan, Jum’at (1/11/2019) menyatakan bersedia menanamkan modal pendirian pabrik tapioka di Madina […]

  • Mengapa Dahlan Hasan Bersedia Mundur?

    Mengapa Dahlan Hasan Bersedia Mundur?

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Plt Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution Senin lalu menyatakan siap mundur dari jabatan jika dia selaku bupati gagal dalam menyelesaikan polemik antara rakyat dengan PT.Sorikmas Mining yang mengantongi kontrak karya pertambangan di Madina. Sepintas secara awam orang tentu mengira pernyataan bang Dahlan Hasan ini mengada-ada atau mungkin semacam “tong kosong nyaring bunyinya”. Sebab, dalam […]

  • Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution Minta Poldasu Tidak Petieskan Pidana SMGP

    Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution Minta Poldasu Tidak Petieskan Pidana SMGP

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) –  Anggota DPRD Sumut berharap Kapolda yang baru, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak tidak mempetieskan kasus tragedi Sibanggor di wilayah kerja PT SMGP, Mandailing Natal. “Hal ini kita maksudkan agar penegakan hukum di Sumut lebih memberi kepastian hukum di tengah masyarakat,” kata Anggota DPRD Sumut, H Fahrizal Efendi Nasution gelar Sutan Kumala […]

  • Provinsi Sumatera Tenggara dibentuk?

    Provinsi Sumatera Tenggara dibentuk?

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Bupati Padang Lawas Utara, Bahrum Harahap mengusulkan segera dibentuk panitia pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara di lima daerah, berikut panitia di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Ia juga berharap kelima daerah menyiapkan dana dalam jumlah yang cukup untuk menyokong gerakan pembentukan provinsi baru tersebut. “Kami sendiri di Padang Lawas Utara sudah menganggarkan Rp1,5 miliar,” ujarnya, […]

expand_less