Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Bupati Saipullah Nasution Minta Ketua Gordang Sambilan Meminta Maaf.Miswar Daulay Nilai Bupati Keliru

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

Panyabungan ( Mandailing Online ): Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution melalui kuasa hukumnya, Achmad Sandry membantah pernyataan Miswaruddin Daulay dalam konferensi pers, Senin lewat (24/11/2025) terkait hutang pada masa kampanye pilkada 2024 lalu.

Dikutip dari laman StartNews, Achmad Sandry Kuasa hukum Saipullah Nasution menuding tim gordang sambilan yang diketuai Miswaruddin Daulay telah melanggar asas praduga tidak bersalah ( presumtion of innocence ) sebab Miswaruddin Daulay dkk mengampaikan somasi secara terbuka kepada publik melalui konprensi pers.

” Sebagai respon, kuasa hukum Saipullah Nasution balik melayangkan somasi atau peringatan pada Miswaruddin dkk,” kata Ahmad Sandry dalam pernyataan tertulis yang di terima redaksi StartNews pada Rabu 26/11/2025.

Ahmad Sandry yang mendapat surat kuasa dari Saipullah Nasution pada 23 november 2025, menuntut Miswaruddin Daulay dkk untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka pada masyarakat Mandailing Natal melalui media yang membuat berita somasi sebelumnya.

“Perminta maafan ini harus dipenuhi paling lama dalam waktu 1×24 jam sejak peringatan ini kami sampaikan dan terima,” tegasnya.

Menurut dia, somasi atau surat peringatan adalah mekanisme hukum yang ditujukan kepada pihak yang diduga melakukan perbuatan melawan hukum, sebelum ditempuh upaya hukum pidana maupun perdata.

“Bahwa somasi atau peringatan tersebut bukan untuk disampaikan secara terbuka kepada publik melalui media, oleh karena belum tentu kebenarannya,” katanya.

Dia mengatakan kliennya, H. Saipullah Nasution, telah memberikan jawaban atau tanggapan secara tertulis terhadap somasi yang disampaikan oleh Miswaruddin Daulay dkk melalui kuasa hukum yang ditunjuk.

Documentasi tim Gordang Sambilan saat mendampingi Paslon Saipullah Nasution -Atika Azmi Utammi saat debat kandidat Pilkada Madina 2024 ( doc Tim Gordang Sambilan )

Sebelumnya, Tim Gordang Sambilan yang merupakan tim sayap pemenangan pasangan Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) pada Pilkada Madina 2024 melayangkan somasi kepada Saipullah Nasution yang saat ini menjabat bupati Madina.

Tanggapan Miswar Daulay

Adanya pemberitaan di media online yang menyebutkan Ketua Gordang Sambilan Centre (GSC) harus meminta maaf kepada H Saipullah Nasution yang saat ini menjabat sebagai Bupati Madina merupakan sikap yang sangat keliru dan salah alamat.

Hal itu ditegaskan Ketua Gordang Sambilan Centre, Miswaruddin Daulay, S. Pd dalam pers relisnya menanggapi pemberitaan yang meminta dirinya harus meminta maaf, Rabu (26/11/2025).

“Seharusnya Bupati Madina yang meminta maaf. Sebab, Gordang Sambilan Centre sudah berjuang banyak untuk memenangkannya dalam Pilkada Madina 2024 lalu,”ujarnya.

“Seharusnya Bupati Madina yang harus meminta maaf kepada Gordang Sambilan centre dan Relawan lainnya. Karena Gordang Sambilan Centre sudah berjuang habis-habisan dengan mengorbankan materil dan moril untuk memenangkan Bupati Madina saat itu,”sambungnya.

Lalu Miswar pun menyebutkan dengan sikap yang ditunjukkan Bupati Madina hari ini telah membuat pendukung merasa kecewa, karena Pendukung yang setia malahan dituduh dan difitnah.

Partai partai pengusung pun kami dengar sudah banyak yang dikecewakan, dibohongi dan dijanji-janjikan. Sedangkan pendukung saja dikecewakan apalagi masyarakat biasa. Hal ini bisa dijadikan bahan renungan bagi masyarakat Madina.

“Kabupaten kita sudah kehilangan sosok pemimpin yang menjadi suri tauladan yang baik dan mengayomi masyarakatnya,”ujarnya kesal.

Ketua Gordang Sambilan centre sangat menyayangkan rilis berita tersebut, karena dari rilis berita tersebut menunjukkan sikap arogansi dari seorang Bupati yang tidak mau dikritik.

“Jika tidak mau dikritik lebih baik mundur saja. Dalam hal ini kami juga menyayangkan somasi yang dilayangkan Bupati Madina. Didalam somasi itu yang menurut kami membungkam awak media untuk memberitakan kritikan terhadap Bupati,”tandasnya.

Bersama dengan itu tambahnya, dengan situasi Madina hari ini yang dilanda musibah banjir, tanah longsor dan hal ini hampir menyeluruh di Sumatera utara seperti Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga dan daerah lainnya .

Gordang Sambilan Centre masih berfokus untuk membantu Masyarakat yang terkena dampak dari musibah tersebut.

“Gordang Sambilan Centre mengajak seluruh Masyarakat Madina agar berdoa kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa agar dijauhkan dari Mara Bahaya, dan tentunya berdoa agar Hujan ini menjadi berkah bagi Masyarakat Madina,” tutup Ketua Gordang Sambilan Centre, Miswaruddin Daulay, ( napi )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang II. (Sesi I) Hari :  Sabtu, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 13 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 2 52133000640 eldi leonora 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 2 […]

  • Kepala BIN: Pilkada Ditunda Jika Daerah Hanya ada Satu Calon

    Kepala BIN: Pilkada Ditunda Jika Daerah Hanya ada Satu Calon

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengatakan pilkada serentak bisa ditunda jika ada daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon kepala daerah. “Belakangan ini ada beberapa kendala yang tidak disangka-sangka adalah ada Kabupaten atau kota yang tidak ada calonnya. Itu konsekuensinya harus ditunda pada periode berikutnya,” ujar Sutiyoso di Balai Kartini, Jakarta, Kamis […]

  • PT SMGP Bersama Petani Kembangkan Budidaya Ikan di Purba Lamo

    PT SMGP Bersama Petani Kembangkan Budidaya Ikan di Purba Lamo

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Purba Lamo adalah salah satu desa di kawasan Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal yang usaha pencaharian masyarakatnya mayoritas bertani, dan ada juga masyarakat yang beternak ikan tawar. Namun, kendala bagi yang beternak ikan tawar ini adalah kurangnya biaya. Terkait itu, PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) memberikan bantuan […]

  • Hari Ini, Pemkab Madina Dihantam 2 Gelombang Unjukrasa Mahasiswa

    Hari Ini, Pemkab Madina Dihantam 2 Gelombang Unjukrasa Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintahan di Mandailing Natal makin rapuh, tak mampu memberikan keyakinan kepada elemen-elemen masyarakat bahwa pemerintahan Madina bersih dari pejabat-pejabat koruptor. Hari ini, Rabu (30/3/2016), Pemkab Madina didatangi dua gelombang unjukrasa dari tiga organisasi mahasiswa yang belainan. Tetapi, tuntutannya sama, yakni meminta pembersihan Pemkab Madina dari pejabat-pejabat korup. Unjukrasa gelombang pertama adalah […]

  • Inilah harta yang wajib dizakati

    Inilah harta yang wajib dizakati

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diantara beragam harta benda yang kita miliki, sebagai umat Islam kita wajib mengeluarkan zakat terhadap 8 jenis harta yang kita miliki. Sehingga, harta kita ‘dicuci’ dari harta yang haram dan kemungkinan-kemungkinan harta dari hasil riba. Berikut delapan jenis harta yang wajib kita zakati; 1. Zakat Perdagangan Setiap harta hasil berniaga atau berdagang wajib dizakatkan meliputi […]

  • 38 Desa, 2 Kelurahan di Madina Tidak Terdaftar di Mendagri

    38 Desa, 2 Kelurahan di Madina Tidak Terdaftar di Mendagri

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 38 desa dan 2 kelurahan pada 14 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum terdaftar di Mendagri. Itu diketahui setelah keluarnya Keputusan KPU Nomor 630/Kpts/KPU/2013 dimana jumlah tertera hanya 364 desa/kelurahan di Madina yang seharusnya 404 desa/kelurahan. Ini bisa menganggu proses Pemilu 2014 mendatang, terutama bagi penyelengara pemilu. Keputusan KPU […]

expand_less