Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Kementan Bantu Korban Bencana Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) menerima bantuan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia dan Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam.

Penyerahan bantuan dilakukan di pendopo rumah dinas bupati yang pada diwakili Staf Ahli oleh Kementan dan diterima langsung oleh Bupati Madina H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi, Senin (8/12/2025) malam.

Saipullah menyampaikan apresiasi atas respon cepat pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, yang hadir di Madina dan menyerahkan bantuan bagi warga terdampak.

Bantuan ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan warga sambil menunggu proses pemulihan pascabencana,” kata Saipullah.

Bantuan yang diberikan di antaranya beras, minyak goreng, selimut, susu, mie instan, sabun, serta aneka kebutuhan pokok dan perlengkapan anak sekolah.

Dalam kesempatan itu, Saipullah juga berharap Kementan dapat membantu percepatan pemulihan lahan pertanian seluas 4.500 hektare yang terdampak banjir dan longsor, serta 3.500 hektare sawah puso. Menurutnya perlu pengerukan sungai akibat sedimentasi, perbaikan irigasi, serta bantuan benih padi.

Harapan kami, masyarakat bisa segera melakukan tanam ulang sehingga ketertinggalan akibat bencana dapat dikejar,” tambahnya.

Sementara itu Staf Ahli Kementan Ali Jamil menyebutkan, bahwa bantuan yang diserahkan bukan bersumber dari APBN, melainkan hasil penggalangan sukarela pegawai Kementan, keluarga besar kementerian, BUMN pangan, mitra swasta, dan berbagai unsur lainnya.

Ini adalah bentuk kepedulian tanpa paksaan sedikit pun. Insyaallah dalam 2-3 hari ke depan, bantuan juga akan disalurkan melalui koordinasi pemerintah provinsi untuk seluruh kabupaten terdampak,” katanya.

Terkait dengan pertanian, Ali menyampaikan bahwa Madina termasuk daerah yang cepat mengajukan usulan CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi) bantuan benih.

Dikatakan Ali, bahwa banyak lahan petani tertimbun material pasir, tanah, dan kayu akibat banjir, sehingga perlu dilakukan reklamasi dan normalisasi sungai kecil sepanjang 3 km untuk mempercepat proses tanam kembali.

“Bagi yang terdampak ringan, mungkin akan langsung kita kasih benih. Mudah-mudahan besok seluruh CPCL sudah masuk. Kami siap membantu percepatan tanam, terutama karena nasional menargetkan tanam besar pada Desember,” ujar Ali. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Tujuan Mendagri Haruskan Anak-anak Miliki KTP

    Ini Tujuan Mendagri Haruskan Anak-anak Miliki KTP

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mendagri Tjahjo Kumolo menjelaskan tujuan dari kebijakan mengharuskan seluruh anak yang belum berusia 17 tahun untuk mempunyai kartu identitas semacam KTP. Mantan Sekjen PDI Perjuangan itu menyebut dengan istilah Kartu Identitas Anak (KIA). “Pertama, Kemendagri ingin mempunyai data valid mengenai jumlah penduduk, kami kategorikan penduduk dewasa yang sudah harus punya e-KTP dan anak-anak. Sehingga […]

  • Diduga Sarang Korupsi, Dinas Kesehatan Madina Didemo Mahasiswa

    Diduga Sarang Korupsi, Dinas Kesehatan Madina Didemo Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aliansi Mahasiswa melakukan unjukrasa di Dinas Kesehatan Madina terkait dugaan terjadinya korupsi. Unjukrasa berlangsung Kamis (11/4/2019) di halaman Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina) oleh sekitar 20 orang tergabung dalam Mahasiswa Revolusioner (AMR) Tapanuli Bagian Selatan. Pengunjukrasa juga membacakan surat Pernyataan Sikap yang ditandatangani unsur-unsur AMR, yakni Ketua Umum DPP […]

  • Harga getah melorot di Madina

    Harga getah melorot di Madina

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Harga “apea” atau getah alam melorot dalam dua pekan terakhir di Mandailing Natal (Madina). Posisi harga di tiga pusat penjualan di Kecamatan Siabu yakni pasar Sihepeng, pasar Simangambat dan Hutabaringin menurun sejak 2 pekan lalu. Harga di tiga pusat penjualan itu masih berada di kisaran antara Rp 7.500 hingga Rp 8.000 […]

  • Wabup Madina Perintahkan Jaksa dan Polisi Tangkap Pelaku Pencaloan Pasar Baru Panyabungan

    Wabup Madina Perintahkan Jaksa dan Polisi Tangkap Pelaku Pencaloan Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utami Nasution perintahkan Kejaksaan Negeri dan Polisi menangkap pelaku pencaloan pasar baru panyabungan. “Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal tidak melakukan pencaloan terhadap calon pedagang di Pasar Baru Panyabungan, siapa saja yang ketahuan pak jaksa dan polisi silahkan tangkap, ” Kata Atika didepan pedagang saat pengundian kios […]

  • Pemulangan Mahasiswa dari Mesir, Pemkab Diminta jadi Fasilitator

    Pemulangan Mahasiswa dari Mesir, Pemkab Diminta jadi Fasilitator

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Dua orang alumni Mesir yang juga kader PKS, H Sabirin Rangkuti Lc dan H Maratua Nasution Lc MA, meminta pemkab untuk menjadi fasilitator kepulangan puluhan mahasiswa Madina yang kuliah di Mesir. Permintaan ini menyusul situasi politik di negara yang dipimpin Hosni Mubarak. Keduanya yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Madina dari Fraksi PKS ini […]

  • Petasan Ganggu Ibadah Tarawih

    Petasan Ganggu Ibadah Tarawih

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Letupan-letupan petasan dan kembang api sangat mengganggu pelaksanaan ibada tarawih dan tadarus di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Pemerintah daerah Madina diminta melalukan koordinasi lebih gesit dengan para camat dan kepala desa dalam upaya menertibkan warga yang membuyikan petasan dan mercun di sekitar mesjid pada malam hari. “Harus begini baru bisa dihentikan […]

expand_less