Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pemkab Madina dan BGN Konsolidasi

  • account_circle Rilis
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menggelar rapat konsolidasi dan evaluasi bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Rapat itu sebagai upaya sinkronisasi penanganan manakala kejadian menonjol dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Madina, Senin (2/3/2026), dipimpin oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution didampingi Pj. Sekda Sahnan Pasaribu. Evaluasi ini juga turut melibatkan satuan pengawas MBG.

Sahnan menjelaskan, dalam beberapa waktu belakangan banyak aduan masyarakat dan bahkan sudah ada satu dapur yang ditutup BGN karena menyalahi prosedur. Dia menerangkan, pemerintah daerah dalam pelaksanaan MBG bisa disebut tidak dilibatkan, tapi saat ada masalah justru menjadi pihak yang disalahkan.

Senada dengan itu, Wabup Atika mengatakan meskipun MBG ini ranah BGN bukan berarti Pemkab Madina tidak terlibat ketika muncul kasus menonjol. Maka dari itu, dia meminta BGN menyampaikan hal-hal yang perlu diketahui pemerintah, termasuk protokol pengoperasian SPPG.

“Kami tidak ingin ambil bagian yang bukan tugas kami yang diatur secara undang-undang. Tapi, bukan berarti kami tidak punya tanggung jawab terhadap keselamatan penerima manfaat,” kata dia.

Wabup Atika menjelaskan rapat konsolidasi dan evaluasi ini bertujuan mencari solusi dari laporan-laporan masyarakat dan antisipasi terjadinya kasus seperti di daerah-daerah lain.

Lebih lanjut, wakil bupati menyesalkan banyaknya pengusaha dari luar Madina yang menjadi pemilik dapur di kabupaten ini. Hal tersebut, kata Atika, menyebabkan peluang pengusaha lokal tertutup.

“Ketika orang Mandailing Natal sudah mulai mengerti, sudah mulai menerima program nasional ini malah dihadapkan dengan penutupan portal,” sebut dia.

Kondisi itu secara tidak langsung memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Sebab, bahan baku yang dibutuhkan justru dipasok dari luar Madina. “Karena kalau orang Mandailing Natal yang menjadi investor dalam pembangunan SPPG, kami yakin ekonomi itu akan bertumbuh, lebih bertumbuh di sini,” tegas Wabup Atika.

Di sisi lain, Atika meminta korwil BGN untuk menyampaikan data secara riil dan terperinci, baik itu jumlah kuota SPPG maupun juumlah yang telah atau belum beroperasi.

Sementara itu, Koorwil BGN Madina Doni menjelaskan saat ini ada 25 SPPG yang telah beroperasi. Dia juga mengungkapkan, beberapa SPPG belum memiliki sertifikat SLHS. (dab/rel)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penambang Emas di Sungai Batang Natal Resahkan Warga

    Penambang Emas di Sungai Batang Natal Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Aktivitas tambang biji emas di Sungai Batang Natal titik Desa Lancat, Dusun Batu Gajah, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina) sangat meresahkan bagi masyarakat. Sebab air sungai menjadi keruh. “Air sangat keruh, padahal sungai tersebut masih dibutuhkan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari, untuk mandi, mencuci dan lainnya. Sementara pembuangan dari mesin […]

  •  Pengerjaan SPAM dan Sanitasi di Desa Muarapotan Masih Sesuai Target

     Pengerjaan SPAM dan Sanitasi di Desa Muarapotan Masih Sesuai Target

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Kota Nopan ( Mandailing Online) : Kapala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Mandailing Natal( Madina) Iwan Dermawan mengatakan kegiatan Sanitasi di Desa Muarapotan mendapatkan 50 pemasangan Sanitasi. Untuk pengerjaannya sudah masuki progres 25 persen tahap pertama, diperkirakan rampung di bulan 12 sesuai dengan kontrak. Untuk pengerjaan SPAM sendiri progres sudah mencapai 37 persen. Hal ini […]

  • Quick Count Sementara versi Desk Pemilukada Madina

    Quick Count Sementara versi Desk Pemilukada Madina

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hidayat-Dahlan Unggul Pencoblosan ulang di Madina usai dihelat kemarin. Pasangan nomor urut 6, HM Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution menggungguli pasangan lainnya dengan meraih angka sekitar 48.532 suara atau sekitar 70,5 persen dari jumlah suara sah. Hasil ini sesuai penghitungan sementara atau quick count desk pemilukada Madina hingga pukul 17.30 WIB, yang dicatut METRO dari Kantor […]

  • Gelar Muscab, PPP Madina Siap Menyongsong Pemilu 2024

    Gelar Muscab, PPP Madina Siap Menyongsong Pemilu 2024

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Program partai yang jelas akan menentukan perolehan suara pada Pemilu sehingga perlu dilaksanakan musyawarah di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota. Dewan Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan ( DPC PPP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam menghadapi perhelatan Pemilu serentak tahun 2024 kembali mempersiapkan pelaksanaan program partai dan membentuk kepengurusan untuk masa bakti […]

  • Tim Basarnas Masih Kesulitan Mengevakuasi Korban

    Tim Basarnas Masih Kesulitan Mengevakuasi Korban

    • calendar_month Jumat, 8 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga hari kedua kegiatan evakuasi jenazah korban reruntuhan tambang emas di Huta Bargot, Jum’at (8/2), tim Basarnas (Badan SAR Nasional) masih mengalami kendala. Pada hari pertama kehadiran tim Basarnas, Kamis (7/2) petugas Basranas dibantu 4 orang relawan tambang telah memasuki lobang TKP untuk mengetahui kondisi dan peta lobang sebagai langkah awal […]

  • Donatur Demokrat bukan hanya dari AS

    Donatur Demokrat bukan hanya dari AS

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengacara Anas Urbaningrum, Firman Wijaya membeberkan, dana Pemilu yang mengalir ke Partai Demokrat bukan saja dari Amerika Serikat. “Yang jelas dalam pengamatan saya, Mas Anas tahu bahwa ini bukan sumber dana yang sebenarnya,” ujar Firman di KPK, Jakarta Selatan, tadi malam. Soal siapa saja yang menjadi donatur Demokrat, Firman meminta KPK untuk kembali […]

expand_less