Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Bisik-bisik Pengganti Sekda Medan Terkuak, Ada Indikasi Konsolidasi Politik 2029

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • print Cetak

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum*

Kota Medan mulai terasa bergerak. Belum gaduh di permukaan, namun suhu politik dan birokrasi perlahan naik menjelang penghujung masa jabatan Sekretaris Daerah Kota Medan, Wirya Alrahman, yang dikabarkan memasuki masa pensiun pada Juli 2026.

Di tengah suasana itu, muncul bisik-bisik yang makin sulit dibendung:
siapa pengganti sekda berikutnya?

Pertanyaan itu terdengar administratif. Tetapi di Medan, jabatan Sekda bukan sekadar urusan administrasi pemerintahan. Kursi itu adalah simpul kekuasaan birokrasi. Ia mengatur denyut organisasi, ritme anggaran, pergerakan ASN hingga arah komunikasi internal pemerintahan kota.

Karena itulah, kabar bahwa Wirya disebut-sebut mulai “menyiapkan pengganti” langsung memancing tafsir politik yang lebih luas.

Apalagi isu tersebut dibarengi narasi bahwa Wirya tidak ingin benar-benar meninggalkan panggung kekuasaan setelah pensiun. Ia bahkan mulai dikaitkan dengan kontestasi Pilkada Medan 2029.

Jika benar demikian, maka publik sedang menyaksikan satu fase penting:
transisi birokrasi yang mulai bersentuhan langsung dengan peta politik masa depan.

 

Sekda dan Mesin Pengaruh

Dalam praktik pemerintahan daerah, posisi sekda sering kali jauh lebih strategis daripada yang terlihat di permukaan.

Wali kota boleh menjadi wajah pemerintahan. Namun sekda adalah pengendali mesin.

Ia mengetahui:

  • peta kekuatan OPD,
  • dinamika pejabat,
  • alur proyek,
  • ritme anggaran,
  • hingga karakter birokrasi sampai level bawah.

Karena itu, pergantian sekda hampir selalu menjadi momen sensitif.

Siapa yang duduk di posisi itu akan menentukan:

  • apakah orbit lama tetap bertahan,
  • atau lahir poros birokrasi baru.

Di titik inilah isu “pengganti sekda” berubah dari sekadar urusan jabatan menjadi pertarungan pengaruh jangka panjang.

 

Medan dan Aroma Konsolidasi

Narasi yang beredar juga menyebut dukungan dari Agus Andrianto, mantan petinggi Polri yang kini berada di lingkar kabinet nasional.

Penyebutan nama besar seperti itu bukan detail kecil.

Dalam politik lokal Sumatera Utara, dukungan elite nasional sering menjadi sinyal:
bahwa seorang aktor tidak sedang bermain sendirian.

Pesan psikologisnya kuat:

  • kepada birokrasi,
  • kepada elite politik,
  • dan kepada lawan-lawan potensial.

Bahwa ada jaringan yang sedang dipelihara.
Ada pengaruh yang ingin dijaga tetap hidup setelah masa jabatan berakhir.

 

ASN Mulai Membaca Arah Angin

Yang paling cepat menangkap perubahan suasana biasanya bukan publik, melainkan birokrasi itu sendiri.

Ketika isu pergantian sekda mulai beredar, maka yang bergerak pertama kali adalah:

  • loyalitas,
  • komunikasi,
  • kedekatan, dan
  • kalkulasi internal para pejabat.

Sebagian mulai membaca: Siapa yang akan naik?

Sebagian lain mulai berhitung: Siapa yang harus didekati?

Dan sebagian lagi mulai waspada: Apakah akan terjadi pergeseran kekuatan besar di tubuh Pemko Medan.

Dalam situasi seperti ini, satu rumor kecil bisa menghasilkan efek besar. Karena, birokrasi selalu sensitif terhadap arah kekuasaan.

 

Medan Sedang Memanas

Barangkali inilah fase awal yang sedang terjadi di Medan hari ini:
belum meledak, tetapi mulai memanas.

Belum terbuka, tetapi bisik-bisiknya makin rapat. Dan ketika isu pengganti sekda mulai dikaitkan dengan Pilkada 2029, maka publik layak bertanya: Apakah ini murni transisi birokrasi,
atau justru awal konsolidasi politik jangka panjang?

Sebab di Medan, sejarah sering menunjukkan:
pertempuran besar biasanya tidak dimulai di panggung kampanye.

Pelan-pelan panas merambat.
Dari lorong birokrasi.
Dari meja kekuasaan.
Dan dari bisik-bisik yang awalnya dianggap angin lalu. ***

*)Wadah pemikiran, gerakan kritis dan motivasi untuk sinergi yang energik.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaum Ibu di Panyabungan Sebut Saipullah-Atika Pemimpin Masa Depan Madina

    Kaum Ibu di Panyabungan Sebut Saipullah-Atika Pemimpin Masa Depan Madina

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dukungan terhadap calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) makin menguat. Kali ini dukungan disampaikan oleh kaum umak-umak (ibu-ibu) di Panyabungan. Mereka sahata (sepakat) menentukan pilihan kepala Saipullah-Atika untuk menjadi bupati dan wakil bupati Madina priode berikutnya. Ada beragam […]

  • Perampok Bersenpi di Medan Muncul Lagi

    Perampok Bersenpi di Medan Muncul Lagi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Kawanan perampok bersenjata api menyatroni sebuah rumah mewah di Komplek Perumahan Permata Hijau yang terletak di belakang Hotel Emerald Garden, Jl. Yos Sudarso, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu 5 Desember 2010. Akibat peristiwa ini, pemilik rumah mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kawanan perampok yang berjumlah empat orang memasuki rumah milik Edi Salim […]

  • Tahun Ini jumlah Caloh Haji Madina 459 Orang

    Tahun Ini jumlah Caloh Haji Madina 459 Orang

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2016 ini jumlah calon haji dari Kabupaten Mandailing Natal sebanyak 459 orang. Data itu diketahui saat Pemkab Mandailing Natal (Madina) menggelar zikir dan doa di penutupan manasik akbar keberangkatan haji tahun 2016 yang diselenggarakan di mesjid agung  Nur Ala Nur, Panyabungan, Senin (1/8). Staf Ahli Bidang Pemerintahan Umum Pemkab Madina, […]

  • 1 Positif, 27 OTG di Madina

    1 Positif, 27 OTG di Madina

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 27 orang ditetapkan dalam status OTG di Kabupaten Mandailing Natal, Sumut. Perkembangan itu menyusul seorang pria berinisial ARL (usia 55 tahun) asal Desa Padang Bulan Muara Soro, Kotanopan, Mandailing Natal terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19. Pria itu kini dalam perawatan di RS Martha Friska Medan. ARL ditetapkan positif berdasar hasil swab […]

  • Kebijakan Sekarat: Utang Untuk Selamatkan Rakyat

    Kebijakan Sekarat: Utang Untuk Selamatkan Rakyat

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari, S.Kom Ketua Majelis Islam Kaffah Mandailing Natal Di tengah keterpurukan ekonomi dan menurunnya daya beli masyarakat, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengeluarkan pernyataan kontroversional. Ia mengatakan di dalam acara bedah buku Mengarungi Badai Pandemi, bahwa utang merupakan salah satu instrumen untuk menyelamatkan masyarakat dan perekonomian di masa pandemi covid-19. Pasalnya, APBN mengalami […]

  • Golkar Madina Tetapkan 5 Calon Bupati

    Golkar Madina Tetapkan 5 Calon Bupati

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rapat Pleno diperluas DPD Partai Golkar Madina, Sabtu (14/12/2019) menetapkan 5 calon bupati Madina yang akan diajukan ke DPD Golkar Sumut. Kelima calon itu adalah H. Aswin Parinduri, M. Sofwat Nasution, Dahlan Hasan Nasution, Indra Porkas Lubis dan Ahmad Huzein Nasution. Rapat pleno diperluas itu berlangsung di D’San Hotel, […]

expand_less