Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Bisik-bisik Pengganti Sekda Medan Terkuak, Ada Indikasi Konsolidasi Politik 2029

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • print Cetak

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum*

Kota Medan mulai terasa bergerak. Belum gaduh di permukaan, namun suhu politik dan birokrasi perlahan naik menjelang penghujung masa jabatan Sekretaris Daerah Kota Medan, Wirya Alrahman, yang dikabarkan memasuki masa pensiun pada Juli 2026.

Di tengah suasana itu, muncul bisik-bisik yang makin sulit dibendung:
siapa pengganti sekda berikutnya?

Pertanyaan itu terdengar administratif. Tetapi di Medan, jabatan Sekda bukan sekadar urusan administrasi pemerintahan. Kursi itu adalah simpul kekuasaan birokrasi. Ia mengatur denyut organisasi, ritme anggaran, pergerakan ASN hingga arah komunikasi internal pemerintahan kota.

Karena itulah, kabar bahwa Wirya disebut-sebut mulai “menyiapkan pengganti” langsung memancing tafsir politik yang lebih luas.

Apalagi isu tersebut dibarengi narasi bahwa Wirya tidak ingin benar-benar meninggalkan panggung kekuasaan setelah pensiun. Ia bahkan mulai dikaitkan dengan kontestasi Pilkada Medan 2029.

Jika benar demikian, maka publik sedang menyaksikan satu fase penting:
transisi birokrasi yang mulai bersentuhan langsung dengan peta politik masa depan.

 

Sekda dan Mesin Pengaruh

Dalam praktik pemerintahan daerah, posisi sekda sering kali jauh lebih strategis daripada yang terlihat di permukaan.

Wali kota boleh menjadi wajah pemerintahan. Namun sekda adalah pengendali mesin.

Ia mengetahui:

  • peta kekuatan OPD,
  • dinamika pejabat,
  • alur proyek,
  • ritme anggaran,
  • hingga karakter birokrasi sampai level bawah.

Karena itu, pergantian sekda hampir selalu menjadi momen sensitif.

Siapa yang duduk di posisi itu akan menentukan:

  • apakah orbit lama tetap bertahan,
  • atau lahir poros birokrasi baru.

Di titik inilah isu “pengganti sekda” berubah dari sekadar urusan jabatan menjadi pertarungan pengaruh jangka panjang.

 

Medan dan Aroma Konsolidasi

Narasi yang beredar juga menyebut dukungan dari Agus Andrianto, mantan petinggi Polri yang kini berada di lingkar kabinet nasional.

Penyebutan nama besar seperti itu bukan detail kecil.

Dalam politik lokal Sumatera Utara, dukungan elite nasional sering menjadi sinyal:
bahwa seorang aktor tidak sedang bermain sendirian.

Pesan psikologisnya kuat:

  • kepada birokrasi,
  • kepada elite politik,
  • dan kepada lawan-lawan potensial.

Bahwa ada jaringan yang sedang dipelihara.
Ada pengaruh yang ingin dijaga tetap hidup setelah masa jabatan berakhir.

 

ASN Mulai Membaca Arah Angin

Yang paling cepat menangkap perubahan suasana biasanya bukan publik, melainkan birokrasi itu sendiri.

Ketika isu pergantian sekda mulai beredar, maka yang bergerak pertama kali adalah:

  • loyalitas,
  • komunikasi,
  • kedekatan, dan
  • kalkulasi internal para pejabat.

Sebagian mulai membaca: Siapa yang akan naik?

Sebagian lain mulai berhitung: Siapa yang harus didekati?

Dan sebagian lagi mulai waspada: Apakah akan terjadi pergeseran kekuatan besar di tubuh Pemko Medan.

Dalam situasi seperti ini, satu rumor kecil bisa menghasilkan efek besar. Karena, birokrasi selalu sensitif terhadap arah kekuasaan.

 

Medan Sedang Memanas

Barangkali inilah fase awal yang sedang terjadi di Medan hari ini:
belum meledak, tetapi mulai memanas.

Belum terbuka, tetapi bisik-bisiknya makin rapat. Dan ketika isu pengganti sekda mulai dikaitkan dengan Pilkada 2029, maka publik layak bertanya: Apakah ini murni transisi birokrasi,
atau justru awal konsolidasi politik jangka panjang?

Sebab di Medan, sejarah sering menunjukkan:
pertempuran besar biasanya tidak dimulai di panggung kampanye.

Pelan-pelan panas merambat.
Dari lorong birokrasi.
Dari meja kekuasaan.
Dan dari bisik-bisik yang awalnya dianggap angin lalu. ***

*)Wadah pemikiran, gerakan kritis dan motivasi untuk sinergi yang energik.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubsu Salahkan Bupati Madina

    Gubsu Salahkan Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Apapun alasannya, termasuk upaya mendisiplinkan, tindakan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution yang menonjobkan Ahmad Rizal Efendi dari jabatan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dinulilai perbuatan keliru. Sebab, dilakukan saat tahapan pilkada sedang berjalan. Demikian Medanbisnisdaily.com mengutip pernyataan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Kamis. “Apapun alasannya (Dahlan), yang […]

  • Polisi Belum Temukan Penculik Anak di Jakarta

    Polisi Belum Temukan Penculik Anak di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Anggota Polres Jakarta Timur belum berhasil menemukan Firsansah Erza Gibari. Balita berusia 1 tahun 6 bulan ini diduga diculik dari rumahnya di Kelurahan Baru, RT 4 / RW 1, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. “Kami masih terus melakukan pencarian dan menyebarkan foto serta ciri-ciri korban di terminal, stasiun, dan kantor polisi,” kata Kepala […]

  • Mayoritas kader Golkar 'main' di Pileg 2014

    Mayoritas kader Golkar 'main' di Pileg 2014

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Partai Golkar belum dapat memastikan jadwal penyerahan Daftar Caleg Sementara (DCS) ke KPU. Sekira 90 persen politikus Partai Golkar yang kini duduk di parlemen siap kembali bertarung pada Pileg 2014. “Sekitar 90 persen tetap dengan Dapil (daerah pemilihan) yang lama. Kurang dari lima yang tidak maju, saya lupa nama-namanya. Edwin Kawilarang dari […]

  • Bibel Antarkan Lopez Casanova kepada Kebenaran Islam

    Bibel Antarkan Lopez Casanova kepada Kebenaran Islam

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lopez Casanova terlahir dan dibesarkan dalam sebuah keluarga Protestan yang sangat taat. Dalam keluarganya ada beberapa pastor, penginjil, pendeta, dan guru. Kedua orangtuanya menginginkan agar Lopez menjadi pemimpin Kristen. Karenanya, sejak kecil ia dimasukan pada sekolah Bibel. Namun, Allah SWT memberinya hidayah. Dalam perjalanan hidupnya Lopez akhirnya menemukan Islam. Ia pun memeluk agama Allah yang […]

  • Kementerian ESDM Diminta Tinjau Ulang izin PT SMGP

    Kementerian ESDM Diminta Tinjau Ulang izin PT SMGP

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh pemuda mendesak Kementerian ESDM meninjau ulang izin PT SMGP dalam eksploitasi panas bumi untuk pembangkit listrik. Desakan itu menyusul hasil investigasi Kementerian ESDM terhadap peneyabab keracunan warga Sibanggor di kawasan yang bersinggungan dengan sumur panas bumi yang dikelola PT SMGP. “Kita beri apresiasi kepada DPR RI dalam hal ini Komisi […]

  • Siswi SMK AKP Tewas Digilas Dump Truk

    Siswi SMK AKP Tewas Digilas Dump Truk

    • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUKPAKAM, (MO) – Wiwik Sundari(15) warga Dusun II Desa Sidourip Kecamatan Beringin, siswi kelas I SMK Yayasan Awal Karya Pembangunan (AKP) di Pasar Sore Kecamatan Beringin, tewas terlindas dump truk pengangkut tanah di Jalan Lintas Sidourip tepatnya di Dusun Sunda Desa Pasar V Kebun Kelapa Kecamatan Beringin, Selasa (27/11), sekitar pukul 11.00 Wib. Sebelumnya korban, […]

expand_less