Senin, 2 Mar 2026
light_mode

SBY Mengeluh Lagi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
  • print Cetak


Merasa Jadi Sasaran Fitnah

JAKARTA-
Dugaan kasus yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) Muhammad Nazaruddin kian melebar. Setelah dugaan keterlibatannya dalam kasus suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011 dan pemberian uang kepada Sekjen Mahkamah Konstitusi (MK) Janedjri M. Gaffar, muncul pesan singkat (SMS) gelap yang mengatasnamakan Nazaruddin.

SMS gelap bernomor Singapura yang mengaku sebagai Nazaruddin itu mulai menyebar Sabtu (28/5) lalu. Inti SMS-nya, pengirim mengancam akan membongkar sejumlah kasus petinggi PD. Termasuk disebut dalam SMS itu adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga ketua Dewan Pembina PD. Pengirim mengancam akan membongkar skandal SBY dalam korupsi Bank Century.

SMS gelap itu tak pelak membuat SBY gerah. Sebelum bertolak menuju Pontianak, Kalimantan Barat, untuk melakukan kunjungan kerja, dia menyempatkan menggelar konferensi pers. SBY mengaku sebagai korban fitnah dari pemberitaan yang tidak jelas sumbernya. Ini bukan kali pertama SBY berbicara tentang sesuatu hal yang tidak menguntungkan dirinya.

“Sebenarnya kalau bicara fitnah, banyak orang di negeri ini menjadi korban dari fitnah-fitnah yang beredar. Saya salah satunya,” tutur SBY di ruang VIP Lanud Halim Perdanakusuma, kemarin (30/5). Dia menyebut, selama lebih dari enam tahun sebagai presiden, sudah ratusan fitnah yang datang kepadanya.

Selama ini, lanjut SBY, dia memilih diam dan tidak menanggapinya. Namun jika dinilai sudah keterlaluan, dia mengatakan perlu memberikan penjelasan kepada publik.

Dia memprihatinkan maraknya fitnah yang justru dilakukan dengan menggunakan teknologi informasi. Misalnya, SMS, twitter, BlackBerry messenger (BBM), dan media online. Seharusnya, kata SBY, sarana itu bisa meningkatkan kehidupan dan mencerdaskan bangsa. “Itu justru yang harusnya kita lakukan, bukan teknologi informasi, media online oleh mereka yang tidak ksatria untuk menyebarkan fitnah pembunuhan karakter dan caci maki kepada siapa pun di negeri ini,” urai SBY.

Menurut SBY, fitnah yang dilemparkan untuknya dinilai sungguh keterlaluan. “Fitnahnya luar biasa, termasuk menghina melecehkan pribadi saya,” ucapnya. “Mereka tidak bertanggung jawab ksatria, pengecut, dan tidak berani menampakkan dirinya dan tidak mau mempertanggungjawabkan apa yang dia katakan.

SBY pun menantang para penyebar fitnah itu untuk muncul. “Fitnah itu 1000 persen tidak mengandung kebenaran,” tegasnya. Dia meminta cara-cara seperti memfitnah tidak diteruskan.

Dia mencontohkan tudingan terkait mega skandal Bank Century. Juga seseorang yang mengatakan PD memiliki tabungan Rp 47 triliun. “Bagi orang, itu Partai Demokrat yang harus menjelaskan. Kebalik logikanya. Siapa yang menuduh, dia yang harus menjelaskan,” katanya.

Dia lantas membandingkan dengan era kebebasan berbicara dan kebebasan belum terjamin. Saat itu, penguasa negara bisa seenaknya menindak demi alasan stabilitas. Sementara saat ini, kebebasan berbicara yang dihormati. Begitu juga dengan berekspresi di media. “Meskipun kalau itu bisa mencemarkan nama baik, siap-siap bisa mempertanggungjawabkan,” kata SBY.

SBY mengakui, dalam banyak keadaan, selalu ada pembonceng atau penumpang gelap yang memanfaatkan situasi dan justru menimbulkan komplikasi masalah. Namun SBY mengajak semua pihak untuk bersama membangun kehidupan yang baik, bermoral, beradab, dan bertanggung jawab.

Selain ancaman terhadap SBY, SMS yang mengatasnamakan Nazaruddin itu mengancam membongkar manipulasi data IT Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang melibatkan Anas Urbaningrum (ketum PD) dan Andi Nurpati (mantan anggota KPU dan ketua Divisi Komunikasi Politik PD). Menpora Andi Mallarangeng juga tak luput. Dia diancam akan dibeber keterlibatannya dalam kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011. Nama Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparinga juga ikut disebut-disebut dalam SMS itu.

“Curhatan” atas fitnah yang dialaminya itu justru tidak melahirkan simpati untuk SBY. Misalnya Wakil Ketua DPR Pramono Anung yang menyesalkan pernyataan SBY itu. Seharusnya, presiden tidak perlu mengungkapkan masalah-masalah yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat. “Seharusnya dengarkan saja kritik itu, abaikan saja. Kalau terlalu keras, tunjuk saja orang lain untuk lakukan protes,” ujarnya di Gedung DPR, kemarin.

Menurut dia, persoalan-persoalan sensitif seharusnya tidak langsung disampaikan sendiri oleh seorang presiden. “Tapi, kalau presiden tetap ngomong seperti itu, ya berarti memang ada kegusaran yang sangat luar biasa,” ujar mantan sekjen DPP PDIP tersebut.

Di tempat terpisah, fungsionaris Demokrat tampil memberikan pembelaan. Sekretaris Departemen HAM DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik menyatakan, bahwa reaksi presiden tersebut sangat biasa. “Coba kalau kita yang difitnah, apakah salah kalau kemudian berusaha meluruskan” bela Rachland.

Disinggung soal sikap SBY yang lebih reaktif bila menyangkut pribadinya dan cenderung lambat jika menyangkut pemerintahan dan negara, mantan direktur Imparsial itu membantahnya. “Kenapa terkesan lebih cepat atau apa, ya karena mengambil keputusan terkait pribadi itu tentu lebih mudah,” ujarnya.

Ketimbang, lanjut Rachland, ketika seorang presiden harus mengambil keputusan terkait kepentingan negara dan bangsa. Tentu, lebih banyak yang harus dipertimbangkan. “Lantas, apanya yang aneh” imbuhnya.
Sementara itu, Nazaruddin yang saat ini berada di Singapura harus siap-siap segera kembali ke Indonesia. Partai Demokrat sudah hampir pasti akan mengirim tim khusus untuk menjemput anggota komisi VII DPR itu. Menurut Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla tim tersebut rencananya akan beranggotakan dua orang. “Tapi, kami belum bisa sebutkan siapa saja,” ujar Ulil.

Yan pasti, lanjut dia, tim tersebut diberi tugas khusus untuk menghadirkan Nazaruddin kembali ke Indonesia. “Ini hanya bagian dari komitmen kami mendukung proses hukum, kan (Demokrat) malu juga kalau sudah dipanggil ternyata nggak datang karena masih di Singapura,” imbuhnya.

Di bagian lain, Menpora Andi Mallarangeng hari ini bakal menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar pukul 10.00. politisi PD itu akan dimintai keterangan sebagai saksi atas tersangka kasus suap Sesmenpra Wafid Muharram. “Tentu ada informasi yang perlu kita konfirmasikan ke Pak Andi, baik berdasarkan keterangan tersangka dan saksi yang lain,” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK, kemarin. Sementara terkait Nazaruddin, hingga saat ini penyidik KPK belum menjadwalkan pemeriksaan. (fal/dyn/ken/agm/jpnn)

SBY dan Curhatnya

30 Mei 2011
Curhat karena menjadi sasaran fitnah akibat beredarnya SMS gelap yang mengatasnamakan mantan Bendum Partai Demokrat M. Nazaruddin.
2 Februari 2010
Curhat tentang aksi demo yang membawa seekor kerbau. Perut kerbau bertuliskan si Buya.
25 Januari 2010
Mengeluhkan politisasi dalam penanganan kasus bailout Bank Century.
19 Januari 2010
Menyampaikan adanya politik adu domba terkait isu dengan penggantian Menkeu Sri Mulyani.
10 Agustus 2009
Curhat menjadi sasaran teror bom. (Sebelumnya, 17 Juli 2009, SBY membuka informasi intelijen tentang adanya latihan menembak dengan sasaran foto dirinya).Sumber: reportase JPNN, 2009-2011
Sumber : Sumutpos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Info Mudik Mandailing Online : Jalur-jalur Rawan di Tabagsel

    Info Mudik Mandailing Online : Jalur-jalur Rawan di Tabagsel

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JALUR PANYABUNGAN-KOTANOPAN Di jalur Jalan Lintas Sumatera sepanjang Panyabungan-Kotanopan terdapat dua titik yang harus diingat supir. Pertama, di titik Desa Muara Mais, dimana tebing bukit jalan merupakan rawan longsor. Saat ini terdapat longsoran kecil, tetapi tak mengganggu badan jalan. Kedua, saat ini pekerja sedang bekerja memperbaiki jembatan Pasar Laru di titik Desa Laru, Kecamatan Tambangan. […]

  • 1 Syawal 1431H Diprediksi Bersamaan, 10 September

    1 Syawal 1431H Diprediksi Bersamaan, 10 September

    • calendar_month Sabtu, 4 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Surabaya–Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memprediksi Lebaran 2010 akan jatuh pada waktu bersamaan karena konjungsi (ijtimak) terjadi pada Rabu (8/9) pukul 17.20-17.30 WIB. “Hilal akan sulit dirukyat akibat konjungsi (pertemuan matahari dan rembulan) terjadi pada pukul 17.20 WIB. Kalau malam, rukyat akan sulit,” kata Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Hasjim Abbas kepada […]

  • Ada Dana APBN Untuk Wisata Desa, PMD Madina Akui Dana Belum Cair

    Ada Dana APBN Untuk Wisata Desa, PMD Madina Akui Dana Belum Cair

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ternyata Ada anggaran untuk Bantuan Pengembangan Obyek Wisata di Kabupaten Mandailing Natal senilai Rp. 250.000.000. Dasar bantuan tersebut yakni usaha mendorong perubahan kepariwisataan dengan tujuan memperoleh keuntungan dan manfaat yang lebih baik. Diketahui dari data yang diperoleh Mandailing Online sumber dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kementrian Desa Pembangunan Daerah […]

  • TNBG Madina : Kalau Ada Oknum Atasnamakan TNBG Madina Untuk Tambang Emas Ilegal, Segera Laporkan. Tambang Ilegal di Aek Bontar Segera Ditindak

    TNBG Madina : Kalau Ada Oknum Atasnamakan TNBG Madina Untuk Tambang Emas Ilegal, Segera Laporkan. Tambang Ilegal di Aek Bontar Segera Ditindak

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Masih beroperasinya aktifitas tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat jenis excavator di aek bontar Kecamatan Kotanopan yang merupakan kawaaan  Taman Nasional Batang Gadis ( TNBG ) Madina membuktikan Balai TNBG di Madina tak berdaya. Menanggapi hal ini, Kepala Tata Usaha (KTU) Balai TNBG Madina Herbert Aritonang menyampaikan, tidak pernah […]

  • Misionaris Ini Kini Jadi Ulama yang Disegani

    Misionaris Ini Kini Jadi Ulama yang Disegani

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    FREETOWN,- Masa lalunya, Musa Bangura adalah seorang misionaris. Ternyata, Tuhan punya cerita lain. Kini, ia seorang ulama yang disegani. Tercatat, ratusan warga Sierra Leon ia bimbing memeluk Islam. “Untuk beberapa tahun belakangan, saya ajak Muslim di negara saya untuk berpindah agama lain, lalu saya bermimpin diajak memeluk Islam,” kenang dia seperti dilansir, Anadolu Agency, Senin […]

  • Perceraian, Rapuhnya Ikatan Rumah Tangga di Negara Sekuler

    Perceraian, Rapuhnya Ikatan Rumah Tangga di Negara Sekuler

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Intan Marfuah Aktivis Muslimah Pengadilan Agama Kelas II Tanah Grogot menangani perkara perceraian di Kabupaten Paser selama 2024 sebanyak 507 perkara, terdiri dari cerai gugat dan cerai talak. Jumlah perkara ini meningkat dibanding 2023 yang hanya 497 kasus. “Penyebab perceraian bermula dari pertengkaran antara suami-istri. Selain itu permasalahan ekonomi, perselingkuhan, dan masih lainnya,” kata […]

expand_less