Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

SBY Mengeluh Lagi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
  • print Cetak


Merasa Jadi Sasaran Fitnah

JAKARTA-
Dugaan kasus yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) Muhammad Nazaruddin kian melebar. Setelah dugaan keterlibatannya dalam kasus suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011 dan pemberian uang kepada Sekjen Mahkamah Konstitusi (MK) Janedjri M. Gaffar, muncul pesan singkat (SMS) gelap yang mengatasnamakan Nazaruddin.

SMS gelap bernomor Singapura yang mengaku sebagai Nazaruddin itu mulai menyebar Sabtu (28/5) lalu. Inti SMS-nya, pengirim mengancam akan membongkar sejumlah kasus petinggi PD. Termasuk disebut dalam SMS itu adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga ketua Dewan Pembina PD. Pengirim mengancam akan membongkar skandal SBY dalam korupsi Bank Century.

SMS gelap itu tak pelak membuat SBY gerah. Sebelum bertolak menuju Pontianak, Kalimantan Barat, untuk melakukan kunjungan kerja, dia menyempatkan menggelar konferensi pers. SBY mengaku sebagai korban fitnah dari pemberitaan yang tidak jelas sumbernya. Ini bukan kali pertama SBY berbicara tentang sesuatu hal yang tidak menguntungkan dirinya.

“Sebenarnya kalau bicara fitnah, banyak orang di negeri ini menjadi korban dari fitnah-fitnah yang beredar. Saya salah satunya,” tutur SBY di ruang VIP Lanud Halim Perdanakusuma, kemarin (30/5). Dia menyebut, selama lebih dari enam tahun sebagai presiden, sudah ratusan fitnah yang datang kepadanya.

Selama ini, lanjut SBY, dia memilih diam dan tidak menanggapinya. Namun jika dinilai sudah keterlaluan, dia mengatakan perlu memberikan penjelasan kepada publik.

Dia memprihatinkan maraknya fitnah yang justru dilakukan dengan menggunakan teknologi informasi. Misalnya, SMS, twitter, BlackBerry messenger (BBM), dan media online. Seharusnya, kata SBY, sarana itu bisa meningkatkan kehidupan dan mencerdaskan bangsa. “Itu justru yang harusnya kita lakukan, bukan teknologi informasi, media online oleh mereka yang tidak ksatria untuk menyebarkan fitnah pembunuhan karakter dan caci maki kepada siapa pun di negeri ini,” urai SBY.

Menurut SBY, fitnah yang dilemparkan untuknya dinilai sungguh keterlaluan. “Fitnahnya luar biasa, termasuk menghina melecehkan pribadi saya,” ucapnya. “Mereka tidak bertanggung jawab ksatria, pengecut, dan tidak berani menampakkan dirinya dan tidak mau mempertanggungjawabkan apa yang dia katakan.

SBY pun menantang para penyebar fitnah itu untuk muncul. “Fitnah itu 1000 persen tidak mengandung kebenaran,” tegasnya. Dia meminta cara-cara seperti memfitnah tidak diteruskan.

Dia mencontohkan tudingan terkait mega skandal Bank Century. Juga seseorang yang mengatakan PD memiliki tabungan Rp 47 triliun. “Bagi orang, itu Partai Demokrat yang harus menjelaskan. Kebalik logikanya. Siapa yang menuduh, dia yang harus menjelaskan,” katanya.

Dia lantas membandingkan dengan era kebebasan berbicara dan kebebasan belum terjamin. Saat itu, penguasa negara bisa seenaknya menindak demi alasan stabilitas. Sementara saat ini, kebebasan berbicara yang dihormati. Begitu juga dengan berekspresi di media. “Meskipun kalau itu bisa mencemarkan nama baik, siap-siap bisa mempertanggungjawabkan,” kata SBY.

SBY mengakui, dalam banyak keadaan, selalu ada pembonceng atau penumpang gelap yang memanfaatkan situasi dan justru menimbulkan komplikasi masalah. Namun SBY mengajak semua pihak untuk bersama membangun kehidupan yang baik, bermoral, beradab, dan bertanggung jawab.

Selain ancaman terhadap SBY, SMS yang mengatasnamakan Nazaruddin itu mengancam membongkar manipulasi data IT Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang melibatkan Anas Urbaningrum (ketum PD) dan Andi Nurpati (mantan anggota KPU dan ketua Divisi Komunikasi Politik PD). Menpora Andi Mallarangeng juga tak luput. Dia diancam akan dibeber keterlibatannya dalam kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011. Nama Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparinga juga ikut disebut-disebut dalam SMS itu.

“Curhatan” atas fitnah yang dialaminya itu justru tidak melahirkan simpati untuk SBY. Misalnya Wakil Ketua DPR Pramono Anung yang menyesalkan pernyataan SBY itu. Seharusnya, presiden tidak perlu mengungkapkan masalah-masalah yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat. “Seharusnya dengarkan saja kritik itu, abaikan saja. Kalau terlalu keras, tunjuk saja orang lain untuk lakukan protes,” ujarnya di Gedung DPR, kemarin.

Menurut dia, persoalan-persoalan sensitif seharusnya tidak langsung disampaikan sendiri oleh seorang presiden. “Tapi, kalau presiden tetap ngomong seperti itu, ya berarti memang ada kegusaran yang sangat luar biasa,” ujar mantan sekjen DPP PDIP tersebut.

Di tempat terpisah, fungsionaris Demokrat tampil memberikan pembelaan. Sekretaris Departemen HAM DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik menyatakan, bahwa reaksi presiden tersebut sangat biasa. “Coba kalau kita yang difitnah, apakah salah kalau kemudian berusaha meluruskan” bela Rachland.

Disinggung soal sikap SBY yang lebih reaktif bila menyangkut pribadinya dan cenderung lambat jika menyangkut pemerintahan dan negara, mantan direktur Imparsial itu membantahnya. “Kenapa terkesan lebih cepat atau apa, ya karena mengambil keputusan terkait pribadi itu tentu lebih mudah,” ujarnya.

Ketimbang, lanjut Rachland, ketika seorang presiden harus mengambil keputusan terkait kepentingan negara dan bangsa. Tentu, lebih banyak yang harus dipertimbangkan. “Lantas, apanya yang aneh” imbuhnya.
Sementara itu, Nazaruddin yang saat ini berada di Singapura harus siap-siap segera kembali ke Indonesia. Partai Demokrat sudah hampir pasti akan mengirim tim khusus untuk menjemput anggota komisi VII DPR itu. Menurut Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla tim tersebut rencananya akan beranggotakan dua orang. “Tapi, kami belum bisa sebutkan siapa saja,” ujar Ulil.

Yan pasti, lanjut dia, tim tersebut diberi tugas khusus untuk menghadirkan Nazaruddin kembali ke Indonesia. “Ini hanya bagian dari komitmen kami mendukung proses hukum, kan (Demokrat) malu juga kalau sudah dipanggil ternyata nggak datang karena masih di Singapura,” imbuhnya.

Di bagian lain, Menpora Andi Mallarangeng hari ini bakal menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar pukul 10.00. politisi PD itu akan dimintai keterangan sebagai saksi atas tersangka kasus suap Sesmenpra Wafid Muharram. “Tentu ada informasi yang perlu kita konfirmasikan ke Pak Andi, baik berdasarkan keterangan tersangka dan saksi yang lain,” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK, kemarin. Sementara terkait Nazaruddin, hingga saat ini penyidik KPK belum menjadwalkan pemeriksaan. (fal/dyn/ken/agm/jpnn)

SBY dan Curhatnya

30 Mei 2011
Curhat karena menjadi sasaran fitnah akibat beredarnya SMS gelap yang mengatasnamakan mantan Bendum Partai Demokrat M. Nazaruddin.
2 Februari 2010
Curhat tentang aksi demo yang membawa seekor kerbau. Perut kerbau bertuliskan si Buya.
25 Januari 2010
Mengeluhkan politisasi dalam penanganan kasus bailout Bank Century.
19 Januari 2010
Menyampaikan adanya politik adu domba terkait isu dengan penggantian Menkeu Sri Mulyani.
10 Agustus 2009
Curhat menjadi sasaran teror bom. (Sebelumnya, 17 Juli 2009, SBY membuka informasi intelijen tentang adanya latihan menembak dengan sasaran foto dirinya).Sumber: reportase JPNN, 2009-2011
Sumber : Sumutpos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Mitra Manindo Gelar Rapat Tahunan Serta Pemilihan Ketua Baru

    Koperasi Mitra Manindo Gelar Rapat Tahunan Serta Pemilihan Ketua Baru

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )-Koperasi Konsumen Mitra Manindo (KMM) menggelar rapat anggota tahunan (RAT) ke -15 akhir pekan lalu di gedung Ladang Sari, Gunung Tua, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). KMM melaksanakan RAT setiap tahun sebagai salah satu kewajiban sebagai lembaga koperasi. Rapat tahunan tersebut menyetujui laporan pertanggung jawaban Dewan Pengurus dan menyetujui […]

  • DPP Ikanas Salurkan Paket Makanan di Sihepeng

    DPP Ikanas Salurkan Paket Makanan di Sihepeng

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIHEPENG (Mandailing Online) – DPP Ikanas (Ikatan Keluarga Nasution) melalui DPC Khusus Ikanas Madina menyalurkan paket makanan kepada lansia dan anak yatim di wilayah Sihepeng, Kecamatan Siabu, Rabu (31/1). Penyaluran sembako yang dilaksanakan di Desa Sihepeng III ini dihadiri oleh Bendahara DPC Ikanas Khusus Zubaidah Nasution dan dihadiri pengurus anak yatim setempat. “Ini merupakan amanah […]

  • Tak ada THR untuk PNS

    Tak ada THR untuk PNS

    • calendar_month Senin, 30 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampit, Kalteng (MO)- Pemerintah Kabupatan Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah memastikan pegawai negeri sipil (PNS) tidak mendapat Tunjangan Hari Raya (THR). “Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor. 13 Tahun 2005, tentang tunjangan bagi PNS pemerintah di larangan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR),” kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kotim Kusdinata di […]

  • Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga

    Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN-Warga Jalan Jamayu Lubis, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Tenggara, Kota Psp, dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki yang diperkirakan berusia tiga minggu di perkarangan sebelah kiri rumah Suwaji (51), Minggu (14/11) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Diduga kuat, bayi malang ini dibuang oleh ibu kandungnya. Suwaji dan istrinya Suriati (47), petani yang menemukan […]

  • DPRD Desak Kejaksaan Usut Korupsi Dana Proyek di Pemkab Madina

    DPRD Desak Kejaksaan Usut Korupsi Dana Proyek di Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 31 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina Sahriwan Nasution mendesak aparat penegak hukum menyelidiki korupsi di Pemkab Madina, terutama dugaan pemerasan pejabat kepada para kontraktor. “Kita sudah melihat langsung selama ini di lapangan bahwa banyak proyek fisik yang kualitasnya kurang bagus, ini akibat banyaknya kutipan yang dilakukan kepada kontraktor dan juga pengawasan dari pihak PU […]

  • Percasi Madina Gelar Tournament Catur Antar Lopo

    Percasi Madina Gelar Tournament Catur Antar Lopo

    • calendar_month Senin, 16 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Turnamen catur tingkat lopo (kedai kopi) di Mandailing Natal (Madina) akan diselenggarakan mulai tanggal 23 hingga 28 Desember 2013. Turnamen yang dilaksanakan oleh Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) Madina ini bertempat di gedung SMA Negeri 1 Panyabungan . Piala l yang diperebutkan adalah piala Bupati Madina Tahun 2013 dengan total hadiah […]

expand_less