Rabu, 2 Sep 2026
light_mode

Habluminallah Vs Habluminannas, Kesenjangan Antara Kesalehan Ritual dan Kesalehan Moral-Sosial

  • account_circle Susanti Hasibuan, MA.Hum
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

Penulis: Susanti Hasibuan, MA.Hum
Dosen Prodi Manajemen Dakwah
STAIN Mandailing Natal

Secara Bahasa habluminllah merupakan hubungan vertikal antara manusia dengan Allah, hubungan ini sifatnya lurus tegak yang menghubungkan langsung antara hamba dengan peciptanya, sedangkan habluminannas adalah hubungan horizontal antara manusia dengan manusia lainnya.

Selama ini, kita beranggapan bahwa jika hubungan manusia dengan Allah baik, yang tercermin dalam ritual ibadah seperti solat, puasa, zakat dan lain-lain, maka secara otomatis hubungan manusia tersebut juga akan baik dengan manusia lainnya. Kalau habluminallah sudah baik, maka habluminannasnya juga baik.

Sayangnya hal tersebut tidak menjadi serta merta, faktanya hubungan antara manusia dengan Tuhan sebagai penciptanya baik, belum tentu hubungannya dengan manusia menjadi otomatis baik. Sama seperti halnya dalam kehidupan sosial, beberapa manusia ditemukan bahwa ibadahnya baik, solat puasa dan zakatnya baik, namun masih melakukan kejahatan-kejahatan sosial yang melibatkan manusia, seperti korupsi, berzina, menipu orang, zolim dan kurang berempati terhadap kesulitan orang lain.

Nyatanya hubungan antara manusia dengan Tuhannya serta hubungan manusia dengan manusia lainnya adalah dua hal berbeda, dua hubungan yang berbeda. Dasar pemahaman yang melandasinya juga berbeda. Hubungan antara manusia dengan Tuhannya adalah hubungan yang dibangun karena azas kebutuhan yaitu penghambaan terhadap sang pencipta. Hubungan ini hadir dari rasa butuh terhadap sesuatu yang lebih kuat dan memiliki kuasa.

Sedangkan hubungan antara manusia dengan manusia lainnya meskipun lebih natural, namun disisipi ego sosial. Adanya keinginan mendominasi, keinginan terlihat lebih baik dibanding dengan yang lain, adanya keserakahan dan kerakusan pada kesenangan dunia.

Sebegitu besarnya ego sosial yang tertanam dalam diri manusia, sehingga tidak dapat diakomodir dan ditaklukkan meski dengan cinta kepada Tuhan sebagai pencipta.

Bisa jadi hal tersebut dikarenakan hubungan cinta kepada sang Khalik sebagai pencipta tidak terrefleksikan dengan baik dalam kehidupan sosial antara manusia. Ritual ibadah yang dibangun manusia untuk mengkukuhkan cinta yang vertikal ternyata masih sekedar ritual fisik saja, tidak benar-benar terinternalisasi dalam diri yang tercermin dalam kehidupan sosial. Maka dalam Surah Al-ma’un Allah menyebutkan kata “kedustaan agama” kepada orang-orang yang beriman, namun masih menghardik anak yatim, mengabaikan solat, tidak memberi makan pada anak yatim, berbuat riya dan enggan memberikan pertolongan.

Dengan kata lain: kesalehan tidak cukup diukur dari intensitas ibadah ritual, tetapi juga dari sejauh mana keberadaan seseorang memberikan manfaat bagi orang lain. Karena jika ritual agama dilaksanakan hanya sebagai rutinitas belaka, bukan menjadi wahana bertransformasi diri maka kesolehan sosial tidak akan benar- benar terwujud. Karena kesalehan ritual harus berbanding lurus dengan kesalehan moral sosial.
Terima Kasih.

 

  • Penulis: Susanti Hasibuan, MA.Hum
  • Editor: Dahlan Batubara

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Pinjam Rp 1 M Beli Harley

    Bupati Madina Pinjam Rp 1 M Beli Harley

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    MEDAN, – Bupati Mandailing Natal Muhammad Hidayat Batubara mengaku uang Rp 1 miliar dari Direktur PT Bumi Lestari Surung Panjaitan dipakai untuk membeli sepeda motor Harley-Davidson. Pengakuan ini disampaikan Hidayat yang menjadi saksi kasus suap dengan terdakwa Surung Panjaitan di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (25/9/2013). Menurutnya, uang tersebut merupakan pinjaman dan bukan uang pelicin yang […]

  • TOR-TOR NAPOSO BULUNG

    TOR-TOR NAPOSO BULUNG

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Tiga pasangan muda mudi menarikan tarian Tor-tor Naposo Bulung, sebuah tarian tradisional dari Mandailing, satu pagelaran seni budaya Mandailing di panggung pasar baru Panyabungan, Mandailing Natal, baru-baru ini. Tarian tor-tor merupakan sebuah kesenian rakyat Mandailing serta kekayaan budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Pemerintah daerah diharapkan meningkatkan kelembagaan kesenian tradisional sebagai salah satu upaya mempertahankan dan […]

  • Protes Film, Alkitab Dibakar

    Protes Film, Alkitab Dibakar

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Film Innocence of Muslims; sebelumnya berjudul Innocence of Bn Laden (judul produksi: Desert Warrior, judul di internet: The Real Life of Muhammad and Muhammad Movie Trailer,) benar-benar menjadi film yang berhasil membuat penontonnya “terkesima”, bagaimana tidak sebuah film yang tujuannya hanya untuk mempropaganda umat beragama diseluruh dunia, berhasil ditonton oleh jutaan umat beragama, khususnya umat […]

  • Dipicu Keterlambatan Tender, Proyek Dinas PU Banyak Masalah

    Dipicu Keterlambatan Tender, Proyek Dinas PU Banyak Masalah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina) menilai banyaknya proyek yang bermasalah di Dinas Pekerjaan Umum diakibatkan oleh keterlambatan proses lelang paket proyek. Selain itu, ditemukan juga dugaan keterlambatan pelaksanaan beberapa proyek yang tidak mendapatkan punishment sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Dan, berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat beberapa […]

  • 500 Polisi Amankan Sidang Praperadilan Budi Gunawan

    500 Polisi Amankan Sidang Praperadilan Budi Gunawan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jakarta – Polda Metro Jaya mengerahkan 500 personel guna mengamankan sidang gugatan praperadilan calon Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Gunawan terhadap penetapan tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Pasukan pengamanan sidang praperadilan dari Brimob Polda Metro Jaya, Sabhara Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan dan Brimob Mabes Polri,” kata […]

  • Pemkab Madina Salurkan ZIS kepada Masyarakat

    Pemkab Madina Salurkan ZIS kepada Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menyerahkan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa parbangunan, Panyabungan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Madina. Penyerahan ZIS tersebut dihadiri, Kakan Kemenag Drs H Permohonan, Ketua BKM Mesjid Agung […]

expand_less