Minggu, 25 Okt 2026
light_mode

Tanpa Bantuan Pemkab Madina, Kontingen PORSADIN Madina Justru Rebut 17 Medali

  • account_circle Muhammad hamapi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Ini bukan sekadar prestasi. Ini adalah tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Di saat Pemkab dengan enteng beralasan “tidak ada anggaran”, Kontingen Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) Madina justru mengukir sejarah. Tanpa sepeser pun bantuan dari Pemkab Madina, tanpa dukungan korporasi, tanpa pelepasan resmi yang megah — mereka pulang membawa 17 medali dan merebut juara 3 besar se-Sumatera Utara serta meloloskan 5 santri terbaik ke tingkat masional.

Prestasi ini bukan pemberian. Bukan hadiah dari APBD. Ini murni keringat patungan masyarakat, air mata guru-guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), dan doa tulus orang tua santri yang merogoh kocek sendiri demi nama baik Madina.

“Sampai hari ini kita sudah pulang ke Madina. Ini murni dukungan dari masyarakat Madina dan doa dari masyarakat Madina dan guru-guru MDT. Alhamdulillah kita meraih 17 medali dan No. 3 besar se Sumatera Utara,” ungkap M. Daud Lubis, Ketua Umum FKDT Madina seperti dikutip dari Mandailingpos.com

Fakta paling menyakitkan dan memalukan terungkap. Kontingen yang membawa harum nama Madina di level provinsi ini ternyata sudah meminta bantuan ke mana-mana.

Mereka sudah audiensi resmi ke Bupati, Wakil Bupati, Sekda, hingga Kabag Kesra Setdakab Madina. Berharap ada kepedulian untuk duta agama yang akan bertarung membawa nama daerah. Jawaban yang diterima tidak ada anggaran.

“Tahun-tahun yang lewat Kabag Kesra selalu buat anggaran kita setiap tahun. Kita sudah pernah ke Nasional 4 kali – Jatim, Bangka Belitung, Jabar, dan Palembang. Bahkan pernah meraih Harapan Satu Nasional di Jatim pidato Bahasa Indonesia dan Medali Emas Murottal Wal Imla di Bangka Belitung. Tapi tahun ini sama sekali tidak ada solusi. Kita hanya diarahkan ke SMGP, itupun tidak ada hasil,” tegas Daud.

Empat kali tembus Nasional. Pernah bawa Emas Nasional. Tapi tahun ini, di era pemerintahan yang katanya peduli keagamaan, justru dilepas begitu saja.

Ironi ini semakin menyayat hati. Daerah lain memanjakan kontingen PORSADIN-nya dengan bonus, uang saku, dan pelepasan resmi oleh Bupati. Madina justru membiarkan santri-santri kecilnya berjuang dengan modal patungan.

Keberangkatan ini akhirnya selamat karena uluran tangan masyarakat. Bukan karena Pemkab.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Ketua DPD Partai Golkar Madina H. Aswin Parinduri, Direktur PT ALS, H. Chandra Lubis, para guru MDTA, pengurus FKDT Madina, orang tua peserta, serta para donatur lainnya yang telah memberikan dukungannya,” pungkas Daud.(*)

 

  • Penulis: Muhammad hamapi
  • Editor: Muhammad hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jeruk Brastagi Masih Andalan

    Jeruk Brastagi Masih Andalan

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasokan jeruk manis ke Mandailing Natal (Madina) masih didominasi jeruk dari Kabupaten Karo ditengah naiknya harga buah impor. “Jeruk Maga yang khas Mandailing sudah lama raib, sementara jeruk impor itu mahal, makanya jeruk Brastagi jadi andalan kita,” ungkap Rudy Nasution penjual buah di pasar Panyabungan, Jum’at (19/7/2013). Dia menjelaskan, dagangan jeruk […]

  • Sikapi “Basa-basi” DPRD, Pemkab Madina Kasih Aksi Buktikan Nyali

    Sikapi “Basa-basi” DPRD, Pemkab Madina Kasih Aksi Buktikan Nyali

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Sebelas rekomendasi telah dibacakan. Bahasa tertib, pembahasan disebut komprehensif, dan semua pihak sepakat bahwa kinerja pemerintahan belum maksimal. Masalahnya—di titik itu semuanya berhenti. Kritik disampaikan, diakui, lalu dinetralkan oleh kata-kata aman: akan dijadikan acuan, akan menjadi perhatian serius, sinergi akan diperkuat. Publik sudah terlalu sering mendengar kalimat-kalimat ini. Yang […]

  • Warga Sinunukan II Sepakati Akan Memilih Paslon 1 di Pilkada Madina

    Warga Sinunukan II Sepakati Akan Memilih Paslon 1 di Pilkada Madina

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Sinunukan ( Mandailing Online ): Berkunjung ke Desa Dinunukan II di Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Tim pemenangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution-Ichwan Husein Nasution disambut hangat masyarakat. Dirumah salah seorang warga, pertemuan yang dipimpin H.Mustafa Bakri Nasution sebagi tim relawan Offroad On Ma itu dihadiri […]

  • INSTING HEWAN DALAM BENCANA

    INSTING HEWAN DALAM BENCANA

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Moechtar Nasution Fenomena munculnya hewan langka yakni kambing hutan (capricornis sumatraensis) dipemukiman masyarakat pada saat erupsi gunung Sinabung tahun lalu tentunya menjadi perhatian yang perlu untuk dipelajari guna menambah perbendaharaan ilmu bencana yang dimiliki bangsa ini. Kenapa hewan-hewan yang ada dihutan gunung Sinabung mulai keluar dari habitatnya? Apakah ini menjadi bahan perhatian […]

  • Berkunjung ke Madina, Kapoldasu Sebut Ada Alat Pendeteksi Tanaman Ganja

    Berkunjung ke Madina, Kapoldasu Sebut Ada Alat Pendeteksi Tanaman Ganja

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Kapolda Sumut Irjen pol Agung Setya Imam Efendi berkunjung Polres Madina. Kunjungan nya itu berkaitan dengan penemuan ladang ganja oleh polisi di bukit tor sihite Madina. Ada dua titik lokasi yang ditemukan petugas dalam operasi Antik ( anti narkoba ) itu yakni di desa ranto natas dan wilayah desa tambangan. Kedua titik […]

  • Ancaman Penyakit Dari Es Batu

    Ancaman Penyakit Dari Es Batu

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anda orang yang suka minum dengan es batu? Sekarang Anda harus lebih berhati-hati. Proses pembuatan es ternyata tidak higienis dan menggunakan sejumlah zat berbahaya. Sejumlah produsen es batu bahkan menggunakan bahan air mentah yang berasal dari sungai. Memang menyantap minuman dingin setelah dicampur es batu menjadi kegemaran sebgaian besar masyarakat, apalagi jika menikmatinya di saat […]

expand_less