Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Ancaman Penyakit Dari Es Batu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
  • print Cetak


Anda orang yang suka minum dengan es batu? Sekarang Anda harus lebih berhati-hati. Proses pembuatan es ternyata tidak higienis dan menggunakan sejumlah zat berbahaya. Sejumlah produsen es batu bahkan menggunakan bahan air mentah yang berasal dari sungai.

Memang menyantap minuman dingin setelah dicampur es batu menjadi kegemaran sebgaian besar masyarakat, apalagi jika menikmatinya di saat cuaca panas. Rasa dahaga hilang langsung hilang berbarengan dengan air dingin yang membasahi tenggorokan.

Tetapi/ tidak semua penggemar es mengetahui kebersihan bahan pendingin minuman mereka. Meski banyak es yang berasal dari air mentah, para penggemar es menganggap es bebas dari penyakit karena bakteri tidak bisa hidup pada titik beku.

Es batu yang digunakan sebagai pendingin atau bahan dasar minuman dibuat di sejumlah pabrik di kawasan timur Ibukota. Proses pembuatan dilakukan sepanjang hari dan biasanya dipasarkan saat malam hari.

Kebanyakan es batu atau es balok dibuat menggunakan air mentah. Tak jarang airnya berasal dari sungai yang disuling dan ditambahkan bahan kimia sebagai penjernih. Karenanya harga satu es balok cukup murah hanya Rp 6.000 sampai Rp 7 ribu.

Selain menggunakan bahan berbahaya, proses pembuatan es batu di pabrik tidak dilakukan secara bersih dan steril. Menurut ahli pangan, bakteri yang ada dalam air mentah tidak serta-merta mati meski dalam kondisi beku. Bakteri baru bisa mati jika lama berada di lingkungan beku. Jika masuk ke dalam tubuh, bakteri ini bisa membahayakan kesehatan.

Sejak dibuat sampai ke tangan pembeli, es balok selalu tidak dilengkapi kemasan yang baik, padahal bakteri atau virus penyebab penyakit selalu mengancam di tempat yang tidak terlindungi.

Saat disimpan di depot, es hanya ditutup oleh kain atau karung yang tidak dijamin kebersihannya. Masyarakat juga sulit membedakan es batu yang sehat dan tidak. Karena itu kewaspadaan dari para konsumen yang menjadi penentunya.
Sumber : MNC TV news

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskualifikasi Hanya Rumor, Saipullah-Atika Tetap Jadi Peserta Pilkada Madina 2024

    Diskualifikasi Hanya Rumor, Saipullah-Atika Tetap Jadi Peserta Pilkada Madina 2024

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi masih ikut berkompetisi dalam Pilkada Madina pada 27 November 2024. Dengan demikian issu diskualifikasi yang beredar selama beberapa hari terakhir hanya rumor semata. Nama, nomor urut, dan foto Saipullah-Atika masih terdaftar […]

  • Terpaksa Tinggal di Bawah Tenda Darurat

    Terpaksa Tinggal di Bawah Tenda Darurat

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      DI BAWAH TENDA – Beberapa anak-anak keluarga korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal saat ini harus tinggal di bawah tenda darurat bersama kelarga mereka, Senin (8/6). Mereka berharap kepada pemerintah dan masyarakat luas turut membantu menyumbangkan bahan bangunan bagi pembangunan kembali rumah yang sudah rata dengan tanah, paska kebakaran 8 unit […]

  • Prabowo Diprediksi Jadi Menteri Pertahanan

    Prabowo Diprediksi Jadi Menteri Pertahanan

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (CNN Indonesia) – Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk memperkuat kabinet di periode kedua pemerintahan Jokowi. Prabowo menyampaikan itu usai bertemu Jokowi di Istana Negara, Senin (21/10). “Saya baru saja menghadap presiden RI yang kemarin baru dilantik. Kami diminta untuk memperkuat kabinet beliau,” kata Prabowo kepada wartawan. “Saya sudah sampaikan keputusan kami dari Gerindra apabila […]

  • Belum Difungsikan, Komisi III DPRD Madina Temukan Sejumlah Fasilitas Bangunan PMI yang Rusak

    Belum Difungsikan, Komisi III DPRD Madina Temukan Sejumlah Fasilitas Bangunan PMI yang Rusak

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Komisi III DPRD Madina kesalkan perencanaan pembangunan gedung markas Palang Merah Indonesia ( PMI ) yang sudah 6 kali dianggarkan namun belum bisa di fungsikan. Saat peninjauan lapangan melihat progres lanjutan pembangunan gedung tersebut. Komisi III menemukan sejumlah bangunan yang sudah tidak layak pakai seperti kusen dan jaringan listrik yang […]

  • Ketua DPRD Tak Bijaksana Penilaian Elemen Mahasiswa

    Ketua DPRD Tak Bijaksana Penilaian Elemen Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah elemen mahasiswa menilai pernyataan Ketua DPRD Palas, HM Ridho Harahap yang mengatakan, tidak ada masalah dengan spanduk ucapan selamat menunaikan ibadah puasa 1432 H yang memakai logo daerah lain tidak bijaksana. “Pantas saja Kabupaten Palas ini tidak ada majunya. Soalnya rasa cinta terhadap daerah sangat minim sekali. Bahkan, banyak orang yang mengaku tokoh, tapi […]

  • Skandal Nazaruddin OC Kaligis Pertanyakan Penggeledahan Tas Nazaruddin

    Skandal Nazaruddin OC Kaligis Pertanyakan Penggeledahan Tas Nazaruddin

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DEPOK – Pengacara M Nazaruddin, OC Kaligis mempertanyakan tas hitam kliennya yang digeledah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tanpa sepengatahuan suami Neneng Sri Wahyuni. “Nazar tidak dilibatkan. Padahal dalan pasal 129 KUHAP berisi penyidik memperlihatkan benda yg akan disita, kepada keluarganya. Karena akan dimintai keterangan benda itu,” kata OC Kaligis di depan Rutan Mako Brimob […]

expand_less