Kamis, 21 Mei 2026
light_mode

Ancaman Penyakit Dari Es Batu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
  • print Cetak


Anda orang yang suka minum dengan es batu? Sekarang Anda harus lebih berhati-hati. Proses pembuatan es ternyata tidak higienis dan menggunakan sejumlah zat berbahaya. Sejumlah produsen es batu bahkan menggunakan bahan air mentah yang berasal dari sungai.

Memang menyantap minuman dingin setelah dicampur es batu menjadi kegemaran sebgaian besar masyarakat, apalagi jika menikmatinya di saat cuaca panas. Rasa dahaga hilang langsung hilang berbarengan dengan air dingin yang membasahi tenggorokan.

Tetapi/ tidak semua penggemar es mengetahui kebersihan bahan pendingin minuman mereka. Meski banyak es yang berasal dari air mentah, para penggemar es menganggap es bebas dari penyakit karena bakteri tidak bisa hidup pada titik beku.

Es batu yang digunakan sebagai pendingin atau bahan dasar minuman dibuat di sejumlah pabrik di kawasan timur Ibukota. Proses pembuatan dilakukan sepanjang hari dan biasanya dipasarkan saat malam hari.

Kebanyakan es batu atau es balok dibuat menggunakan air mentah. Tak jarang airnya berasal dari sungai yang disuling dan ditambahkan bahan kimia sebagai penjernih. Karenanya harga satu es balok cukup murah hanya Rp 6.000 sampai Rp 7 ribu.

Selain menggunakan bahan berbahaya, proses pembuatan es batu di pabrik tidak dilakukan secara bersih dan steril. Menurut ahli pangan, bakteri yang ada dalam air mentah tidak serta-merta mati meski dalam kondisi beku. Bakteri baru bisa mati jika lama berada di lingkungan beku. Jika masuk ke dalam tubuh, bakteri ini bisa membahayakan kesehatan.

Sejak dibuat sampai ke tangan pembeli, es balok selalu tidak dilengkapi kemasan yang baik, padahal bakteri atau virus penyebab penyakit selalu mengancam di tempat yang tidak terlindungi.

Saat disimpan di depot, es hanya ditutup oleh kain atau karung yang tidak dijamin kebersihannya. Masyarakat juga sulit membedakan es batu yang sehat dan tidak. Karena itu kewaspadaan dari para konsumen yang menjadi penentunya.
Sumber : MNC TV news

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eli Mahrani Monitoring PBM PAUD

    Eli Mahrani Monitoring PBM PAUD

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bunda Paud Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Eli Mahrani Jafar Sukhairi Nasution melakukan Monitoring Pelaksanaan Belajar Mengajar (PBM) di enam Sekolah di Kabupaten Madina. Enam sekolah yang di monitoring yaitu, TK Model Negeri, TK Aba Gunungtua, TK Satu Atap SDN 062 Negeri Mompang, TK Masitoh Assalam, Kelompok bermain Bunda, dan TK Negeri […]

  • Polisi Usut Proyek DAS Batang Angkola

    Polisi Usut Proyek DAS Batang Angkola

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIDIMPUAN, – Diduga dikerjakan asal jadi, Pengaman tebing Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Angkola di Desa Huta Lombang, Psp Tenggara ambruk beberapa hari lalu. Kini polisi masih mengusut proyek dari Balai Benih Ikan dengan pagu Rp749 juta tersebut. Menurut beberapa warga sekitar, kejadian pasti ambruknya pengaman tebing DAS itu tidak diketahui oleh mereka. “Tidak ada […]

  • Gapoktan se Panyabungan Musyawarahkan Pola Tanam

    Gapoktan se Panyabungan Musyawarahkan Pola Tanam

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Gabungan kelompok tani (Gapoktan) se Kecamatan Panyabungan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina ), Kamis, (9/8) musyawarahkan pola tanam dan tertib tanam padi di Kecamatan Panyabungan. Musyawarah yang ditempatkan di sopo godang Kelurahan Hutasiantar Kec.Panyabungan juga dihadiri oleh para PPL dan Badan Ketahanan Pangan Kab. Mandailing Natal (hol)

  • Senin Besok, PUPR Madina Tangani Darurat Irigasi Batang Gadis

    Senin Besok, PUPR Madina Tangani Darurat Irigasi Batang Gadis

    • calendar_month Sabtu, 5 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Petani di seberbagai Desa di Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina), Sumatera Utara ( Sumut ) yang 2 tahun terakhir tidak bisa menanam padi akibat irigasi untuk mengairi sawah mereka tak mengalir mulai bernafas lega. Pemkab Mandailing Natal melalui Dinas PUPR beberapa hari ini akan menangani masalah darurat irigasi batang gadis […]

  • Kejatisu Panggil Bupati Madina Lewat Gubernur

    Kejatisu Panggil Bupati Madina Lewat Gubernur

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Pemprovsu telah menerima surat panggilan Kejatisu terkait pemanggilan Bupati Madina, Dahlan Nasution. Sekretaris Biro Hukum Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) Aprilla Siregar, Selasa (8/10/2019) mengatakan  surat pemanggilan dari Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) tersebut diterima pihaknya, Senin (7/10/2019). “Nanti akan kami sampaikan ke Kepala Biro Sumut untuk dilakukan proses administrasi […]

  • Truk CPO Terbalik, Oknum Polantas Ikut Ngambil

    Truk CPO Terbalik, Oknum Polantas Ikut Ngambil

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Oknum Pos Lalu Lintas (Poslantas) Sei Karang berpangkat Aiptu bermarga Samosir diduga melakukan praktik pencurian minyak crude palm oil (CPO) yang tumpah di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Desa Sei Karang, Kecamatan Stabat atau sekitar 100 meter dari tempat Pos Lantas Sei Karang berdiri. Informasi diperoleh koran ini, Minggu (21/11) menyebutkan, perbuatan […]

expand_less