Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Makanan Kedaluwarsa Banyak Dijual Di Pasar Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
  • print Cetak


MADINA-
Tim Pengawas Peredaran Barang dan Makanan (TPPBM) Padangsidimpuan merazia sejumlah toko makanan dan minuman, Kamis (4/8). Dalam razia tersebut, tim menemukan sejumlah produk susu yang rusak kemasannya. Sementara di Madina, Disperindagkop UKM dan Pasar menemukan makan kedaluwarsa yang masih dijual.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM Padangsidimpuan (Psp) Islahuddin Nasution melalui Kabid Perdagangan Nurman mengatakan, razia tersebut untuk mensterilisasi peredaran makanan dan minuman selama bulan ramadan dari barang kedaluwarsa dan juga pemantauan harga bahan pokok dan lainnya.
Razia dimulai dari sejumlah toko grosir makanan di Pasar Sangkumpal Bonang. Di salah satu toko di tempat itu ditemukan sejumlah produk minuman kaleng seperti susu yang sudah rusak kemasannya atau penyot, namun masih tetap dipajang. Padahal, itu tidak boleh lagi dijual.
Kemudian tim melanjutkan pemeriksaan ke sejumlah toko di sepanjang Jalan Thamrin. Namun, tidak ada ditemukan makanan dan minuman yang kedaluwarsa. Kepada pengusaha yang masih memajang produk yang rusak, tim mengeluarkan surat peringatan dan membuat surat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.
“Belum kita lakukan penyitaan untuk saat ini. Tapi pemilik kita berikan surat peringatan,” ujar Nurman di sela-sela razia.
Lebih lanjut dikatakannya, razia juga bertujuan untuk melindungi konsumen dan agar persaingan usaha berlangsung kondusif atau tidak dimanfaatkan oleh segelintir orang karena meningkatnya permintaan selama ramadan dan menjelang lebaran.
Kemudian kepada para konsumen agar lebih hati-hati sebelum membeli sebuah produk khususnya yang berbentuk kemasan dengan cara memeriksa kemasan, label dan juga tanggal kedaluwarsanya.
“Dengan begitu kita akan aman dalam mengonsumi produk yang kita beli dan bagi masyarakat yang menemukan adanya toko yang menjual produk kedaluwarsa segera laporkan kepada kami agar ditindaklanjuti,” sarannya seraya mengatakan razia tersebut akan digelar selama tiga hari dan akan menjangkau seluruh toko atau supermarket di Psp.
Sementara itu Sekretaris Komisi II DPRD Psp, Sopian Harahap mendesak kepada tim pengawasan barang makanan dan minuman untuk melakukan tindakan tegas apabila menemukan barang kedaluwarsa.
“Harus ada tindakan tegas kepada pengusaha agar ada efek jera. Jika hanya begitu saja kerja tim, maka hasilnya pengusaha masih akan terus mengulanginya lagi. Sebab tidak jelasnya apa sanksi yang diberikan kepada pengusaha. Jadi kita minta ada ketegasan tindakan,” tukasnya.
Koordinator Yayasan Lembaga Konsumen Muslim (YLKM) Azmin Gea yang ikut langsung dalam razia tersebut, juga mendesak pemerintah untuk melakukan tindakan yang tegas terhadap pengusaha nakal.
Menurutnya, masyarakat harus diberikan rasa nyaman ketika mengonsumsi barang. Sebab selama ini YLKM melihat tim belum melakukan tindakan tegas terhadap pengusaha, dan sifatnya masih terus merupakan pembinaan.
“Setelah dibuat perjanjian, para pedagang akan kembali menjual barang dagangan yang sudah kedaluwarsa. Dan ini akan terus berulang jika tidak ada ketegasan atau sanksi pasti yang diberikan kepada pengusaha,” tegasnya.
Makanan Kedaluwarsa
Masih Ditemukan
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UKM dan Pasar Kabupaten Mandailing Natal menegaskan akan mencabut surat izin usaha perdagangan toko yang menjual makanan dan minuman (mamin) kedaluwarsa. Jika masih membandel, Disperindagkop tak segan-segan untuk menutup toko tersebut.
Hal itu ditegaskan Kepala Disperindagkop UKM dan Pasar Madina Drs A Ansyari Nasution didampingi Kasi Perdagangan Dalam dan Luar Irda Sari, Kamis (4/8) usai melakukan operasi pasar di Pasar Baru Panyabungan,
Irda Sari menjelaskan, pihaknya menemukan sejumlah toko yang menjual mamin kedaluwarsa atau tidak layak konsumsi di Pasar Baru Panyabungan, Kamis (4/8). Seperti, dua toples asam jawa dan kerupuk pedas. Bahkan, minuman gelas yang tiga hari lagi akan kedaluwarsa juga ditemukan.
“Sebelumnya kita telah menemukan sebuah toko mamin yang menjual makanan kedaluwarsa di Pasar Kotanopan minggu lalu. Kita sudah mengingatkannya untuk membuang semua jualannya itu. Tapi apabila dalam tempo waktu dua minggu masih tetap ada mamin kedaluwarsa, kita akan mencabut izin usahanya. Dan apabila tetap membandel, toko tersebut akan ditutup,” tegasnya
Dikatakan Irda, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menutup toko yang membandel tersebut jika sebelumnya telah diingatkan.
“Bagi toko yang telah diingatkan itu akan dipantau secara rutin oleh petugas. Dan kalau masih beroperasi, kita akan menjalankan tahapan-tahapan penindakan hingga ke penutupan toko tersebut,” tambahnya.
Untuk itu, sebut Irda, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati jika hendak berbelanja mamin terutama yang berbentuk kemasan. Sebab tak jarang pengusaha mamin itu kurang memerhatikan atau lupa memeriksa tanggal kedaluwarsa barang dagangannya.
“Sebagian ada yang lupa memeriksanya, namun ada juga yang sengaja tidak mau tau, yang penting asal jadi uang. Inilah yang harus kita tindak tegas. Masyarakat juga harus lebih hati-hati apabila mau membeli mamin di pasar. Cek dulu kemasannya apakah ada tanggal produksi (kedaluwarsa) atau tidak. Ini untuk mengantisipasi virus penyakit dari makanan kedaluwarsa itu dan bisa juga menyebabkan keracunan,” pungkasnya. (phn/wan)
Sumber : Metro_Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Calon Bupati Madina Beber Visi Misi Kepada PKB

    Tiga Calon Bupati Madina Beber Visi Misi Kepada PKB

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga bakal calon bupati menyampaikan visi misi, Kamis (11/6) yang diselenggarakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mandailing Natal (Madina) di aula Hotel Rindang, Panyabungan. Ketiga bakal calon bupati itu adalah Saparuddin Haji Lubis, Dahlan Hasan Nasution dan Ja’far Sukhairi Nasution. Penyampaian visi misi calon bupati ini sebagai satu dari rangkaian tahapan […]

  • Nelayan Madina Tidak Melaut Akibat Cuaca Badai

    Nelayan Madina Tidak Melaut Akibat Cuaca Badai

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Sudah lebih dari sepekan para nelayan di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal (Madina) tidak melaut akibat cuaca buruk dan musim badai. “Sehingga banyak nelayan yang menggangur,” ungkap Hasmar, seorang nelayan di Kecamatan Muara Batang Gadis kepada waratawan, Minggu lalu (13/10/2013). Hasmar mengatakan, akibat situasi cuaca badai atau angin barat, […]

  • KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Mandailing

    KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Mandailing

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perpanjang masa tahanan Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara dan dua tersangka kasus penyuapan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Madina Khairil Anwar dan pengusaha Surung Pandjaitan. Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo mengatakan, perpanjangan masa penahanan otomatis dilakukan, karena masa tahanan 20 hari pertama telah berakhir. Ketiga […]

  • Peneliti: Awal Ramadhan 20 Juli

    Peneliti: Awal Ramadhan 20 Juli

    • calendar_month Selasa, 17 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANDUNG – Lembaga Observatorium Bosscha memprediksi awal Ramadhan 2012 jatuh pada Jumat (20/7). Itu dilihat dari perhitungan astronomi yang diterapkan lembaga setempat. Peneliti Bosscha Evan Irawan mengatakan, perkiraan jatuhnya awal Ramadhan 2012 pada tanggal tersebut dihitung berdasarkan posisi hilal, atau bulan yang terbit pada tanggal satu bulan Kamariah. “Tanggal 19 Juli (Kamis, red) posisi hilal […]

  • 4 Bulan Hancur, Gedung SD Simpang Tolang Belum Diperbaiki

    4 Bulan Hancur, Gedung SD Simpang Tolang Belum Diperbaiki

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Gedung SD Negeri 197 Desa Simpang Tolang, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) sudah hancur sejak April lalu, tetapi hingga kini belum juga diperbaiki pemerintah daerah. Gedung sekolah itu hancur setelah ditimpa pohon yang tumbang. Satu ruangan sekolah tidak bisa dipakai untuk belajar. Untuk sementara, siswa terpaksa dialihkan belajar di ruangan […]

  • Ternyata Warga Sibanggor Sempat Minta Evakuasi Sebelum Pembukaan Sumur V01 PT SMGP

    Ternyata Warga Sibanggor Sempat Minta Evakuasi Sebelum Pembukaan Sumur V01 PT SMGP

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Pasien keracunan H2S dari Perusahaan panas bumi PT Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) membludak, pihak TNI, Polri dan Basarnas terpaksa dirikan tenda darurat di Parkiran RSUD Panyabungan Kamis malam 22/2/2024. Sejauh ini dari data yang di dapat, pasien keracunan H2S dari pembukaan sumur V01 PT SMGP yang beroperasi di […]

expand_less