Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

FPI Minta Walikota Larang Ahmadiyah Beraktifitas di Medan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
  • print Cetak


Medan,

Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Utara meminta Walikota Medan melarang Ahmadiyah melakukan aktifitasnya di Kota Medan, dengan mengeluarkan surat keputusan seperti yang telah dilakukan oleh daerah lain.

“Kami meminta agar Pemko Medan melarang aktifitas Ahmadiyah dengan membuat suatu keputusan seperti yang telah dilakukan oleh daerah lain yaitu Jawa Timur dan daerah lainnya,” pinta Sekretaris FPI Sumut M Iqbal AW pada saat melakukan audiensi dengan Walikota Medan Rahudman Harahap di Rumah Dinas Walikota Medan, Jalan Sudirman, Medan, Kamis (10/03/2011).

Dikatakannya, pembubaran Ahmadiyah karena mereka sudah menyimpang dari ajaran agama Islam. Mereka mengaku Islam tapi dalam ajarannya mereka mengakui setelah Nabi Muhammad ada lagi nabi lagi yaitu Mirza Ghulam Ahmad. Kemudian setelah kitab suci Al-Qur’an mereka juga punya kitab Tazkiroh.

Menurutnya, banyak lagi hal lain yang menyimpang didalam Ahmadiyah. Untuk itulah ajaran Ahmadiyah tidak bisa dibiarkan, karena ini menyesatkan dan dampaknya sangat berbahaya bagi akidah umat Islam.

Selain itu, dia juga menginginkan agar Pemerintah Kota Medan dalam melaksanakan penertiban babi melibatkan FPI.

“Kami minta agar Pak Wali melibatkan FPI didalam melakukan eksiskusi penertiban hewan berkaki empat,” harap Iqbal.

Sementara Walikota Medan Rahudman Harahap mengatakan, eksekusi penertiban hewan kaki empat saat ini sedang berlangsung. Namun untuk melibatkan masyarakat dalam penertiban tidak bisa dilakukan karena ini merupakan wewenang pemerintah serta dinas terkait. Dia juga menilai bukan masalah penertibannya, tapi memang wilayah Kota Medan tidak boleh beternak hewan berkaki empat.

Mengenai keberadaan Ahmadiayah di Kota Medan, sedang dilakukan pembahasan. Saat ini sedang dilakukan pembahasan mengenai Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri, selain itu juga membahas berbagai keputusan, baik yang dikeluarkan oleh Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Indonesia.

“Hari ini Majelis Ulama Indonesia Kota Medan mengadakan muzakaroh untuk membahas tentang SKB Tiga Menteri, juga membahas berbagai keputusan yang dikeluarakan Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia dan Pemko Medan menyikapinya dan ini dimulai dengan muzakaroh, agar nantinya semua keputasan yang diambil didukung oleh masyarakat terutama ormas Islam,” ujar Rahudman. (BS-024)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lepas Kontingen Nasyid, Bupati Madina Ingatkan Pesan Dakwah Dari Kasidah Dan Nasyid

    Lepas Kontingen Nasyid, Bupati Madina Ingatkan Pesan Dakwah Dari Kasidah Dan Nasyid

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kontingen Nasyid Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) yang akan berlaga di tingkat Provinsi hari ini Rabu 9/8/2023 dilepas oleh Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution. Festifal Nasyid dan Kasidah tingkat Provinsi ini akan digelar tanggal 10 -13 di Medan. Kontingen Nasyid dan Kosidah ini sendiri berjumlah 31 orang terdiri dari 11 group […]

  • Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

    Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Hingga saat ini dana insentif dan tujangan profesi tahun anggaran 2011, belum ada diterima para guru di Kota Pematangsiantar. Harusnya triwulan pertama dan kedua (Januari-Juli), dana itu sudah dicairkan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari Pemko Pematangsiantar, untuk segera membayarkan hak para guru yang telah mendapat sertifikasi tersebut. Untuk mempertanyakan kejelasan […]

  • Kadis Perkim Madina : Proyek Jalan yang Dirusak di Desa Jambur Baru Batang Natal Statusnya Belum Pelepasan Asset

    Kadis Perkim Madina : Proyek Jalan yang Dirusak di Desa Jambur Baru Batang Natal Statusnya Belum Pelepasan Asset

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA || Mandailing Online –Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Pemkab Madina, Ruly Andriady ST, memastikan bahwa proyek pembangunan jalan lingkungan di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, yang dibangun dari APBD tahun 2022, statusnya belum ada pelepasan aset. “Sudah dicek dan benar ada pembangunan jalan lingkungan di desa Jambur Baru Batang Natal tahun […]

  • Kekerasan di Mana-Mana, Nyawa Seakan Tak Berharga

    Kekerasan di Mana-Mana, Nyawa Seakan Tak Berharga

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Aksi penganiayaan terhadap bayi kembali terjadi, kali ini menimpa seorang bayi berusia 4 bulan di desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Bayi tersebut meninggal setelah dianiaya dengan dibanting ke lantai oleh seorang pria, Sabtu (22/10/22) pukul 04.00 Wita. Akibat bantingan tersebut, sang bayi mengalami luka parah di bagian kepala. (Tribunnews.com, […]

  • Peradaban Sungai Batang Gadis dan Batang Angkola (Bagian I)

    Peradaban Sungai Batang Gadis dan Batang Angkola (Bagian I)

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Falah Nasution Guru Sejarah SMAN 2 Plus Panyabungan/Alumni Pend. Sejarah FIS UNIMED Sungai dalam perjalanan sejarah telah menjadi hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia, dari manusia awal dibumi sampai kehidupan manusia modern sekarang ini. Sebagian sejarah peradaban dunia berawal dari sungai-sungai. Manusia telah banyak mengukir peradaban di atas sungai dan berawal dari […]

  • Jabatan Yang Mengancam Rakyat

    Jabatan Yang Mengancam Rakyat

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Astuti Sibarani, Amd.Keb Aktivis Dakwah, Mahasiswi Video seorang wanita yang mengaku anak jenderal TNI memarahi ibunda dari anggota DPR RI di bandara, viral di media sosial. Pemicu permasalahan ini dikarenakan hal sepele yang berujung cekcok dan pengancaman antar pihak. Merasa antar pihak tidak terima dengan kejadian ini, mereka saling melapor ke pihak berwajib. (Tribunnews.com) […]

expand_less