Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Pelayanan RSUD Panyabungan Buruk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan masih kerap disorot masyarakat. Kondisi ini cukup wajar mengingat rumah sakit adalah instansi yang bersentuhan langsung dengan persoalan hidup masyarakat. Karena itu, instansi ini mesti siap memberikan layanan maksimal jika ingin mendapat penilaian positif masyarakat.

Sayangnya, pelayanan rumah sakit yang maksimal yang selama ini didambakan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih sangat sulit didapatkan ketika masyarakat berobat atau pelayanan lainnya. Keluhan ini tidak hanya sering disuarakan pasien, tapi juga banyak dipersoalkan keluarga pasien atau pengunjung rumah sakit.

Yang paling sering dikeluhkan warga umumnya mengenai pelayanan yang buruk, penanganan pasien yang lamban, kebersihan tidak terjamin, fasilitas tidak memadai, biaya pengobatan mahal sekalipun menggunakan kartu miskin dan banyak lagi. Bahkan kalau mau jujur, keluhan warga terhadap sistem pelayanan RSUD Panyabungan hampir setiap hari didengar.

Ironisnya, RSUD Panyabungan yang selalu mendapat sorotan dari berbagai pihak, terkesan tidak pernah menghiraukannya. Padahal sorotan itu muncul karena hal itu sudah terlihat nyata kalau kita berkunjung ke RSUD Panyabungan.

Pantuan wartawan di RSUD Panyabungan akhir-akhir ini, banyak kelihatan yang janggal terutama di bidang pelayanan perawat. Kalau malam tepatnya dini hari, perawat tidak menghiraukan pasien lagi. Mereka asyik tidur. Kalau pasien memerlukan perawat, keluarga pasien terpaksa menggedor pintu agar mereka bangun.

Seperti dituturkan M Zein di Panyabungan, Kamis (11/08/2011). Istrinya, Derli Hasibuan sedang menjalani rawat inap di Ruangan VIP 2 RSUD Panyabungan. Malam itu istrinya muntah-muntah. Ia pun langsung memanggil perawat yang sedang ngorok di kamar perawat. Meski berkali-kali memencet bel, namun perawat tak kunjung datang. “Saya terpaksa menggedor pintu ruangan perawat, baru perawatnya bangun,” cerita Zein.

Setelah perawat datang, bukannya langsung memberikan pertolongan malahan perawat tersebut memandangi istri Zein yang sedang muntah-muntah. “Saat itu saya tanya dia memang dokter tidak ada situ, dia mengatakan tidak ada,” ujarnya.

Lanjut Zein, “Kok dipandangi saja bu, apa tidak diberi pertolongan.” Perawat itu langsung menjawab dengan sinisnya, “Kalau tidak suka di sini pindah saja.” Untung saja malam itu Zein masih bisa menahan emosi melihat tingkah perawat yang sinis itu.

Karena istri Zein merasa kepanasan, Zein lantas menyelakan kipas angin. Namun perawat itu pun marah. “Kenapa kipas dinyalakan,” ujar perawat. Langsung Zein menjawab, “Hei bu, lihat itu AC yang kalian pasang di RSUD Panyabungan ini hanya sebuah pajangan yang tidak berfungsi. Ibu itu jangan asal ngomong, kami bayar d isini,” ungakap Zein dengan nada tinggi.

Masih kata Zein, seorang perawat lain juga berkata kepada, ”Kami hanya perawat di sini, tidak bisa kami bermain disini, yang bermain di sini atasan saya.”

Harap Zein, Bupati Hidayat Batubara secepatnya memperbaiki RSUD Panyabungan, jangan seperti yang terjadi selama ini. Seluruh pegawai atapun honor harus dibrifing supaya mereka melayanai masyarakat dengan baik. Apalagi sewaktu kampanye Hidayat menjanjikan menggratiskan kesehatan. Mana janji Hidayat?

“Sesekali ceklah RSUD Panyabungan, jangan hanya sembunyi di balik meja,” tegas Zein. (BS-026)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pujangga Mandailing

    Pujangga Mandailing

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sanusi Pane Sanusi Pane adalah satu diantara beberapa tokoh sastra Indonesia di era Pujangga Baru. Sastrawan yang dikenal sebagai pembaharu kesusastraan di tanah air kita ini, lahir di Muara Sipongi, Sumatera Utara, pada tahun 1905. Beliau adalah sastrawan yang banyak menyumbangkan perhatian dan karyanya untuk kemajuan kesusasteraan Indonesia, terutama pada periode diantara tahun 1919 hingga […]

  • Nelayan di Madina Bakal Dibantu DKP Sumut

    Nelayan di Madina Bakal Dibantu DKP Sumut

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Utara bakal mengucurkan bantuan alat tangkap ikan kepada nelayan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sekitar 5 kelompok nelayan yang akan menyerap bantuan. Bantuan direncanakan berupa jaring Gilnet 250 pics mata 400. Pihak DKP Sumut sedang tahap melakukan verifikasi terhadap kelompok nelayan calon penerima bantuan. Anggota Komisi […]

  • Ini Misi Harun- Ichwan Untuk Pendidikan Keagamaan dan Formal Jika Terpilih Jadi Bupati Madina

    Ini Misi Harun- Ichwan Untuk Pendidikan Keagamaan dan Formal Jika Terpilih Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) : ada 15 poin penting yang akan dijadikan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution dalam Misi pemberdayaan sistem pendidikan dan kebudayaan khusus nya bidang keagamaan melalui pendidikan luar sekolah ( keluarga) sebagai pembentukan SDM yang berintegritas yang mampu […]

  • Monumen Jenderal Abdul Haris Nasution Lebih Pas di Mandailing Julu

    Monumen Jenderal Abdul Haris Nasution Lebih Pas di Mandailing Julu

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah tokoh Madina meminta agar pembangunan monumen Jenderal Abdul Haris Nasution berlokasi di Mandailing Julu, bukan di Panyabungan. Pilihan Mandailing Julu sebagai lokasi monument berpijak pada sejarah kelahiran sang jenderal, karena Ulu Pungkut Jae yang berada di kawasan Mandailing Julu merupakan kampung halaman Jenderal Abdul Haris Nasution. Hal itu disampikan para […]

  • Warga Lembah Sorik Marapi Siap Menangkan Saparuddin-Miswar

    Warga Lembah Sorik Marapi Siap Menangkan Saparuddin-Miswar

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MAGA (Mandailing Online) – Sambutan hangat dan antusias diberikan warga Lereng Sorik Marapi yang terdiri dari beberapa kelurahan/desa kepada pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Mandailing Natal nomor urut 3, Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay, SPd. Sambutan hangat tersebut terlihat saat Saparuddin Haji bersilaturahmi ke Kelurahan Pasar Maga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kamis (20/11). Salim, salah seorang tokoh masyarakat […]

  • Pemkab Madina Tampung 280 CPNS

    Pemkab Madina Tampung 280 CPNS

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) membuka pelamaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2010 sebanyak 280 orang. Formasi yang di perlukan Kabupaten Mandailing Natal antara lain Guru SD sebanyak 39. Guru yang di butuhkan antaralain Guru Kelas Pendidikan D II SPGD sebanyak 25 orang, Pendidikan S1 […]

expand_less