Selasa, 3 Nov 2026
light_mode

Kejayaan Hanura di Madina Harus Dipertahankan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Ali Makmur Nasution terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Periode 2011-2016 pada Musyawarah Cabang I Partai Hanura Madina dalam rangka konsolidasi dan restrukturisasi di Hotel Internasional Paya Loting, Panyabungan, Selasa (01/03/2011).

“Kita siap membesarkan partai ini di daerah Bumi Gordang Sembilan demi untuk menyuarakan suara rakyat. Sebab dengan hati nurani yang selama ini kita bangun, sebagai partai yang masih muda telah mendapat tempat di hati rakyat terbukti dengan perolehan suara pada Pemilu Legislatif Tahun 2009, Hanura menjadi pemenang ketiga,” kata Ali Makmur yang direkomendasi seluruh PAC menjadi Ketua DPC Hanura Madina 2011-2016.

Dikatakannya, tanpa dukungan PAC dan ranting sangat mustahil ia berjuang untuk membesarkan partai. Sehingga seluruh pengurus harus menjalin mata rantai yang tidak terputus demi membesarkan partai dan mendapat tempat di hati masyarakat, sebab suara Hanura adalah suara rakyat.

“Ujung tombak dalam membesarkan partai ini adalah pejuang di tingkat ranting sebab mereka yang paling tahu kebutuhan warga yang paling bawah sekali. Ini akan menjadi tugas dan tanggung jawab saya sebagai Ketua DPC untuk mengaktifkan kembali, karena ada kemungkinan selama ini akibat kesibukan yang fokus di legislatif sampai pemilukada kemarin, membuat ranting serasa terabaikan dan saat ini kita akan kibarkan kembali panji-panji Partai Hanura hingga ke pelosok sekalipun,” katanya.

Ketua DPC Hanura Madina demisioner Fahrizal Efendi Nasution mengatakan, kejayaan partai ini harus ditingkatkan dalam konteks memperjuangkan kepentingan masyarakat luas khususnya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran berbangsa dan bernegara yang belum terwujud. Untuk itu mari kita bangun soliditas berorganisasi dalam menghadapi perhelatan demokrasi pada Tahun 2014.

Sementara Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Sumatera Utara Zulkifli Siregar menekankan, keberhasilan yang selama ini tercapai harus diukir kembali pada periode mendatang dan kepercayaan masyarakat yang selama ini memberikan perpanjangan tangan kepada Hanura untuk menyuarakan hak-haknya, harus dijalankan sebagai pemangku amanah.

“Kita besar karena warga yang memberikan kepercayaan kepada kita di daerah ini, namun amanah yang diemban tersebut jika diabaikan maka rakyat akan kecewa. Dari itu mari sama-sama kita besarkan partai ini untuk kembali dipercaya rakyat di masa yang akan datang,” harapnya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Anggota DPRD Madina Bawa Perempuan Dinikahkan Paksa

    Calon Anggota DPRD Madina Bawa Perempuan Dinikahkan Paksa

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sahbana salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal terpilih periode 2014-2019 dari PAN bersama seorang kawannya bernama Sangkot terpaksa dinikahkan secara paksa dengan dua perempuan kencan mereka karena dicurigai berbuat tak senonoh di Desa Hutagodang Muda, Senin (21/7/2014). Kedua perempuan tersebut berinisial LM berstatus gadis dan DL status janda. Keduanya warga […]

  • Sekolah Roboh, 2 Murid SD Tertimpa

    Sekolah Roboh, 2 Murid SD Tertimpa

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANAI HILIR-Sebuah ruangan belajar dan ruangan kantor guru di SD Negeri 116914, Desa Sei Baru, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, roboh, Kamis (9/2) sekitar pukul 09.30 WIB. Dua murid sekolah itu, Muhammad Riki (7) dan Armansyah (8) mengalami luka berat akibat tertimpa reruntuhan. Informasi diperoleh, robohnya dua ruangan berdinding papan itu diduga akibat kondisi bangunan […]

  • Kisah Merapi, Mbah Maridjan, Tutur & Wawan Letusan Merapi bukan sekedar meluluhlantakkan sejumlah kampung di lereng gunung.

    Kisah Merapi, Mbah Maridjan, Tutur & Wawan Letusan Merapi bukan sekedar meluluhlantakkan sejumlah kampung di lereng gunung.

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kinahrejo terlihat lunglai. Desa yang biasanya begitu hijau kini telah layu. Rumah-rumah porak poranda, pohon-tanaman bertumbangan, hewan ternak teronggok tak bernyawa. Sejauh mata memandang, seluruh desa itu bersepuh debu vulkanik. Bangunan masjid terlihat masih berdiri. Di dekatnya, bangunan rumah telah hancur. Di antara puing-puing kayu bangunan itu, sesosok tubuh berhasil ditemukan rombongan tim SAR. Tubuh […]

  • Kasus CPNS Dilaporkan ke KPK

    Kasus CPNS Dilaporkan ke KPK

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan segera melaporkan kasus dugaan suap dalam penentuan kelulusan CPNS di 33 pemkab dan pemko se Sumatera Utara Tahun 2010 ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Hal ini dikatakan Direktur LBH Medan Nuriono di Medan, Sabtu (01/01/2011). Dijelaskannya, kasus yang sama terjadi di Pemkab Padang Lawas pada Tahun 2009 lalu. Saat itu, […]

  • Korban Bentrok Karnaval Budaya HUT ke 78 RI di Madina Minta Panitia Tanggung Jawab

    Korban Bentrok Karnaval Budaya HUT ke 78 RI di Madina Minta Panitia Tanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Photo ( istimewa ) PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Peristiwa bentrokan dua kelompok pemuda saat pelaksanaan karnaval budaya dalam memperingati HUT ke 78 RI di Mandailing Natal ( Madina ) Rabu 16/8/2023 membuat 5 orang warga Pidoli jadi korban. Korban minta Panitia tanggung jawab. Ke 5 orang itu adalah M Bakhtiar Pulungan (18) mengalami tusukan sejam, […]

  • Syariat Islam Dituding Menormalisasi KDRT?

    Syariat Islam Dituding Menormalisasi KDRT?

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Taqiyya Akhir-akhir ini viral potongan ceramah seorang ustadzah fenomenal yang dianggap membolehkan kekerasan dalam rumah tangga, sehingga masyarakat awam menganggap tindakan tersebut dibolehkan dalam islam. Padahal perlu dipahami sebelumnya bahwa konteks yang dibahas dalam ceramah tersebut adalah kisah tentang istri yang menutupi aib suaminya yang bertindak kasar terhadap istrinya, bukan berarti ustadzah tersebut […]

expand_less