Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Kasus CPNS Dilaporkan ke KPK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
  • print Cetak


Medan, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan segera melaporkan kasus dugaan suap dalam penentuan kelulusan CPNS di 33 pemkab dan pemko se Sumatera Utara Tahun 2010 ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Hal ini dikatakan Direktur LBH Medan Nuriono di Medan, Sabtu (01/01/2011).

Dijelaskannya, kasus yang sama terjadi di Pemkab Padang Lawas pada Tahun 2009 lalu. Saat itu, harusnya delapan pelamar CPNS sudah menjadi CPNS. Karena pada waktu pengumumam terjadi kesalahan, yakni nomor dan nama peserta berbeda, kedelapan pelamar CPNS tersebut menjadi tidak lulus.

Kemudian kedelapan pelamar CPNS yang malang itu mengadu ke LBH Medan. Lantas LBH menelusuri kasusnya. Anehnya kasus ini, meski kedelapan orang tersebut memang lulus berdasarkan hasil konfirmasi Sekda Palas waktu itu Syahrul Harahap ke salah satu perguruan tinggi di Solo dan meminta LJK, akan tetapi Bupati Palas Basyrah Lubis tetap berpedoman kepada nama, bukan nomor peserta.

Anehnya lagi, imbuh Nuriono, meski kasus ini telah dilaporkan ke Badan Kepegawaian Negara, namun pihak BKN terkesan lepas tangan dan menganggap kewenangan sepenuhnya dalam pengumuman pelamar CPNS yang lulus, berada pada bupati setempat.

Kasus CPNS Pemko Medan Tahun 2010 ada kesamaannya dengan kasus CPNS Pemkab Palas Tahun 2009. Kalau di Palas terjadi perbedaan nomor dan nama peserta yang lulus, di Medan peserta yang semula diumumkan lulus di website Pemko Medan, namun tidak lulus saat diumumkan di koran. Anehnya lagi, nama mereka pun yang semula ada di website, menjadi tidak ada.

“Kita menduga ini terjadi kasus penyuapan atau gratifikasi terhadap oknum pejabat tertentu dalam menentukan kelulusan. Kalau dilihat dari sisi nominal bisa saja di atas Rp 100 juta per orang. Mudahnya permainan dalam kasus ini karena proses testing kelulusan hanya berdasarkan ujian test tertulis. Kalau saja tesnya ditambah dengan tes psikologi dan wawancara, tentunya bisa memperkecil terjadinya dugaan praktik suap,” tegas Nuriono.

Terkait kasus ini, LBH Medan juga mendesak USU sebagai tim penentu perangkingan nilai pelamar CPNS supaya mengumumkan hasil perangkingan. Berdasarkan rangking, akan dapat dilihat hasilnya. “Berangkat dari situlah kita bisa melihat berapa rangking yang sebenarnya,” ujarnya.

Nuriono menambahkan, untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, pihaknya kemungkinan akan menerima pengaduan sampai pekan kedua Januari 2011. “Pelamar CPNS di luar Kota Medan juga bisa mendatangi LBH dan melaporkan dugaan kecurangan yang terjadi sehingga mereka tidak lulus,” imbau Nuriono.

LBH Medan akan membukan layanan pengaduan hingga pukul 19.00 WIB. Setelah semua lengkap, LBH Medan segera mengajukan proses hukum, tidak hanya mengajukan somasi dan gugatan citizen law suit terhadap Pemko Medan ke Pengadilan Negeri Medan, akan tetapi juga melaporkan kasus ini ke KPK.

Nuriono menegaskan, hingga Jumat (31/12/2010), tercatat sudah 14 orang yang melapor ke LBH Medan. Pelapor terakhir bernama Dedi Prayuda Sembiring yang melamar formasi Verifikasi Keuangan Pemko Medan dan Very Asaira yang melamar formasi Penyusunan Program evaluasi Pemko Medan. Keduanya sempat lulus ketika diumumkan di website kemudian dinyatakan tidak lulus saat pengumumam di media cetak.

Berikut nama-nama pelamar CPNS Pemko Medan yang lulus versi website Pemko Medan yang sebelumnya melapor ke LBH Medan. Lenny Marlina Sirait, Titin Mariani, Sari Rahmania, Kamalia Siregar, Muhammad Fahmi, M Untung, Magdayanta Sembiring, Agrefina Sembiring, Sabrina, Basana bestari, Indri Andalta Sitepu dan Maria Abrina Tarigan. (BS-021)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nyawa Hilang Di Tangan Saudara Karena Mencekik Ibu, Salah Siapa?

    Nyawa Hilang Di Tangan Saudara Karena Mencekik Ibu, Salah Siapa?

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Novida Sari, S.Kom Ketua Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal Pertiwi kembali berduka, SN (18) seorang adik kandung korban dengan terpaksa membunuh abang kandungnya sendiri AN (34). Pelaku menggunakan kayu yang diambil dari samping rumahnya lalu memukul abangnya di bagian kepala sebanyak 6 kali hingga tewas di tempat kejadian. SN adik kandung korban […]

  • Pemerintah dan DPRD Madina Setujui RAPBD Tahun 2022

    Pemerintah dan DPRD Madina Setujui RAPBD Tahun 2022

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersama DPRD menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2022 sebesar Rp1.231.220.890.584,- atau 1,23 triliun. Pengesahan R-APBD tersebut dilakukan melalui Rapat Paripurna Persetujuan Bersama terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Mandailing Natal Tahun Anggaran 2022, di ruang paripurna DPRD, Selasa (30/11). Bupati H. […]

  • Camar Laut Biru

    Camar Laut Biru

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karya: Leli Marito Mata indah gadis itu tak henti menghitung burung camar yang ada di angkasa. Kakinya yang  mungil menari-nari di atas ombak samudra. Kapal yang bertuliskan "Jack Sparrow" terlihat melaju kencang ke arah selatan menuju pulau Wakatobi yang indah. "Ibu…nyampenya berapa lama lagi?," ucap gadis itu tak sabar ingin segera menjejakkan kaki di […]

  • Upaya Puskesmas Sihepeng Meraih Akreditas

    Upaya Puskesmas Sihepeng Meraih Akreditas

    • calendar_month Jumat, 2 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) –  Puskesmas Sihepeng Kecamatan Siabu, Mandailing Natal saat ini berupaya mencapai posisi Puskesmas Terakreditasi. Langkah untuk menuju Terakreditasi itu bukan perkara mudah. Dibutuhkan komitmen yang kuat oleh pimpinan manajemen, staf, tenaga medis serta komitmen pemerintahan kecamatan, desa juga seluruh masyarakat yang berada di kawasan jaringan kerja pusksemas. Sementara itu, Menteri Kesehatan RI […]

  • Armada Sampah Kurang, Dilema Menuju Kota Panyabungan Bersih (bagian 1)

    Armada Sampah Kurang, Dilema Menuju Kota Panyabungan Bersih (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menjadikan kota Panyabungan benar-benar bersih dari sampah nampaknya masih jauh dari target yang diinginkan pasangan Sukhairi-Atika. Meski di awal-awal pemerintahan baru ini telah menunjukkan grafik kian bersihnya ibukota kabupaten itu, namun Bupati Mandailing Natal (Madina), Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati, Atika Azmi Utammi Nasution nampaknya masih harus memeras otak agar harapan kota Panyabungan bebas sampah […]

  • MAN 1 Madina Berzikir

    MAN 1 Madina Berzikir

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mandailing Natal (Madina) menggelar zikir akbar. Itu dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional  dan ucapan syukur atas segala prestasi yang diraih para pelajar. Kegiatan berlangsung di lapangan upacara  MAN 1 Madina, Jumat (22/10 /2021) pagi. Pelajar-pelajar MAN 1 Madina banyak meraih prestasi tingkat nasional dan tingkat Tabagsel. […]

expand_less