Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Surung Panjaitan Divonis 2,5 Tahun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 22 Okt 2013
  • print Cetak

Medan (Mandailing Online) – Pengusaha Surung Panjaitan divonis 2,5 tahun penjara oleh majelis hakim Tipikor Medan, Senin (21/1). Sekretaris Umum Gapensi Sumut ini terbukti menyuap Bupati Madina Hidayat Batubara Rp 1 miliar untuk mendapatkan proyek pembangunan RSUD Panyabungan.
“Menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan kepada terdakwa Surung Panjaitan. Mewajibkan terdakwa membayar denda Rp50 juta subsider dua bulan kurungan,” kata Agus Setiawan, ketua majelis hakim.

Majelis hakim menilai terdakwa Surung Panjaitan, terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a Pasal 13 Undang- Undang (UU) No 31/ 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU No 20/2001.

Surung selaku Direktur PT Bumi Lestari Energi memberikan suap kepada Hidayat untuk memuluskan pengurusan proyek pembangunan RSUD Panyabungan. Alasan terdakwa bahwa uang Rp 1 miliar itu diberikan hanya sebagai pinjaman menurut majelis hakim tidak masuk akal.

Hakim juga menyebutkan, dalam realisasi dana BDB banyak mafia di Pemprovsu untuk meraup keuntungan dengan melanggar hukum. Hal itu sesuai keterangan beberapa saksi dalam persidangan yang menyebutkan adanya pemberian fee 7% atau dana asistensi kepada pejabat-pejabat Pemprovsu tiap kali ingin mencairkan dana BDB.

“Fee 7% itu merupakan upaya Pemprovsu untuk memeras kabupaten/kota penerima dana BDB,” kata Agus.

“Atas putusan ini, baik terdakwa maupun penuntut umum memiliki hak yang sama, yaitu menerima atau menolak,” kata hakim.

Kuasa hukum terdakwa, Junimart Girsang mengatakan, pihaknya masih pikir-pikir atas putusan majelis hakim tersebut.

“Kami pikir-pikir dahulu majelis. Saya akan bicarakan dulu kepada klien kami ini bagaimana tindakan selanjutnya,” kata Junimart.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK Fitroh Rohcahyanto langsung mengatakan banding. JPU menilai putusan hakim terlalu rendah dari tuntutan.

“Terhadap putusan majelis hakim ini, kami dari penuntut umum memastikan banding,” kata Fitroh menjawab pertanyaan hakim.

Usai sidang ditutup, JPU Fitroh langsung menandatangani memori banding di hadapan majelis hakim dan juga terdakwa.

Kepada wartawan, Fitroh mengatakan pihaknya banding karena putusan yang dijatuhkan hakim jauh lebih rendah dari tuntutan mereka.

“Iya kita langsung pastikan banding, karena hukuman yang dijatuhkan oleh hakim tidak sampai dua per tiga dari tuntutan kita. Itu terlalu rendah,” kata Fitroh.

Menurut Fitroh, seharusnya majelis hakim memberikan hukuman yang berat kepada terdakwa Surung. Sebab dari awal hingga akhir persidangan, Surung tidak pernah mengakui perbuatannya dan sering memberikan keterangan berbelit-belit dalam persidangan.

Surung menolak berkomentar ketika diwawancarai wartawan. Begitu dijatuhkan vonis, Surung langsung mendatangi keluarganya yang datang memberikan dukungan di kursi pengunjung. Isak tangis keluarga Surung pun pecah, ketika pengusaha itu menyalaminya satu per satu.

Hampir semua keluarga Surung yang datang menangis karena tak terima dengan putusan hakim. Termasuk istri Surung Panjaitan, Blondia.

Selain Surung, dalam kasus ini Hidayat Batubara dan Plt Kadis PU Pemkab Madina Khairul Anwar Daulay juga duduk di kursi terdakwa. Ketiganya ditangkap KPK pada Mei 2013. (MB)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemekaran Sumtra dan Pantai Barat Mandailing Solusi Sejahterakan Rakyat

    Pemekaran Sumtra dan Pantai Barat Mandailing Solusi Sejahterakan Rakyat

    • calendar_month Senin, 29 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wacana pembahasan kembali RUU pemekaran Daerah Otonomi Baru di Sumatera Utara sangat didukung oleh tokoh masyarakat di Tabagsel. Karena salah satu Daerah Otonomi Baru (DOB) yang masuk pada Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut adalah Kabupaten Pantai Barat Mandailing dan Provinsi Sumatera Tenggara (Sumtra). Pemekaran DOB ini akan membawa manfaat besar terhadap percepatan […]

  • Siap Siap, PKL di Panyabungan Akan Ditertibkan

    Siap Siap, PKL di Panyabungan Akan Ditertibkan

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) Para pedagang kaki lima di Kota Panyabugan dan sejumlah Kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) nampaknya harus siap siap menghadapi penegakan Perda nomor 11 tahun 2017 tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di Kabupaten Mandailing Natal. Siang tadi Senin (19/6/2023) Rapat terkait penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima ini […]

  • Kualitas Serai Wangi Madina Kalahkan Srilanka dan India

    Kualitas Serai Wangi Madina Kalahkan Srilanka dan India

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kualitas serai wangi dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalahkan serai wangi dari negara Srilangka dan India. “Kualitas serai wangi asal Pakantan, Kabupaten Mandailing Natal ini kwalitasnya mencapai 45 %,  sementara serai wangi asal negara Srilanka dan India mempunyai kualitas 25 % saja,” ungkap Anwar Mahjuddin dari Biosurya Global Sdn. Bhd, Malaysia […]

  • Di Madina, Ada Guru Tiga Bulan Tidak Masuk Mengajar

    Di Madina, Ada Guru Tiga Bulan Tidak Masuk Mengajar

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Komisi A DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menemukan oknum guru yang tidak masuk mengajar selama 3 bulan. Hal ini ditemukan Komisi A saat inspeksi mendadak (Sidak) ke SMU Negeri 1 Panyabungan, Kamis (10/03/2011). Kehadiran Anggota dewan langsung diterima Kepala SMAN 1 Panyabungan Suaidah Lubis di ruang kerjanya. Sementara perwakilan Komisi A yang melakukan sidak […]

  • Mendagri Minta Kepala Daerah Sosialisasi Soal Kenaikan BBM

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meminta para gubernur, bupati atau walikota di seluruh Indonesia untuk melakukan sosialisasi kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Pemerintah akan memberlakukan kebijakan tersebut dalam waktu dekat. “Kami minta agar kepala daerah di masing-masing daerah bisa menyosialisasikan kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi ini kepada tiap warganya di […]

  • Pegawai Honor Diberhentikan, Klinik Malaria Madina Tutup

    Pegawai Honor Diberhentikan, Klinik Malaria Madina Tutup

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pemberhentian pegawai honor di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) mulai 2 Januari 2012 lalu berdasarkan Surat Edaran Sekda M Daud Batubara, berimbas kepada kebutuhan masyarakat endemis malaria tersebut. Sebab, semua honorer medis yang bertugas Kantor Penanggulangan Malaria Center juga telah diberhentikan. Dampak pemberhentian tersebut, klinik pelayanan pengobatan malaria di Kota Panyabungan terpaksa ditutup karena […]

expand_less