Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Warga Minta Bupati Madina Tinjau Ulang Pengangkatan Pj Desa Tabuyung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
  • print Cetak

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Warga meminta bupati Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, meninjau ulang pengangkatan Pj. Kepala Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis.

Permintaan itu berdasar penilaian warga terhadap beberapa kebijakan dan keputusan pj. kepala desa berinisial IM yang diduga bertentangan dengan peraturan perundangan-undangan.

Selain itu, yang bersangkutan juga sudah pernah menjalani hukuman pidana selama 2 bulan 15 hari kasus pemalsuan dokumen persyaratan menjadi sekretaris desa tahun 2015 lalu.

“Sebelumnya kami tidak menduga bahwa Pj Kades Tabuyung yang ditunjuk bupati Madina tanggal 24 April 2024 adalah PNS yang terlibat kasus pemalsuan surat tentang persyaratan menjadi Sekdes PNS berdasarkan PP Nomor 45 Tahun 2007 Tentang Tata Cara Pengangkatan Sekdes Menjadi PNS,” ujar Parwis, tokoh pemuda Tabuyung kepada Mandailing Online, Selasa (23/7/2024).

IM divonis PN Mandailing Natal pada April 2015. Dan bebas dari penjara – karena masa hukumannya telah habis dijalani – pada 11 Mei 2015 berdasar Surat Lepas Nomor W2.E10.PK.01.01.02.515 ditandatangani Kepala Lapas Kelas IIB Panyabungan.

Kasus pemalsuan dokumen calon sekretaris desa menjadi perhatian Pemkab Madina masa itu, salah satunya terbitnya Surat Edaran bupati Madina ditandatangani Bupati Madina Hidayat Batubara yang menyatakan bahwa PNS yang merasa pengangakatannya bermasalah segera mengundurkan diri dan mengembalikan semua gaji yang pernah diterimanya merujuk Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2007.

“Status Pj Desa Tabuyung ini baru kami ketahui setelah beliau beberapa kali membuat keputusan dan kebijakan yang dinilai bertentangan dengan peraturan perundangan-undangan,” imbuh Parwis.

Dia membeberkan dugaan pelanggaran perundangan itu antara lain, 10 hari setelah IM menjadi pj kepala desa, semua kepala dusun diberhentikan, dan diganti dengan pejabat baru. Lima hari berikutnya IM mengganti pengurus Karang Taruna.

“Beberapa hari yang lalu IM mengganti sekretaris desa dan kasi pemerintahan tanpa alasan yang jelas,” ungkap Parwis.

Pemberhentian para aparat desa oleh pj kepala desa itu sempat viral di media sosial dalam beberapa hari ini yang dinilai terkesan sporadis.

“Untuk itu kami minta kepada Bupati Madina, Bapak Sukhairi melalui kepala BKDSDM supaya memberikan sanksi adimistratif kepada Pj Kades Tabuyung karena telah menyembunyikan statusnya sebagai sekdes yang bermasalah pada saat pengangakatannya,” kata Parwis.

Editor: Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegiatan Sorikmas Mining Disosialisasikan Kepada LSM

    Kegiatan Sorikmas Mining Disosialisasikan Kepada LSM

    • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Manajemen PT. Sorikmas Mining melakukan sosialisasi tentang aktifitas perusahaan itu kepada pimpinan dan pengurus Lembaga Swadaya Masayarakat (LSM) yang ada di Mandailing Natal, Senin (27/8) bertempat di aula Hotel Rindang, Panyabungan. Aspek-aspek yang disosialisasikan mulai dari pofil perusahaan, persentase saham perusahaan, izin-izin yang dikantongi perusahaan, tahapan kegiatan perusahaan mulai dari eksplorasi hingga […]

  • Cabup Madina Harun Mustafa Bicara Santai Bersama GenZ

    Cabup Madina Harun Mustafa Bicara Santai Bersama GenZ

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing online) Pasangan Calon Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution hadiri bicara santai bersama GenZ yang dilaksanakan di Cafe Daun jalan Prof Andi Hakim Nasution, Kelurahan Pidoli, Kecamatan Panyabungan Minggu 20/10/2024. Dewi Putri Rahmadani Lubis selaku kordinator GenZ Madina mengatakan, acara bicara santai bersama Cabup Madina Harun Mustafa Nasution ini bertemakan” […]

  • Berjudi di Hotel, Anggota DPRD Labura Ditangkap

    Berjudi di Hotel, Anggota DPRD Labura Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    RANTAU-Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Labuhan Batu Utara (Labura), tercemar akibat ulah salah seorang anggotanya berinisial RS. Sabtu (8/1) malam, RS ditangkap polisi beserta enam kontraktor (pemborong) di Rantau Prapat Hotel (RPH). Ketujuh tersangka ditangkap basah tengah bermain judi dengan kartu remi di kamar hotel 221 dan 222 (connecting door) oleh petugas polisi. Sejumlah […]

  • Penambang Emas di Sungai Batang Natal Resahkan Warga

    Penambang Emas di Sungai Batang Natal Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Aktivitas tambang biji emas di Sungai Batang Natal titik Desa Lancat, Dusun Batu Gajah, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina) sangat meresahkan bagi masyarakat. Sebab air sungai menjadi keruh. “Air sangat keruh, padahal sungai tersebut masih dibutuhkan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari, untuk mandi, mencuci dan lainnya. Sementara pembuangan dari mesin […]

  • Rp10 triliun tambahan dana BOS SMA

    Rp10 triliun tambahan dana BOS SMA

    • calendar_month Selasa, 10 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah menganggarkan dana Rp10 triliun untuk menambah anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA). “Itu kita perkirakan sekitar Rp10 triliun, untuk BOS Sekolah Dasar (SD)-Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu Rp23 triliun,” ujar Menteri Pendidikan M Nuh, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, hari ini. […]

  • Warga Minta Kades Hutatinggi Sebut Nama Penerima Fee Bantuan Pembangunan Masjid Nurul Iman

    Warga Minta Kades Hutatinggi Sebut Nama Penerima Fee Bantuan Pembangunan Masjid Nurul Iman

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): – Kasus pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) Masjid Nurul Iman di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi isu liar di kalangan masyarat setelah munculnya pengakuan Kepala Desa yang memberikan fee terhadap oknum untuk memuluskan pencairan dana bantuan senilai Rp.400.00.000. Warga desa meminta panitia pembangunan membuat […]

expand_less