Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

9 Keluarga di Huta Tua Diyakini Miliki Senjata Rakitan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
  • print Cetak

Panyabungan,

Saat ini yang bisa dipastikan yang memilik senjata rakitan jenis senapan angin di Desa Pardomuan (Huta Tua), Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hanya sebanyak 9 keluarga. Ini diketahui setelah dilakukan musyawarah dengan seluruh masyarakat paska kejadian pembacokan dan penembakan di Desa Gunung baringin sepekan lalu.

Hal ini dikatakan Kepala Desa Pardomuan Mahlil kepada wartawan usai mengikuti pertemuan dengan Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution di Desa Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Jumat (16/09/2011) lalu.

Dikatakan Mahlil, pihaknya telah berulang kali melakukan musyawarah dengan warga dan bersama tokoh agama membahas kejadian di Desa Gunung Baringin dimana akibat kejadian itu 3 warga Gunung Baringin menjadi korban pembacokan dan penembakan oleh beberapa oknum warga Huta Tua.

”Paska kejadian itu kami telah melakukan musyawarah beberapa kali untuk mencari solusi, karena warga kami juga sangat resah usai kejadian tersebut apalagi banyaknya tudingan buruk semisal pemilikan senjata oleh semua warga. Bahkan seluruh warga sangat berharap agar penegak hukum bisa segera menangkap pelakunya. Terakhir kami rapat untuk mendata warga yang diperkirakan memiliki senpi hasilnya kami mendata sebanyak 9 KK memang memiliki senjata rakitan dan senjata ini dimililki sejumlah warga kami bukan karena ingin bertani ganja namun karena ada beberapa orang yang memiliki sehingga warga yang lain juga ingin memilikinya,” beber Mahlil.

Diakui Mahlil, masyarakat Huta Tua dalam hal ini juga merasa dirugikan atas ulah beberapa oknum warganya apalagi menyangkut salah seorang pelaku yakni Munir. Dikatakannya, Munir memang memiliki tipikal yang keras di desa itu dan sudah sepantasnya polisi menangkapnya. Disamping itu warga juga ingin agar Pemkab Madina terlibat secara langsung dalam menyikapi kondisi ini.

”Jujur saya katakan, Pak, warga juga tak ingin dinilai negatif karena isu pemilikan lahan ganja dan senjata padahal bukan semua warga yang memilikinya itu, hanya sebagian kecil saja. Artinya kami juga perlu diperhatikan, Pak, apalagi paska kejadian itu anak-anak kami tak lagi sekolah karena tak ada seorangpun guru yang datang. Alhamdulilan baru hari ini (Jumat) sudah mulai sekolah,” tambahnya.

Masih dijelaskannya, hasil musyawarah dengan warga juga memutuskan untuk membantu pihak kepolisian memberikan informasi mengenai keberadaan pelaku begitu juga dengan keberadaan ladang ganja karena warga ingin tenang bukan seperti selama ini, dimana masyarakat dihantui atas tindakan sejumlah oknum.

”Kami siap memberikan informasi kepada penegak hukum baik  keberadaan pelaku maupun ladang ganja apabila masih ada. Dan perlu kami sampaikan bahwa Munir bersama keluarganya tak lagi berada di desa kami dan kami tak tau lari kemana,” ujarnya. (BS-026)

Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penetapan dana hibah Sidimpuan diprotes

    Penetapan dana hibah Sidimpuan diprotes

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Organisasi mahasiswa, organisasi masyarakat, organisasi profesi dan LSM yang berada di wilayah hukum Padang Sidimpuan memprotes terhadap penetapan dana hibah dan dana bantuan sosial yang bersumber dari dana APBD Kota Padang Sidempuan tahun 2013. Para himpunan organisasi dan LSM tersebut, juga telah melayangkan surat yang ditujukan kepada Walikota Padang Sidimpuan, Kertua DPRD […]

  • SD 126 Gunung Baringin Tak Berkualitas, Warga Surati Bupati

    SD 126 Gunung Baringin Tak Berkualitas, Warga Surati Bupati

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) : Masyarakat Kelurahan Gunung Baringin menyurati Bupati Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan manajemen di SD Negeri 126 Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, yang dinilai tak meningkatkan kualitas pendidikan. Surat masyarakat itu tertanggal 15 September 2015 yang ditandantangani 124 orang dan 11 tokoh masyarakat dan lembaga masyarakat. “Sesuai dengan pengamatan dan penilaian serta penemuan […]

  • BILIK BESI DI RUMAH MEWAH

    BILIK BESI DI RUMAH MEWAH

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Pola Bahasan Subtansi dalam Pro-Kontra)   Catatan ringkas: M. Daud Batubara   Tertangkaptangannya seorang kepala daerah di Sumut oleh lembaga anti rasuah, telah menambah keterpurukan kondisi Provinsi Sumut bahkan Indonesia dalam hal catatan korupsi. Fenomena ini telah menjadi prokontra oleh para pegiat informasi. Namun tulisan ini bukan membahas tentang tertangkaptangannya beliau, hanya saja pilihan thema […]

  • Pejabat SMGP Akan Diadukan ke Polisi

    Pejabat SMGP Akan Diadukan ke Polisi

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, siang ini, Rabu  (28/9/2022) dijadwalkan akan mengadukan PT SMGP ke Polres Madina terkait pidana lingkungan hidup. Elemen yang akan mengadu tergabung dalam gerakan Masyarakat Madina Menggugat (GM3). Laporan ini sehubungan  jatuhnya kembali korban keracunan yang diduga sebagai dampak aktivitas PT SMGP (Sorik […]

  • Kuatkan Soliditas, KPPG Madina Ziarah ke Barus

    Kuatkan Soliditas, KPPG Madina Ziarah ke Barus

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BARUS (Mandailing Online) – Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Mandailing Natal melakukan wisata religi di Barus, Tapanuli Tengah, Minggu (14/11). Zubaidah Nasution menjelaskan KPPG Madina berangkat pada Sabtu (13/11) malam menuju Tapanuli Tengah untuk melakukan ziarah ke makam Almarhum Syekh Mahmud bin Abdurrahman atau dikenal Makam Syekh Papan Tinggi dan Makam Al-Mahligai. Ketua KPPG […]

  • Gerindra Dijanjikan Kursi BK Pascaamendemen UU MD3

    Gerindra Dijanjikan Kursi BK Pascaamendemen UU MD3

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menerima informasi keterlibatan Fraksi Gerindra di Badan Kehormatan (BK) DPR RI selepas amandemen Undang-Undang RI Nomor 27 Tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (MD3). Itu berarti, nasib Fraksi Gerindra bakal ditentukan bulan Juni mendatang. “Buat Gerindra tidak […]

expand_less