Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

PMII Sesalkan Pemotongan BOS & Uang Lauk Pauk Guru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
  • print Cetak

Medan,Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sumatera Utara (PKC PMII Sumut) menyesalkan pemotongan Biaya Operasional Sekolah (BOS), uang lauk pauk dan dana kesejahteraan guru yang dilakukan KUPT serta Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhan Batu.

Demikian ditegaskan Sekretaris PKC PMII Sumut Darwin Sipahutar di Medan, Kamis (29/09/2011).

Disebutkan, hal ini telah mencoreng dunia pendidikan. Dana yang seharusnya diperuntukkan kepada siswa yang kurang mampu dan guru demi meningkatkan mutu pendidikan ternyata dilahap oleh penguasa yang tidak memiliki rasa kemanusiaan. Hal ini kalau tetap dibiarkan terus berlajut mungkin tidak ada lagi guru yang mau mengajar di L Batu.

Dikatakan Dawin, masih segar dalam ingatan kita tentang raibnya pembayaran dana sertifikasi guru kepada 233 orang guru di L Batu terhitung mulai Januari sampai Juni 2010 sebesar Rp2,9 miliar. Padahal uangnya sudah dicairkan. Kekecewaan guru ini ternyata berlanjut sampai kepada pemotongan uang lauk pauk dan dana kesejahteraan guru yang dilakukan oleh KUPT dan Disidik L Batu.

“Masalah ini sudah sangat memprihatinkan namun tidak sedikitpun mendapat respon dari DPRD L Batu dan DPRD Sumut dan pelakunya masih tetap berkeliaran di L Batu tanpa merasa berdosa,” tegasnya.

Untuk itu PKC PMII Sumut meminta kepada aparat penegak hukum di L Batu agar segera memeriksa Kepala Dinas dan KUPT L Batu yang telah melakukan pemotongan dana kesejahteraan dan uang lauk pauk serta pembayaran dana sertifikasi guru.

PKC PMII Sumut juga menyesalkan sikap dan perlakuan KUPT dan Disdik L Batu yang memaksa sekolah-sekolah untuk membeli buku dan pemotongan dana BOS yang dikenakan kepada setiap siswa sebesar Rp1.500  waktu pembayaran buku. (BS-002)

Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

    Prof.Uli Kozok Janjikan Kerja sama dengan Tympanum

    • calendar_month Minggu, 8 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Tympanum Novem dalam waktu dekat akan menjalin kerja sama dengan Prof. Uli Kozok, ahli tata bahasa dan budaya Tapanuli berkebangsaan Jerman. Berawal dari software “Latin to Mandailing” yang dikembangkan Tympanum Novem dan di publikasikan melalui situs 4shared.com beberapa waktu yang lalu. Software dimaksud diyakini menarik perhatian peneliti senior Etnologi Asia Pasifik di Universitas […]

  • Mantan Kadis Keuangan Waskito Daulay Diduga Terlibat

    Mantan Kadis Keuangan Waskito Daulay Diduga Terlibat

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pengadaan lahan untuk pembangunan stadion milik Pemkab Mandailing Natal (Madina) seluas sekitar 5 hektar di Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, diduga melibatkan mantan Kadis Keuangan Madina Waskito AP Daulay. Informasi yang diperoleh, Rabu (24/08/2011), sekitar Tahun 2003 Pemkab Madina berkeinginan membangun sebuah stadion untuk fasilitas olahraga. Bupati Madina ketika itu Amru Helmy Daulay lantas […]

  • Hore, Jabatan Kepdes di Madina Resmi 8 Tahun

    Hore, Jabatan Kepdes di Madina Resmi 8 Tahun

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: 370 dari 377 Kepala Desa di Mandailing Natal resmi menjabat 8 (Delapan) Tahun setelah dikukuhkan Bupati Madina Muhammad Ja’kfar Sukhairi. Kamis, (18/07/2023). Sebelumnya usia masa jabatan kepdes dalam satu periode hanya 6 tahun kini Kata Bupati Madina Para Kepdes yang sebelumnya sudah pernah dilantik pada Pilkades 2023 lalu, telah resmi menjabat 8 tahun […]

  • Baliho Caleg Semrawut, KPU Harus Sosialisasi Aturan Kampanye

    Baliho Caleg Semrawut, KPU Harus Sosialisasi Aturan Kampanye

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    SIANTAR, – Spanduk dan baliho para calon legislatif (caleg) bertebaran di sembarang tempat di Simalungun dan Kota Siantar. Terkesan tak ada aturan, padahal sudah ada peraturan tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD. Demikian disampaikan Anggota Panwas Simalungun Adil Saragih, Ketua Divisi Pengawasan dan Humas Panwaslu Simalungun, kepada METRO, Selasa (17/9). Adil […]

  • NUSANTARA BERUTANG KEPADA KHILAFAH

    NUSANTARA BERUTANG KEPADA KHILAFAH

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Khilafah adalah sistem kepemimpinan Islam setelah kepemimpinan Nabi Muhammad saw. Khilafah bertugas untuk menjaga agama dan mengatur urusan dunia (li-hirasah ad-din wa siyasah ad-dunya’). Khilafah juga wajib menyebarkan dakwah Islam ke seluruh dunia. Allah SWT berfirman: وَمَآ أَرْسَلْنَاكَ إِلاَّ كَآفَّةً لِلنَّاسِ Kami tidak mengutus engkau melainkan kepada seluruh umat manusia (TQS Saba’ [34]: 28). Nusantara […]

  • Persimpangan di Sekitar Rumah Dinas Bupati Madina Butuh Halte Bis

    Persimpangan di Sekitar Rumah Dinas Bupati Madina Butuh Halte Bis

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Sungguh sangat memprihatinkan nasib warga dari kawasan Panyabungan Barat yang hendak menunggu angkutan umum di Jalur Lintas Sumatera titik persimpangan Panyabungan-Longat. Mereka harus menanggung panas terik di musin kemarau dan basah dikala hujan. Pasalnya, tak ada halte di sekitar itu bagi yang hendak menunggu bus jurusan Kotanopan mapun jurusan Natal. […]

expand_less