Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Penggabungan Malaria Center & Dinkes Kebijakan Keliru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan,
Pj Bupati Mandailing Natal Ir H Aspan Sofian Batubara MM sebaiknya mengurungkan niatnya untuk menggabungkan Kantor Malaria Centre dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). Keberadaan Kantor Malaria Center dinilai masih sangat perlu dipertahankan karena telah berhasil meminimalisir jumlah penderita malaria di Madina.

“Rencana penggabungan kantor itu keliru. Semua pihak harus jujur dan jangan karena sentimen pribadi lalu mengeluarkan statment yang memojokkan keberadaan kantor itu. Kantor Malaria Center dibentuk dengan alasan yang tepat mengingat wilayah kita daerah Malaria,” ujar Sekretaris Komisi D DPRD Madina Iskandar Hasibuan dalam jumpa pers di Panyabungan, Jumat (01/10/2010) siang.

Menurut Iskandar, penyakit malaria di daerah ini sampai sekarang masih menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian serius. Karena malaria merupakan salah satu penyakit yang telah banyak menimbulkan kematian bayi dan ibu hamil. Saking seriusnya penyakit malaria di Madina, sampai-sampai Pemerintah Pusat dan Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO) ikut turun tangan.

Karena itu, rencana Pj Bupati untuk menggabungkan Kantor Malaria Center dengan Dinkes adalah sangat keliru. “Seharusnya kita seluruh masyarakat baik itu DPRD, politisi, LSM, pers, ulama dan tokoh masyarakat harus ikut serta terlibat dalam menanggulangi persoalan malaria dari daerah kita bukan dengan menggabungkan instansinya,” tegas Iskandar.

Kata dia, sekitar tahun 1995 lalu di wilayah Siabu dan Panyabungan, terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria yang menimbulkan hampir tiap hari ada warga yang meninggal dunia. Hal serupa juga terjadi sekitar Tahun 2000 dan 2005 lalu. Setelah beberapa kali terjadi KLB malaria, akhirnya dibentuklah Kantor Malaria Center. Setelah pembentukan kantor tersebut, jumlah penderita malaria di Madina berangsur berkurang.

Makanya, Iskandar tak habis pikir, entah apa maksud pemerintah untuk menggabungkan kantor tersebut. “Kita tidak habis pikir, apakah kita tidak melihat fungsi dan perannya, apakah kita tidak ingat persoalan malaria, sebab kalau hanya Dinas Kesehatan yang akan menangani kita berani jamin akan terjadi lagi wabah malaria, sebab sampai sekarang fungsi dan keberadaan puskesmas dan poskesdes sama sekali tidak berfungsi dibuat instansinya,” ujarnya.

Seharusnya, ujar Iskandar, seluruh pihak baik pemerintah dan DPRD dapat berpikir secara jernih dan membuat pengkajian yang betul-betul dan bukan karena ikut-ikutan dan sentimen tanpa ada alasan yang jelas dan masuk akal. “Bukan menggabungkan Kantor Malaria lalu persoalan malaria dapat diatasi dari daerah ini. Kalau penggabungan itu terjadi, maka pemerintah sudah tidak ada niat lagi untuk memberantas malaria di daerah ini,” ujar Iskandar.

Oleh karena itu, sebaiknya Pj Bupati dapat melakukan kajian yang berpihak kepada masyarakat banyak, bukan latah dengan statement dan komentar oknum-oknum yang tidak senang dengan keberadaan Kantor Malaria. Kepada semua pihak juga diharapkan untuk sama-sama mengkaji dan membuat dukungan yang dapat berpihak kepada masyarakat. (BS-026)
sumber:beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abdul Rahim Siregar Reses di Mandailing Natal

    Abdul Rahim Siregar Reses di Mandailing Natal

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Anggota DPRD Sumut dari PKS, Abdul Rahim Siregar,ST.MT melakukan reses di Mandailing Natal, Senin (22/2/2021). Ini merupakan reses Tahun Sidang II 2020-202. Dilangsungkan di lapangan futsal Aek Galoga, Panyabungan. Hadir para fungsionaris, kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serta konstituen dari berbagai kecamatan. Selain menyampaikan paparan oleh Abdul Rahim Siregar yang […]

  • Produksi Padi Sumut 2012 Ditargetkan 4,02 Juta Ton

    Produksi Padi Sumut 2012 Ditargetkan 4,02 Juta Ton

    • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Propinsi Sumatera Utara (Sumut) menargetkan produksi padi tahun 2012 mencapai 4.027.301 ton atau naik dibandingkan tahun 2011 yang hanya mencapai 3.659.683 ton. Kepala Dinas Pertanian Sumut, Muhammad Roem mengatakan, kebutuhan beras dari tahun ke tahun meningkat seiring dengan banyaknya jumlah penduduk. Untuk itu, target produksi padi ditingkatkan menjadi 4.027.301 ton. “Kita optimis dapat mencapainya. […]

  • Hutarimbaru Tenggelam, Warga Mengungsi ke Perbukitan

    Hutarimbaru Tenggelam, Warga Mengungsi ke Perbukitan

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pemukiman Desa Hutarimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandaing Natal, tenggela oleh banjir, Sabtu (18/12/2021). Banyak rumah penduduk yang hanya terlihat atapnya saja pada siang tadi. Banjir terjadi akibat luapan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan menyusul curah hujan yang intens sepekan terakhir. Ketinggian air di pemukiman mencapai sekira 4 […]

  • Tim Jokowi Kampanye Hitam, Tim Prabowo Mengadu ke Panwas

    Tim Jokowi Kampanye Hitam, Tim Prabowo Mengadu ke Panwas

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Sukses Prabowo-Hatta di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaporkan selebaran kampanye hitam yang diduga dilakukan tim sukses Jokowi-JK ke Panwaslu Madina, Selasa (24/6). Isi selebaran itu mengarah kepada unsur Suku, Agama dan Ras yang selama ini dijaga dengan baik di Madina. Tim Prabowo yang melaoprkan terdiri dari ketua-ketua partai koalesi, yakni […]

  • Bupati Madina : Sipir Lapas Natal Main Cekik Leher Pelajar SD Itu Tindakan Biadab

    Bupati Madina : Sipir Lapas Natal Main Cekik Leher Pelajar SD Itu Tindakan Biadab

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kasus penganiayaan oleh oknum Sipir Lapas Kelas IIB Natal, Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina )  kembali terjadi. Penganiayaan dilakukan oleh Taufik sipir lapas Natal kepada pelajar Sekolah Dasar berinisial NV pada senin 28/8/2023 kemaren. Kasus penganiayaan ini sendiri telah dilaporkan orang tua korban ke Polres Madina. ” ia salaku […]

  • PB IMSU Gelar Seminar Budaya Ulos dan AI

    PB IMSU Gelar Seminar Budaya Ulos dan AI

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Merajut Warisan, Menenun Peradaban di Era Kecerdasan Buatan   MEDAN (Mandailing Online) – Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU) menggelar Seminar Budaya Ulos & Artificial Intelligence (AI). Seminar itu bertema “Merajut Warisan, Menenun Peradaban di Era Kecerdasan Buatan.” Kegiatan ini dilaksanakan di Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Medan, Sabtu (7/3/2026). Dihadiri mahasiswa […]

expand_less