Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Diduga Korupsi 13 M di Dinas Pendidikan, Massa LMHA-RI Unjukrasa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Okt 2017
  • print Cetak

Unjukrasa LMHA-RI di kantor bupati Madina

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online)Massa dari LMHA-RI mlakukan unjukrasa ke kantor Bupati Mandailing Natal, Kamis (5/10/2017) meminta bupati mengusut dugaan korupsi di Dinas Pendidikan.

Massa yang berjumlah hampir 100 orang itu mencuatkan adanya uigaan korupsi sekitar 13 milyar rupiah dana APBD Mandailing Natal pada tahun anggaran 2016.

Dugaan korupsi itu berdasar hasil investigasi Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Monitoring Hukum dan Anggaran Republik Indonesia (DPC LMHA-RI) Kabuapten Mandailing Natal (Madina).

Dalam surat pernyataan DPC LMHA-RI Madina, dinyatakan item-item program yang diduga menjadi ajang korupsi itu meliputi, pembangunan gedung sekolah sebesar Rp. 2.900.000.000; pengadaan mobiler sekolah sebesar Rp. 1.800.000.000; pemeliharaan rutim/berkala ruang kelas sekolah sebesar Rp 4.731.681.425;  pembangunan pagar sebesar Rp. 2.550.000.000; dana pendamping biaya operasional sekolah (BOS) sebesar Rp. 151.465.700; pengadaan buku pelajaran untuk SD dan SMP sebesar Rp. 400.000.000 dan pengadaan buku baca tulis Qur’an sebesar Rp 1.000.000.000.

Massa meminta bupati melakukan langkah-langkah bagi pengusutan korupsi di Dinas Pendidikan Mandailing Natal serta pemecatan pejabat yang terbukti korupsi. Mereka juga mendesak Kejaksaan Negeri Panyabungan untuk melakukan pengusutan dan memenajarakan oknum-oknum yang terlibat.

Dalam surat pernyataan DPC LMHA-RI Madina, dinyatakan bahwa Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal adalah orang yang bersentuhan langsung dengan seluruh program di instansi itu. Dan seharusnya mampu merubah wajah dunia pendidikan di Negeri Beradat Taat Beribadat ini.

Koordinator Aksi, Rahmad Arbaal Pulungan dan Kordinator Lapangan Hendra Lubis dan Ketua Umum DPC LMHA-RI Madina, Reski mengharapkan kepada aparat penegak hukum untuk mengusut dan menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya kepada  yang terbukti korupsi.

Selain ke kantor bupati, massa juga melakukan unjukrasa ke kantor Dinas Pendidikan Mandailing Natal. Sayangnya, tak ada pejabat yang menerima pengunjukrasa di kantor bupati. Sementara di kantor Dinas Pendidikan, mereka diterima Kabid Dikdas, Dollar Aprianto.

Dollar menyatakan, bahwa setiap program kegiatan dan penggunaan dana Negara di Dinas Pendidikan Mandailing Natal selalu diawasi oleh auditor.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Minta Semua Desa Aktifkan BUMDes untuk Program Ketahanan Pangan

    Pemkab Madina Minta Semua Desa Aktifkan BUMDes untuk Program Ketahanan Pangan

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, Irsal Pariadi, SSTP mengaku sudah memberikan instruksi kepada seluruh Kepala Desa di agar segera membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk persiapan menjalankan program nasional yakni Ketahanan Pangan (Ketapang). “Melalui Camat sudah kita rapatkan berkali-kali, arahannya adalah Pemda meminta seluruh […]

  • Angka Kemiskinan Semakin Tinggi, Bagaimana Solusinya?

    Angka Kemiskinan Semakin Tinggi, Bagaimana Solusinya?

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Intan Marfuah Aktivis Muslimah Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, mencatat, angka kemiskinan ekstrem di Bumi Daya Taka per 2024 sudah berada pada 0,2 persen. Dari 10 Kecamatan, 4 di antaranya berada pada angka 0 persen atau bebas dari kemiskinan ekstrem. Kepala Dinsos Kabupaten Paser, Hasanuddin menyatakan, kemiskinan ekstrem merupakan ketidakmampuan masyarakat untuk […]

  • Sri Mulyani Bertemu Kembali dengan Presiden SBY

    Sri Mulyani Bertemu Kembali dengan Presiden SBY

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nusa Dua, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjalan dengan Mantan Menteri Keuangan yang kini menjabat Managing Director Bank Dunia, Sri Mulyani seusai mengadakan pertemuan di Jimbaran, Bali, Jumat (8/4). Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, untuk pertama kalinya bertemu kembali dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejak bermarkas di Washington DC, Amerika Serikat, sebagai Managing Director Bank Dunia. […]

  • Siabu Proyeksikan 56 Ha Lahan Ubi Kayu, Untuk Pabrik Tapioka

    Siabu Proyeksikan 56 Ha Lahan Ubi Kayu, Untuk Pabrik Tapioka

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Kecamatan Siabu memberikan estimasi 56 hektar lahan untuk ubi kayu. Penyiapan lahan seluas 56 hektar itu dalam rangka mendukung pendirian pabrik tapioka di Mandailing Natal (Madina). Tiga investor Sumut dalam pertemuan dengan bupati Madina Dahlan Hasan Nasution di Panyabungan, Jum’at (1/11/2019) menyatakan bersedia menanamkan modal pendirian pabrik tapioka di Madina […]

  • Lagi, 5 Hektar Ganja Ditemukan di Panyabungan Timur

    Lagi, 5 Hektar Ganja Ditemukan di Panyabungan Timur

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ladang ganja seluas 5 hektar ditemukan di perbukitan Tor Simartawa Desa Huta Tinggi Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Selasa (19/4). Ladang itu ditemukan tim gabungan Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) Kabupaten Mandailing Natal, Badan Narkotika Provinsi dan Polres Madina yang dipimpin langsung oleh Kepala BNNK, AKBP Edi Mashuri Nasution SH.MH. Dari ladang […]

  • Atika Sebut Judul Berita Mobil Dinasnya Terkesan Tendensi

    Atika Sebut Judul Berita Mobil Dinasnya Terkesan Tendensi

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) meski mengaku perkara mobil dinas rentalan yang memakai plat merah adalah kesalahannya, atika malah tuding wartawan tendensius memberitakan dirinya. ” judul berita terkait mobil dinas ku itu terlalu tendensius, kalau isi nya tidak ada masalah, apa sih salah ku sama wartawan ” kata Atika pada wartawan yang memberitakan mobil dinas nya saat […]

expand_less