Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya: Bupati Gunakan Militer Hadapi Rakyat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 17 Feb 2013
  • print Cetak

JAKARTA, (MO) – Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) gunakan militer hadapi rakryat. Hal itu dikatakan Tantowi Yahya, anggota komisi I DPR yang membidangi pertahanan dan militer. Dia menilai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2013 tentang Penanganan Gangguan Keamanan Nasional sudah cukup baik.

Namun persoalannya, Inpres itu dapat disalahgunakan para kepala daerah dalam mempertahankan posisi dan jabatannya. “Presiden mungkin tidak membayangkan kalau Inpres ini dapat disalahgunakan kepala-kepala daerah dalam memagari kepentingannya, kemudian dalam mereduksi konflik sosial secara ketat,” kata Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya di acara Yellow Forum for Young Leader (YFYL) dengan tema ‘Urgensi Penguatan Sistem Pertahanan Indonesia’ di Hotel Sultan, Jakarta baru-baru ini.

Karena itu, Tantowi yang juga Wakil Sekjen DPP Partai Golkar ini menyarankan TNI dan Polri harus benar-benar waspada dan jangan sampai niat baik presiden dalam mencari solusi penanganan konflik sosial di masyarakat ini disalahgunakan kelompok-kelompok tertentu, terutama para kepala daerah.

“Dan ternyata, penyalahgunaan itu kan telah terbukti bahwa ada kepala daerah di Kabupaten Madina (Kabupaten Mandailing Natal) di Sumatera Utara yang sudah menggunakan militer yang berhadap-hadapan dengan rakyat,” ungkapnya.

Jadi sebetulnya, lanjut Tantowi, dalam situasi apapun militer itu tidak boleh berhadap-hadapan dengan rakyat. Karena itu harus mengacu pada UU TNI dan UU Polri yang menjelaskan tugas pokok Kepolisian hanya urusan keamanan.

“Tapi apabila ekskalasi ancaman itu sudah meningkat, di mana infrastruktur polisi itu tidak memungkinkan lagi memang dimungkinkan untuk menggunakan kekuatan tambahan yang berasal dari TNI,” jelasnya.

Menurutnya, Inpres Kamnas ini merupakan solusi presiden untuk mengisi kekosongan kebijakan mengenai penanganan secara cepat dan tepat dalam situasi dan fenomena konflik sosial.

“Karena UU di Indonesia masih banyak yang belum ada peraturan pelaksanaannya, sehingga tidak bisa dijalankan termasuk UU mengenai menertibkan dan keamanan itu send iri. Karena itu presiden mengeluarkan Inpres itu,” pungkasnya. (int)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina ajukan Perda disiplin PNS

    Pemkab Madina ajukan Perda disiplin PNS

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal akan mengajukan peraturan daerah yang mengatur tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang ada dilingkungan Pemkab Madina tanpa mengeyampingkan peraturan pemerintah nomor 53 tentang kepegawaian. Demikian dikatakan Sekda Kabupaten Madina, Gozali Pulungan, tadi sore. Diakui Gozali, bahwa kehadiran para kalangan Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) yang ada dilingkungan Pemkab Madina, […]

  • Mangrove Untuk Ketahanan Pangan

    Mangrove Untuk Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Erika Pardede Indonesia merupakan negara ke­pu­­la­uan yang memiliki ben­tangan pantai yang sangat pan­jang mencapai 956,181 km, dimana sekitar 4,25 juta hektar terdiri dari hutan mangrove. Hutan mangrove ada­lah tipe hutan yang terdapat di se­panjang pantai atau muara sungai yang di­pengaruhi oleh pasang surut air laut, yaitu tergenang air laut pada waktu pa­sang dan […]

  • Kemasan Plastik Daur Ulang, Halalkah?

    Kemasan Plastik Daur Ulang, Halalkah?

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini banyak pesan broadcast yang tersebar secara berantai mengenai dampak pemakaian plastik daur ulang kemasan berwarna hitam yang membahayakan tubuh. Selain bahaya terhadap kesehatan perlu diperhatikan juga kehalalan bahan pembuatnya. Dr Roy Sparringa, Deputi Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) mengatakan, plastik hitam atau yang sering disebut sebagai […]

  • Peduli Lingkungan, PMII Madina Tanam Pohon Mangrove

    Peduli Lingkungan, PMII Madina Tanam Pohon Mangrove

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Dalam rangka menjaga kelestarian alam dan peduli lingkungan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan giat rehabilitasi tanaman mangrove di Desa Kunkun, Kecamatan Natal, Minggu (13/3). Giat ini merupakan kerja sama dengan beberapa stakeholder seperti Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Kepala Dinas PMD Parlin Lubis, Kepala Dinas Pariwisata […]

  • Revisi SK 44, Batas Hutan Madina Bakal Digaris Ulang

    Revisi SK 44, Batas Hutan Madina Bakal Digaris Ulang

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) mulai menyiapkan pemencangan batas sementara hutan di seluruh kawasan Madina. Upaya ini menjawab kungkungan SK 44 yang kontroversial. Itu terungkap dalam rapat dihadiri oleh Plt. Bupati Madina Dahlan Hasan, Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah I Medan, Kadis Kehutanan Madina, BPN Madina, para camat, kepala desa […]

  • Perpustakaan Instrumen Vital Meningkatkan IPM

    Perpustakaan Instrumen Vital Meningkatkan IPM

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ​PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan perpustakaan adalah instrumen vital dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta implementasi UUD 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Saipullah menerangkan perpustakaan mempunyai peranan penting dalam upaya mencerdaskan bangsa yang berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebab, pembenahan pola pikir merupakan kunci utama untuk […]

expand_less