Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Selama Tahun 2011 Polres Sidimpuan Tangani 686 Kasus, Pecat 2 Personil

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
  • print Cetak

P. Sidimpuan, Selama tahun 2011 Polres Padangsidimpuan berhasil menangani sebanyak 686 berbagai kasus tindak pidana (kriminal).
“Bila dibandingkan dengan tahun 2010, terjadi kenaikan sekitar 28 kasus pidana (4,25 persen). Namun, untuk hal penyelesaian kasus turun sekitar 17 persen (62 kasus). Ini diakibatkan, banyaknya kasus yang menggantung misalnya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan belum P 21,” ujar Kapolres Padangsidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik SIK MSi kepada Analisa di Mapolres P. Sidimpuan, Senin (2/1).

Dijelaskan, dalam hal persentase perbandingan Jumlah Tindak Pidana (JTP) dan Penyelesaiaan Tindak Pidana (PTP) menonjol (crime index) seperti kasus Curas, Curat, Curanmor, pembunuhan, judi, peras atau ancaman, narkoba, penyelundupan, illegal logging serta korupsi antara tahun 2010 dan 2011 terjadi kenaikan dari 49,47 persen menjadi 50,71 persen.

Sedangkan, untuk perbandingan penggolongan 4 jenis tindak pidana seperti kejahatan konvensional, trans nasional (kasus narkoba), Implikasi Kontijensi (kerusuhan massal) serta kejahatan kekayaan negara terjadi penurunan persentase dari 53,03 persen ditahun 2010 menjadi 41,83 persen tahun 2011.

Untuk penanganan kasus Kebijakan Strategi (Bijakstra) Kapolri Tahun 2010-2011 seperti perjudian, narkoba, penyalahgunaan BBM, penyeludupan, illegal loging, premanisme, ilegal fishing, penyalahgunaan senpi atau handak, korupsi, trafiking in person, ilegal mining dan terorisme persentasenya menurun dari 87,5 persen menjadi 84 persen.

“Dalam segi pengungkapan kasus-kasus pidana tersebut, pada dasarnya terjadi trend positif atau adanya kenaikan signifikan kasus yang diungkap, “terangnya.

Lakalantas

Sementara untuk data perbandingan penanganan kasus Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) dan pelanggaran lalulintas kata Kapolres, jumlah Laka tahun 2010 sebanyak 36 tahun 2011 sebanyak 37 kasus.

Penyelesaian laka tahun 2010 sebanyak 32 dan 2011 sebanyak 15. Jumlah korban meninggal dunia, luka berat serta luka ringan 67 orang di 2010 sedangkan 2011 sebanyak 55 orang.

“Penurunan penyelesaiaan kasus ini diakibatkan banyaknya korban tabrak lari dan tersangka wafat. Namun ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) Kasat Lantas kedepan, “katanya sembari menambahkan dalam hal pelanggaran Lalin terjadi penurunan dari 6.082 menjadi 4.792 ditahun 2011.

Internal Polres

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, untuk penanganan kasus pelanggaran yang dilakukan personil Polres P. Sidimpuan tahun 2011 terjadi kenaikan. Dimana tahun 2010 hanya 24 sedangkan 2011 sebanyak 32 personil.

Sedangkan untuk proses penegakan kode etik profesi dan disiplin Polri, terjadi kenaikan dari 2010 ke 2011 sekitar 26,31 persen kasus dan 63,15 persen pelanggar.

Pelanggaran pidana oleh personil Polres P. Sidimpuan tahun 2010 sebanyak 5 orang sedangkan 2011 sebanyak 4 orang.

“Dua dari personil Polres P. Sidimpuan yang melakukan tindak pidana tersebut telah diberhentikan dengan tidak hormat sedangkan satu orang lagi telah direkomendasikan untuk diberhentikan tidak hormat, “ungkapnya.

Ditambahakan, dalam hal perbandingan data PDTH personil Polres P. Sidimpuan, Tahun 2010 nihil (kosong) sedangkan 2011 sebanyak 3 personil dengan jenis pelanggaran berupa pemerasan, penganiayaan dan pemerasan. “Kenaikan penaganan kasus dikalangan internal ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polres P. Sidimpuan dalam melaksanakan reformasi ditubuhnya,”tegasnya.

Ditanya apakah kenaikan berbagai kasus baik yang melibatkan sipil maupun personil kepolisian ini merupakan salah satu bentuk penurunan kinerja Kapolres membantah sinyalemen tersebut.

“Banyaknya kasus terungkap yang melibatkan personil polisi maupun sipil, bukan semata karena semakin bobrok namun Polri semakin tegas terhadap penegakan disiplin maupun subremasi hukum, “terangnya.

Apresiasi

Terpisah, Ketua Fraksi Demokrat DPRD P. Sidimpuan H.Khoiruddin Nasution mengungkapkan, apresiasinya atas kinerja positif yang ditunjukkan Polres P. Sidimpuan ditahun 2011 lalu.

“Kenaikan kasus yang diungkap Polres P. Sidimpuan baik ditingkat internal maupun eksternal merupakan bentuk nyata mulai terciptanya profesionalisme polisi, “ujarnya.

Diharapkannya, trend positif pengungkapan kasus yang dilakukan Polres P. Sidimpuan ditahun 2011 lalu dapat semakin meningkat ditahun 2012 ini, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian dapat semakin meningkat. (hih.analisa)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Kepdes Gunungtua Jae Diproses Polres Madina

    Kasus Kepdes Gunungtua Jae Diproses Polres Madina

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus kepala desa Gunung Tua Jae, Panyabungan mulai diproses Polres Mandailing Natal (Madina). Sejumlah saksi dari desa telah dimintai keterangan di Mapoles Madina sejak Senin (2/3/2020). Perobohan gedung kepala desa termasuk poin penting dari 8 kasus yang diseriusi polisi. “Alhamdulillah kemarin kami telah menghadiri undangan wawancara dari Polres Madina terkait […]

  • Irasionalitas Perppu Ormas

    Irasionalitas Perppu Ormas

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Prof. Dr. Refly Harun, SH.MH   Pembelahan politik atas kanan-kiri, yang kembali mencuat saat dan pasca-Pilkada DKI 2017, membuat masyarakat kehilangan rasionalitas, termasuk kelompok kelas menengah terdidik. Irasionalitas tersebut sangat tertangkap kala menyimak debat soal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, […]

  • Rusdi Batubara Calon Ketua KWRI Madina, Dukungan Mengalir

    Rusdi Batubara Calon Ketua KWRI Madina, Dukungan Mengalir

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang Muscab KWRI (Komite Wartawan Reformasi Indonesia) Madina, dukungan kepada Rusdi Batubara terus bertambah. Sejumlah anggota KWRI sudah mulai bergerak memenangkan Rusdi untuk memimpin organisasi itu ke depan. Rusdi dinilai sosok wartawan murni, yang hanya mendedikasikan diri pada jurnalis. Sementara itu, suara dukungan dari wartawan senior juga mengalir untuk Rusdi. Salah […]

  • Jelang Idulfitri, Bupati dan Wakil Bupati Silaturahmi dengan Insan Pers

    Jelang Idulfitri, Bupati dan Wakil Bupati Silaturahmi dengan Insan Pers

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang Idulfitri 1443 H Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution bersilaturahmi dengan insan pers di aula kantor Bupati, Desa Parbangunan, Kamis (28/4). Bupati Sukhairi di hadapan jurnalis yang bertugas di wilayah Madina menyampaikan pers merupakan elemen penting bagi Pemkab Madina dalam […]

  • Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

    Pegawai Kejati Sumut Babak Belur Dipukuli Debt Collector

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh debt collector kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini seorang PNS Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang menjadi korbannya. Nasib naas itu dialami oleh Taufik Hidayat. Pria berusia 30 tahun itu harus menahan rasa sakit di sekitar kepala, ulu hati, pipi dan dagu akibat dikeroyok oleh lima pemuda dari debt […]

  • Kepala Daerah Ramai-ramai Ajukan Izin Cuti ke Mendagri

    Kepala Daerah Ramai-ramai Ajukan Izin Cuti ke Mendagri

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menjelang kampanye akbar pemilu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengaku mulai banyak kepala daerah yang mengajukan izin padanya. Beberapa di antaranya Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis. Menurut Gamawan, beberapa menteri juga mengajukan izin ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk cuti kampanye. […]

expand_less