Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Infrastruktur Jalan Muara Batang Gadis Madina Buruk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan, Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal sampai saat ini masih buruk dan memperihatinkan dengan meliputi akses jalan ke Desa Suka Makmur, Aek Godang, Panunggulan, dan beberapa desa lainnya.

Demikian disampaikan warga Desa Suka Makmur Edius Harahap kepada wartawan di Panyabungan, Rabu (04/01/2012). Beliau mengatakan, untuk sampai ke desa mereka yang terletak sekitar 30 km dari ibukota kecamatan memerlukan waktu sekitar 3 jam, itu pun apabila cuaca bagus.

“ Untuk alternatif lainnya menuju desa itu jika musim hujan melalui sungai menggunakan perahu bot jenis Robin dengan ongkos Rp50 ribu/orang. Sedangkan kendaraan yang bisa masuk ke wilayah itu hanya mobil dengan gardang dua, dan untuk melalui jalan itupun walau dengan kendaraan tersebut tetap masih sulit jika musim penghujan,” ujar Edius Harahap.

Holidin Pulungan, juga warga Desa Suka Makmur menambahkan, pembangunan dan peningkatan jalan ke kawasan mereka tergolong sangat lambat. Karena sudah lebih setengah abad Indonesia merdeka, pembangunan di kawasan tersebut ibarat jauh panggang dari api. Jika pun ada pembangunan tidak bisa termanfaatkan dengan baik karena cepat rusak dan diduga pembangunannya tidak maksimal..

Kaur Pemerintahan Desa Suka Makmur Yusuf menambahkan, masyarakat setempat sangat membutuhkan perhatian dan pengalokasian pembangunan untuk wilayah mereka dalam menunjang perbaikan ekonomi menuju sejahtera.

Selain jalan, juga sangat dibutuhkan pembangunan sarana air bersih, madrasah, lampu listrik. Diharapkan perusahaan seluler bisa memperluas jaringan selulernya ke wilayah tersebut supaya warga tidak ketinggalan informasi.

Anggota DPRD Madina Arsidin Batubara mengakui jalur transportasi di wilayah Kecamatan Muara Batang Gadis masih memprihatinkan. Sangat diherankan infrastruktur jalan buruk sementara perusahaan perkebunan banyak mengambil keuntungan dari sana.

“Jikapun sampai saat ini jalan masih bisa dilalui kendaraan, itu karena masih adanya perusahaan perkebunan. Jika tidak, saya yakin pemukiman di kawasan itu banyak yang ‘tenggelam’ digilas keadaan,” ujar Arsidin yang juga mantan aktifis tersebut.

Untuk itu Politisi Golkar asal Dapem V yang juga putra asli Pantai Barat ini berharap di bawah kepemimpinan Hidayat-Dahlan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Madina saat ini bisa membawa perubahan dan bijak dalam mengalokasikan pembangunan. Sehingga tidak ada satu desa pun yang merasa dianaktirikan.

Secara pribadi beliau juga berusaha mendorong Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal melalui kebijakan politik, supaya kawasan yang infrastruktur jalannya buruk bisa diperbaiki. Karena infrastruktur jalan merupakan kunci utama untuk meningkatkan perekonomian sebagai implementasi bangkitnya masyarakat dari kemiskinan. (BS-026.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Advokad Senior M.Amin Nasution: Tindakan Kades Jambur Baru Duduki “Moral Hazard”

    Advokad Senior M.Amin Nasution: Tindakan Kades Jambur Baru Duduki “Moral Hazard”

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ||Mandailing Online – Advokat Senior ,M. Amin Nasution, SH, MH, menyatakan bahwa tindakan Kepala Desa Jambur Baru, Riswan Haedy, yang diduga merusak jalan atau aset daerah untuk memuluskan Dana Desa APBDes 2024/2025, tergolong ” Moral Hazard” “Tindakan itu sangat merusak tatanan sistem pemerintahan desa, terutama tata kelola pemerintahan desa,” kata Mod. Amin Nasution Jum’at […]

  • Kasus Mutasi di PU Madina Masuk ke Poldasu, Sejumlah Pejabat Terseret

    Kasus Mutasi di PU Madina Masuk ke Poldasu, Sejumlah Pejabat Terseret

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kasus mutasi jabatan Kabid Pengairan Dinas PU Mandailing Natal, Sumatera Utara, Ahmad Rizal kian melebar. Surat Panggilan dari bupati Mandailing Natal kepada Ahmad Rizal terindikasi bertanggal mundur alias palsu. Dan saat ini telah diadukan ke Polda Sumatera Utara. Pengaduan dilakukan Wakil Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution ke Polda Sumut pada […]

  • Tiga Calon Haji dari Panyabungan Timur

    Tiga Calon Haji dari Panyabungan Timur

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Jumlah calon haji dari Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal tahun ini sebanyak 3 orang. Ketiganya berasal dari desa Sirangkap. Itu diketahui pada acara pelepasan oleh pihak Muspika di aula Kantor Camat Panyabungan Timur, Rabu,(3/8). Acara ini dihadiri Camat Panyabungan Timur,  Aidil Faturrahman S.Sos; Kepala KUA Panyabungan Timur, H.Naziruddin, Lc; pihak Babinsa, Kapospol, […]

  • KONI Madina Desak KONI Sumut dan KONI Pusat Batalkan Hasil Musorkablub 2 September 2026

    KONI Madina Desak KONI Sumut dan KONI Pusat Batalkan Hasil Musorkablub 2 September 2026

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN||Mandailing Online — Ketua Umum KONI Kabupaten Mandailing Natal periode 2025-2029 angkat bicara terkait pelaksanaan Musyawarah Olahraga Luar Biasa atau MUSORKABLUB KONI Madina yang digelar di Aula Hotel D’san, Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan Kota pada 2 September 2026. Melalui rilis pers yang disampaikan, Ketua Umum KONI Madina menyatakan sikap menolak hasil MUSORKABLUB tersebut dengan […]

  • Jenazah Santri Akhirnya Ditemukan

    Jenazah Santri Akhirnya Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jenazah santri pesantren Musthafawiyah, Mursyadil Kamil akhirnya ditemukan. Ditemukan pada Kamis pagi (26/1/2023) di Sungai Batang Gadis tak jauh dari jembatan Hutabargot, Mandailing Natal, Sumut. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mandailing Natal, Mukhsin Nasution membenarkan penemuan santri tersebut. Dia menjelaskan, penemuan jenazah korban sekitar pukul 07.00 WIB oleh anak sekolah yang […]

  • Jembatan Penghubung Sinunukan-Batahan Berbahaya

    Jembatan Penghubung Sinunukan-Batahan Berbahaya

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Onlie) – Jembatan di titik Desa Air Apa KM 18, penghubung antara Kecamatan Sinunukan dengan Kecamatan Batahan, rusak parah. Lantai jembatan sudah banyak yang lapuk dan lepas menyebabkan lantai jembatan menjadi bolong-bolong. Warga terpaksa menempelkan bantalan papan tebal agar kenderaan roda dua bisa melewatinya meski sangat berbahaya. Ironisnya. Akses kenderaan roda empat hanya […]

expand_less