Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Lapangan Aek Godang Dijual!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
  • print Cetak

MADINA- Seorang ahli waris H Ali Usman sebagai pemilik lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi dari total luas 1,4 haktare Lapangan Aek Godang di Panyabungan, Madina, H Nasrun Nasution berencana menjual lahan tersebut.
Saat ini Lapangan Aek Godang dikontrak Pemkab Madina, namun sudah habis masa kontraknya. Rencana menjualnya bagi siapa saja yang berminat tapi juga bisa kepada Pemkab Madina.
Dikatakan H Nasrun Nasution, Senin (9/1), lapangan itu disegel mengingat lapangan itu bukan lagi dikontrak termasuk Pemkab Madina. Dibenarkannya, selama ini lahan tersebut memang dikontrak Pemkab Madina, namun tahun 2012 tidak ada lagi perjanjian kontrak termasuk dengan Pemkab Madina.
Karena, tutur Nasrun, untuk tahun 2011 lalu Pemkab Madina belum membayar kontraknya, begitu juga dengan kontrak tahun 2010. Pemkab hanya membayar sebagian saja.
”Lapangan itu kita segel karena tidak ada lagi perjanjian kontrak dan akan dijual bagi siapa yang berminat. Pemkab sendiri belum membayar sewa untuk tahun 2011, dan sewa tahun 2010 belum dibayarkan semuanya dan akan ditagih nanti. Pemkab bisa saja membeli lahan itu asal ada persesuaian harga,” jelasnya lewat telepon selulernya, Senin (9/1) kemarin.
Disebutkannya, untuk saat ini pihaknya menawarkan harga lahan terbuka itu sebesar Rp750 ribu per meter. Namun, harga itu masih sekedar harga penawaran saja dan masih bisa dilakukan negosiasi.
”Itu masih bisa saja kurang, tergantung kesepakatanlah,” tambahnya seraya menyebutkan tanah milik ayahnya H Ali Usman seluas sekitar kurang lebih 3.000 meter persegi dari total 1,4 hektar tersebut.
Kadis Perhubungan Pemkab Madina, Harlan Batubara SH menjelaskan, Pemkab Madina memang belum membayar sewa kontrak lapangan itu untuk tahun 2011, namun untuk tahun 2010 sudah dibayarkan. Alasan belum membayar sewa 2011 katanya, karena Pemkab berencana untuk membeli lahan itu, namun masih terkendala soal harga.
Karena, terangnya, sesuai dengan ketetapan harga NPJK yang ditentukan maksimum harga beli hanya Rp250 ribu per meter dan lebih dari itu dikhawatirkan akan menjadi temuan penyalahgunaan anggaran sesuai dengan ketentuan undang-undang.
”Kita masih melakukan pendekatan kepada kedua pemilik lahan itu agar harganya bisa berdamai, namun sejauh ini pihak pemilik menawarkan Rp500.000 per meter, sedangkan mengenai sewa kita sudah membayarkan untuk sewa 2010 yang dianggarkan di APBD tahun 2011, sedangkan untuk sewa tahun 2011 tidak dianggarkan mengingat rencana kita untuk membelinya, dan itu sebenarnya tetap akan dibayar,” ujarnya. (wan/mer.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum Saipullah-Atika Optimis Hakim MK Menguatkan Keputusan KPU Madina

    Kuasa Hukum Saipullah-Atika Optimis Hakim MK Menguatkan Keputusan KPU Madina

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kuasa hukum pasangan calon bupati Mandailing Natal (Madina) Sumut, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (Sahata) optimis hakim panel 1 pada Mahkamah Konstitusi (MK) akan menguatkan Keputusan KPU Madina. Mandailing Natal (Madina) yang menyatakan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi […]

  • Covid-19 Belum Teratasi, Kini Omicron Ubah Arah Pandemi

    Covid-19 Belum Teratasi, Kini Omicron Ubah Arah Pandemi

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Endang Pohan Aktivis dakwah/mahasiswi   Pandemi covid-19 belum usai, namun sekarang varian virus covid-19 telah muncul. Varian virus covid-19 ini dinamakan Omicron (B.1.1.259). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan Varian covid-19 Omicron ini terdeteksi pertama kali di Afrika Selatan pada 9 November lalu dan para ahli menduga virus ini bahkan lebih menular dari virus covid-19 […]

  • Jembatan Batang Batahan Rawan Kecelakaan

    Jembatan Batang Batahan Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – lantai jembatan Batang Batahan menghubungkan Kecamatan Sinunukan dengan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah rapuh menyebabkan situasinya rawan kecelakaan. Dedi Saputra seorang sopir truk kepada wartawan Rabu (2/10/2013) mengungkapkan setiap melewati jembatan itu karnet harus turun mengarahkan agar jangan sampai ban mobil terperosok. “Lantai jembatan sudah mulai berlobang. Satu orang […]

  • Dinas PMD Madina Proses Pergantian Kades Jambur Baru, Diduga Rusak Aset Pemkab Sumber Dana APBD 2022

    Dinas PMD Madina Proses Pergantian Kades Jambur Baru, Diduga Rusak Aset Pemkab Sumber Dana APBD 2022

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal tengah memproses pergantian Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal. Pergantian ini buntut hasil pemeriksaan Inspektorat Madina yang menyatakan Kades Jambur Baru terbukti merusak aset milik Pemerintah Kabupaten Madina. Kepala Dinas PMD Madina, Irsal Pariadi membenarkan saat ini pihaknya sedang mengajukan pejabat sementara Kades […]

  • OTK Aniaya Empat Warga Tabuyung

    OTK Aniaya Empat Warga Tabuyung

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sekelompok orang tak dikenal (OTK) menganiaya empat orang warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (07/04/2011) dinihari sekira pukul 02.00 WIB. Akibatnya, 1 orang kritis, 2 luka berat, 1 luka ringan. Korban pengeroyokan yakni Zarubaton (50), Istri Zarubaton, Nur Asmi (60) dan Zulham (25), harus dirawat di RS Panyabungan. […]

  • Batang Pungkut Green: Programn CI di Madina Tak Berdampak

    Batang Pungkut Green: Programn CI di Madina Tak Berdampak

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Batang Pungkut Green Concervation (BPGC) mendesak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengevaluasi MoU antara Pemkab Madina dengan Causeruation International (CI). Paslanya, sudah tiga tahun MoU (Memorandum of Understanding) itu ditandatangani kedua pihak, kegiatan yang dilakukan CI belum memberikan kontribusi apapun terhadap masyarakat Madina. Koordinator BPGC, Syafruddin Lubis kepada wartawan, Senin (6/1/2014) di […]

expand_less