Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Bentrokan di Kebun Limau Mungkur Tukang Sayur Tewas Dikeroyok

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
  • print Cetak

STM HILIR-Areal Perkebunan Sawit Limau Mungkur STM Hilir milik PTPN II kembali bergejolak. Jumat (13/1) sore jelang malam, dua kubu pemuda perang. Seorang yang diketahui sebagai tukang sayur tewas dikeroyok dan sedikitnya 18 orang lainnya luka-luka.

Pertempuran berdarah itu, dikabarkan terjadi antara kubu Pendi Kesi dan Lingga. Belum diketahui pasti penyebab terjadinya bentrokan tersebut. Informasi dari Kapolsek Talun Kenas AKP J Tarigan menyebutkan, pertikaian menyebabkan satu orang dari kubu Pendi Kesi yakni Helvan Fauzi Nasution (25) warga Dusun I, Desa Petangguhan Galang tewas terkena tusukan di perut dan dadanya.

Bahkan akibat dikeroyok, kedua kaki serta tangan pria itu saat ditemukan dalam kondisi nyaris putus. Helvan langsung dibawa ke instlansi kamar mayat RS dr Pirngadi Medan untuk dilakukan otopsi. Jasad tiba di RSU dr Pirngadi Medan sekitar Pukul 22.45 WIB didampingi keluarga korban dan petugas dari Mapolsek Telun Kenas.

Dari pantauan Sumut Pos di ruangan instlansi jenazah RSU dr Pirngadi Medan, korban mengalami luka di sekujur muka dan kepala, terlihat luka yang dialami bekas senjata tajam dan senjata tumpul. Bukan itu saja, luka yang dialami korban, terlihat tangan kanan korban nyaris putus. “Aku tak nyangka keponakkanku tewas dalam bentrokkan ini,” ucapnya paman korban, Chairun Nasution kepada Sumut Pos.

Setahu Chairun, ponakannya yang berkerja sebagai pedagang sayur keliling tewas usai salat Magrib. “Setelah itu aku langsung ke rumah sakit ini untuk melihat jasad sebenarnya,” sebut paman korban yang mengkenakan jaket hitam ini.
“Aku tidak sangka dia ikut dalam bentrokkan ini,” tambahnya.

Saat ditanyai jumlah korban luka dari perisitiwa itu, Chairun mengaku tidak mengetahui. Di depan instlansi kamar mayat RS dr Pirngadi Medan terlihat sejumlah anggota keluarga korban menunggu kepastian untuk dilakukan otopsi. Namun, setelah ditunggu beberapa menit, seorang petugas rumah sakit mengatakan kalau otopsi dilakukan pagi hari. Setelah mendapat penjelasan dari petugas, pihak keluarga pun meninggalkan rumah sakit
Sementara itu petugas kepolisian yang membawa jasad korban tidak banyak berkomentar atas kejadian tersebut. “Saya tidak tahu, biar kami bekerja dulu,” ucap petugas tersebut.

Sebelumnya, dari kabar yang dihimpun Posmetro Medan (grup Sumut Pos) dari Kapolsek Talun Kenas AKP J Tarigan -mengaku masih berada di lokasi kejadian- menyebutkan kedua kubu yang bentrok sama-sama menyatakan diri sebagai petugas keamanan kebun itu.

asing-masing bersenjata tombak, kelewang hingga panah beracun. Sementara puluhan petugas polisi dari Tim Dalmas Polres Deliserdang bersama personel dari Polsek Talun Kenas dan Tanjung Morawa, terus berupaya menghalau kedua kubu. Jumbo (45) salah seorang warga sekitar menyebutkan, korban yang terluka telah diselamatkan oleh rekan-rekannya sendiri ke klinik perobatan terdekat dan sebagian dibawa ke RSU Nur Saadah, Tanjung Morawa.

Soal kronologis kejadian itu, Jumbo mengaku tak mengetahui pasti. Yang jelas, konflik maupun keberadaan kedua kubu pemuda bersenjata tajam itu ada di tengah – tengah areal perkebunan atas dasar kebijakan Manajer PTPN II Kebun Limau Mungkur yakni Tri.

Tri, menurut informasi berkembang, memberikan wewenang kepada kedua kubu jadi petugas keamanan kebun. Hanya saja, meski kedua kubu mengaku keberadaan mereka di areal perkebunan sawit milik PTPN II itu tengah bertugas sebagai petugas keamanan kebun, namun bentrokan selalu terjadi tiap kedua kubu bertemu.(pas/joe/smg.sumutpos)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengaduan Sekretaris DPRD Madina Tidak Berdasar

    Pengaduan Sekretaris DPRD Madina Tidak Berdasar

    • calendar_month Rabu, 26 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kemelut di DPRD Madina pun akhirnya masuk ke wilayah hukum. Aksi menyegel 2 ruangan pimpinan DPRD dan ruangan Sekretaris DPRD yang dilakukan sejumlah anggota dewan justru diadukan ke polisi. Sekretaris DPRD Madina Zulkarnaen Siregar resmi mengadukan anggota DPRD Madina, Sofyan Edisyahputra dan anggota DPRD lainya ke Polres Madina pada 22 September […]

  • Perampok Bersenpi di Medan Muncul Lagi

    Perampok Bersenpi di Medan Muncul Lagi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Kawanan perampok bersenjata api menyatroni sebuah rumah mewah di Komplek Perumahan Permata Hijau yang terletak di belakang Hotel Emerald Garden, Jl. Yos Sudarso, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu 5 Desember 2010. Akibat peristiwa ini, pemilik rumah mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kawanan perampok yang berjumlah empat orang memasuki rumah milik Edi Salim […]

  • Sulit Didapat, Harga Meroket

    Sulit Didapat, Harga Meroket

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sudah sulit diperoleh, harga minyak tanah juga meroket di sejumlah desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak sebulan terakhir. Bahkan ada yang harganya mencapai Rp 10 ribu per liter. Hal ini cukup meresahkan masyarakat sehingga tak sedikit yang beralih menggunakan kayu bakar. Pantauan wartawan di Desa Lumbandolok, Kecamatan Siabu, misalnya. Banyak ibu rumah tangga […]

  • Perkeman e-KTP di Madina Masih 51 Persen

    Perkeman e-KTP di Madina Masih 51 Persen

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Realisasi capaian perekaman e-KTP di Madina masih sekitar 51,02 % atau 170.542 orang. Agar seluruh penduduk usia ber-KTP memperoleh KTP elektronik, Pemkab Madina sudah memperpanjang jadwal perekaman hingga 30 April 2012. Kadis Kependudukan Catpil Sonnakertrans Muhammad Jamil, S.sos bersama Kabid Catpil Ibrahim Lubis kepada Mandailing Online, diruang kerjanya Senin (13/2) mengungkapkan, jumlah […]

  • Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution (kiri) dan

    Tahun Depan Jalan ke Pastap Julu Diperlebar

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Penantian panjang warga Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal untuk menikmati jalan lebar tampaknya bakal terrealisasi. Sebab, Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution menyatakan bahwa Pemkab Madina berupaya memasukkan anggaran pelebaran dan peningkatan jalan menuju desa itu pada APBD 2022. Itu dinyatakan bupati di Pastap Julu, Senin (23/8/2021) saat […]

  • 150 Babi Berhasil Ditangkap

    150 Babi Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Petani di Desa Tolang, Kecamatan Ulu Pugkut, Mandailing Natal berhasil menangkap 150 ekor babi dalam sebulan terakhir. Perburuan itu dalam upaya meminimalisir serangan hama babi terhadap persawahan petani di kawasan itu. Serangan hama pertanian belakangan ini, utamanya babi dan monyet semakin mengganas di wilayah ini. Seorang petani bernama Sarhan […]

expand_less