Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Produksi Padi Sumut 2012 Ditargetkan 4,02 Juta Ton

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
  • print Cetak

Medan. Propinsi Sumatera Utara (Sumut) menargetkan produksi padi tahun 2012 mencapai 4.027.301 ton atau naik dibandingkan tahun 2011 yang hanya mencapai 3.659.683 ton.
Kepala Dinas Pertanian Sumut, Muhammad Roem mengatakan, kebutuhan beras dari tahun ke tahun meningkat seiring dengan banyaknya jumlah penduduk. Untuk itu, target produksi padi ditingkatkan menjadi 4.027.301 ton. “Kita optimis dapat mencapainya. Karena banyak kebijakan yang sudah disiapkan. Karena di tahun 2011 saja, produksi yang diperoleh melebihi dari target,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (20/1) di Medan.

Dikatakannya, pencapaian produski tersebut didukung dengan pembuatan lahan sawah baru di daerah Nias Selatan, dan Mandailing Natal (Madina). Sedangkan untuk daerah pantai Timur seperti Kabupaten Langkat, Deliserdang, Serdang Bedagai (Sergai), Batu Bara sudah tidak memiliki lahan. “Kita menjurus ke daerah lain, sedangkan untuk pantai timur sudah tidak ada lagi lahan yang tersedia,” ucapnya.

Selain itu, program irigasi dari Sungai Ular yang mampu mengairi sekitar 18.500 hektare di daerah Sergai dan sekitarnya, dapat menambah produksi dari beras dari lahan tersebut. “Rencana proyek irigasi dari sungai ular akan terealisasi pada 2012, jadi kita harap dapat mendongkrat target tersebut,” tambahnya.

Sedangkan untuk lahan aktif yang saat ini sekitar 750 hektare dan produktivitas tanaman juga ditingkatkan dari 477 ton per hektare menjadi 550 ton per hektare. Program lain yang diharapkan untuk mencapai program ini adalah membangun infrastruktur, distribusi pupuk bersubsidi lancar, bantuan pupuk cepat terealisasi, dan program pemerintah untuk sekolah terealisasi. “Pertanian akan menyerap tenaga kerja, jadi sebuah program yang dicanangkan tersebut cepat untuk terealisasi, sehingga target juga tercapai,” tambah Roem.

Saat ini, para petani di Sumut sedang memanfaatkan musim yang tidak stabil ini, dengan menanam padi secara bersama. Sehingga di prediksi, panen raya terjadi pada Februari, Maret, dan April mendatang. “Kita optimis, panen ini akan berhasil. Inisiatif kita melalui pemantauan di daerah selalu memperhatikan perkembangan, begitu ada hama datang, kita langsung bertindak,” jelasnya.

Meski memang, dengan perubahan iklim saat ini sangat mencolok dengan panas pada pagi dan siang hari, dingin pada malam hari, tidak bagus karena hama wereng akan cepat datang. Untuk itu, pemerintah, swasta dan petani diminta mendukung peningkatan produksi tanaman padi. Ini perlu dilakukan agar bisa bekerjasama untuk menjaga tren positif yang terjadi sekarang ini. Dengan begitu, Sumut bisa menjadi salah satu daerah penyumbang gabah untuk ketahanan pangan nasional.

Petani juga harus cermat memilih benih yang unggul, pola tanam yang teratur dan proses budidaya yang baik sehingga produktivitas padi lebih tinggi lagi.

Sementara produksi padi di Sumut hingga Desember 2011 berdasarkan Angka Ramalan (Aram) III telah mencapai 3.610.941 ton. “Angka ini bukanlah angka tetap (Atap), angka ini bisa berubah dan kemungkinan bisa mencapai target,” tuturnya.

Pencapaian target produksi padi tahun ini, selain didukung dengan kondisi iklim, juga berhasilnya program Sekolah Lapang Pengelola Tanaman Terpadu (SL-PTT) yang telah diterapkan sejak 2006 lalu, sehingga menambah produktivitas tanaman pangan di Sumut.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Suharno mengatakan Atap produksi padi tahun 2010 di Sumut yang mencapai sebesar 3.582.302 ton, meningkat sebesar 54.403 ton dibandingkan Atap produksi padi tahun 2009. Peningkatan tersebut disebabkan meningkatnya hasil per hektare sebesar 1,56 kwintal per hektare atau 3,40%, meski luas panen mengalami penurunan sebesar 13.733 hektare atau 1,79%.

Untuk Aram III produksi padi pada tahun 2011 diperkirakan sebesar 3.611.244 ton atau naik sebesar 28.942 ton dibanding produksi Atap tahun 2010. Peningkatan produksi disebabkan peningkatan luas panen sebesar 2.520 hektare atau 0,33%. “Sedangkan hasil per hektare mengalami kenaikan sebesar 0,22 kwintal per hektare atau 0,46%,” tandasnya. (yuni naibaho.mrdan bisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Warisan Berujung Pilu, Dua Makam Pasutri di Madina Terpaksa Dibongkar Keluarga

    Sengketa Warisan Berujung Pilu, Dua Makam Pasutri di Madina Terpaksa Dibongkar Keluarga

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online – Sebuah peristiwa memprihatinkan terjadi di Desa Hutalombang Lubis, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Akibat perselisihan harta warisan yang tak kunjung usai, dua makam pasangan suami istri terpaksa dibongkar dan dipindahkan oleh pihak keluarga pada Selasa (12/5/2026). Makam yang dibongkar tersebut adalah milik almarhumah Hj. Nur Hayati dan suaminya, […]

  • Saat Latihan Perang, TNI Temukan 67,5 Ha Ladang Ganja

    Saat Latihan Perang, TNI Temukan 67,5 Ha Ladang Ganja

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Disela pelaksanaan latihan perang, pasukan TNI menemukan ladang ganja di hutan Tor Sihite dan Tor Antarsa, Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Rabu (1/6/2016). Dari kedua kolasi itu ditemukan total 67,5 hektar. Lokasi ditemukan ketika pasukan TNI UST Tingkat Regu Kompi Senapan-B Bataliyon Infantri Raider 100 bersama pasukan lainnya berjumlah sekitar 147 personil. […]

  • PNS, TNI dan Polri dilarang terima hadiah

    PNS, TNI dan Polri dilarang terima hadiah

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA –  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar mengeluarkan surat edaran terkait Hari Raya Idul Fitri 1435H/2014M, yang ditujukan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI dan anggota Polri. Dalam surat Nomor 02 Tahun 2014 tertanggal 17 Juli 2014 itu, Menteri PAN-RB mengingatkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal […]

  • Korban Sipil Meningkat, KontraS Sumut Desak Kapoladsu Usut Peredaran Senjata Api Ilegal

    Korban Sipil Meningkat, KontraS Sumut Desak Kapoladsu Usut Peredaran Senjata Api Ilegal

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – KontraS Sumut mendesak Poldasu segera memutus mata rantai peredaran senjata api ilegal di Sumatera Utara. Desakan itu menyusul maraknya kasus penembakan warga sipil yang dilakukan OTK akhir-akhir ini di Sumut. Kasus terkini adalah peristiwa penembakan terhadap satu pemimpim redaksi suatu media di Simalungun, Sumut. Kejahatan ini disokong oleh adanya peredaran […]

  • Jelang Lebaran, Harga TBS Turun Di Madina

    Jelang Lebaran, Harga TBS Turun Di Madina

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Menjelang lebaran ini harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani mengalami penurunan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pekan lalu masih di kisaran 1.150 per kilo (gram) kini hanya 1.000 per kilo,” katakan Sugeng (38) seorang petani sawit di Sinunukan, Selasa (30/7/2013). Diungkapkannya, penurunan harga ini terkait menjelanng hari raya […]

  • Ulasan Konfercab PDIP Madina, Visi Pengembangan Hantar Iskandar Jadi Ketua

    Ulasan Konfercab PDIP Madina, Visi Pengembangan Hantar Iskandar Jadi Ketua

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan: Muhammad Ludfan Nasution Konferensi Cabang Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrasi Iindonesia Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal (Konfercab PDI-Perjuangan Madina) yang dilaksanakan secara serentak di Kota Ranto Prapat pada Selasa, 10 Maret kemarin memang sudah usai. Ketua baru untuk periode 2015-2020 pun sudah terpilih. PAC yang menjadi peserta Konfercab pun boleh merasa lega karena sudah […]

expand_less