Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Lima Daerah di Sumut Batal Terima DAU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
  • print Cetak


Medan.
Lima daerah di Sumatera Utara (Sumut) batal menerima Dana Alokasi Umum (DAU) karena Kementerian Keuangan RI melakukan penundaan pencairannya mulai April 2011. Kelima daerah tersebut adalah Nias Selatan, Batubara, Padanglawas, Langkat dan Karo dengan total dana DAU sekitar Rp42 miliar.
Kepala Bagian (Kabag) Pembinaan Anggaran Kabupaten/Kota Biro Keuangan Pempropsu Indra Saleh mengatakan, penundaan tersebut dilakukan karena lima daerah itu belum menyampaikan
(perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) paling lambat 15 April 2011. “Keputusannya berupa SK Menkeu sudah dikirimkan kepada masing-masing Pemkab, Pempropsu sendiri menerimanya sebagai tembusan,” katanya, di Kantor Gubernur, Rabu (13/4).

Dikatakannya, dalam SK Menkeu tersebut besaran penundaan DAU dimaksud masing-masing sebesar 25% dari DAU yang penundaannya dilakukan secara bertahap setiap bulan. Keputusan tersebut, kata Indra, akan dicabut begitu daerah yang bersangkutan menyampaikan perda APBD kepada Menkeu c/q Dirjen Perimbangan Keuangan.

Dalam SK Menkeu tersebut, katanya, disebutkan pada bulan April total DAU yang akan ditunda di lima daerah tersebut mencapai Rp42 miliar lebih, dengan perincian Kabupaten Nias Selatan Rp 6 miliar lebih, Kabupaten Batubara sebesar Rp 8 miliar lebih, Padanglawas senilai Rp 5 miliar lebih, Langkat Rp 14 miliar lebih dan Karo sebesar Rp 9 miliar lebih.

“Dengan waktu yang tinggal dua hari, sepertinya sulit bagi daerah tersebut memenuhi deadline yang dipersyaratkan. Apalagi dengan sudah diterbitkannya SK Menkeu ini, maka bisa dipastikan DAU bulan April di lima daerah tersebut akan tertunda. Dan penundaan ini akan berlanjut secara periodik, dengan batas akhir tanggal 15 setiap bulannya,” jelas Indra Saleh.

Namun demikian, lanjut Indra Saleh, untuk empat daerah, masing-masing Langkat, Nias Selatan, Padanglawas dan Batubara sepertinya hanya akan ditunda pada bulan April saja. Pasalnya, empat daerah tersebut Rancangan APBD-nya sudah dievaluasi di Pempropsu dan sudah siap diperdakan melalui paripurna di DPRD masing-masing.

Namun, katanya, untuk Kabupaten Karo hingga 13 April Rancangan APBD-nya belum disampaikan kepada Pempropsu, padahal tahapan evaluasi propinsi adalah salah satu syarat dalam pengesahan APBD.

“Selain DAU, dari Pempropsu juga ada sanksi berupa penundaan DBH (Dana Bagi Hasil-red) yang besarnya 25 persen, tapi angkanya saya tidak mengetahui pasti karena ditangani oleh bagian lain,” ujarnya.

Ketua DPRD Karo Sitiaminah Peranginangin mengatakan keterlambatan pengesahan APBD 2011 terkait dengan masa transisi pelantikan bupati Pemkab Karo.“Tidak ada masalah di Tanah Karo. Keterlambatan pengesahan APBD tersebut hanya karena bupati terpilih belum dilantik kemarin,” katanya.Ia menyebutkan pihaknya sudah membahas Perda APBD tersebut di tingkat pimpinan DPRD setempat dan akan segera disahkan.

Sitiaminah mengakui pihaknya sudah menerima surat Kemenkeu yang memberitahukan perihal sanksi tersebut. Ditegaskannya, tidak ada pemotongan DAU, melainkan hanya penundaan pencairan saja.( herman saleh/sarsin siregar)
Sumber: Medan bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Pengedar Narkoba Diringkus Polsek Batahan Ada 34,5 Gram Sabu Jadi Barang Bukti

    Dua Pengedar Narkoba Diringkus Polsek Batahan Ada 34,5 Gram Sabu Jadi Barang Bukti

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA( Mandailing Online ):  – Jajaran Personel Polsek Batahan, Polres Mandailing Natal (Madina) berhasil mengamankan dua orang pengedar narkoba golongan I jenis sabu-sabu, Selasa lalu (29/10/2024). 34,57 Gram sabu disita. Sesuai Rilis Pers Humasy Polres Madina, Kedua pengedar itu adalah FP (34) dan MN (29). Mereka tercatat sebagai penduduk Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan. Kapolsek […]

  • Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tympanum Novem Multimedia kembali memproduksi film Mandailing. Film yang diproduksi ini berjudul “Si Bisuk Na Oto”. Ini merupakan film ke-9 yang diproduksi Tympanum Novem Multimedia. Kali ini Tympanum tak sendirian, tetapi menggandeng Nila Sari Pro, sebuah production house milik penyanyi Nila Sari. Shooting perdananya dilakukan  Minggu (29/3/2015) lalu di […]

  • Ini Progres Pembangunan Jembatan Natal-Batahan

    Ini Progres Pembangunan Jembatan Natal-Batahan

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL( Mandailing Online )- Jemabatan Natal – Batahan dipastikan selesai Akhir November 2023 . Kondisi saat ini rangka baja sudah terpasang dan dipastikan belum ada kendala. Hal ini dijelaskan PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen ) 3.4 PJN III Sumut Rachmad, ST, MT kepada Bupati Mandailing ( Madina ) Natal H.M.Ja’far Sukhairi Nasution saat meninjau progres […]

  • Ibu-ibu Tantang Bupati

    Ibu-ibu Tantang Bupati

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jika Pasar Pabukoan Dipindahkan Ratusan pedagang pabukoan yang sebagian besar terdiri dari kaum ibu, menyerbu Kantor Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemadam Kebakaran, Paluta, Jumat (29/7) pagi. Dalam aksi ini, mereka bersorak-sorak dan bernyanyi lagu batak. Aksi protes pedagang ini dipicu pemindahan lokasi lapak pabokuan dari pelataran depan pusat pasar Gunung Tua ke Lapangan Merdeka Gunung […]

  • Pemilih Siluman Diduga Bermain di TPS 002 Simangambat Untuk Salah Satu Paslon

    Pemilih Siluman Diduga Bermain di TPS 002 Simangambat Untuk Salah Satu Paslon

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) – 5 orang warga Kota Medan diduga menjadi pemilih siluman di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 002 di Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Ke 5 orang tersebut diketahui ikut mencoblos dan sengaja datang untuk memilih salah satu pasangan Calon Bupati Madina. Padahal kelima orang itu tidak tercatat dalam […]

  • Apakah Tapian Siri-siri Bisa Hanyut? : Dari Dila Ni Aek Hingga Persatuan Batu-Batu

    Apakah Tapian Siri-siri Bisa Hanyut? : Dari Dila Ni Aek Hingga Persatuan Batu-Batu

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Ada istilah di dalam tataran sifat arus sungai : “manjalaki na toruk, mangkojar na lampas” (mencari yang rendah, mengejar yang tinggi). Itu istilah bagi para  “parsaba na i topi aek” (petani yang bertani di tepi sungai) dalam memahami sifat-sifat arus sungai. Suatu pemahaman yang diwariskan secara turun […]

expand_less