Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Uji Kompetensi Jadi Syarat Bagi Guru Dapatkan Tunjangan Profesi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
  • print Cetak

JAKARTA : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan melaksanakan uji kompetensi terhadap 300.000 guru peserta sertifikasi pada Februari mendatang sebagai syarat untuk mendapatkan tunjangan profesi.

“Guru tidak perlu merasa khawatir terhadap adanya uji kompetensi. Memang ada keraguan dari guru senior yang tidak mampu menjawab soal uji kompetensi, tidak perlu khawatir sebab pertanyaannya seputar penguasaan materi ajar dan perencanaan pengajaran,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemdikbud Syawal Gultom kepada pers di Jakarta, Jumat, 13 Januari 2012.

Lebih lanjut dikatakannya logikanya bagaimana mungkin tidak bisa menjawab bila materi dalam uji kompetensi tersebut seluruhnya diambil dari bahan ajar yang dipelajari guru-guru setiap harinya.

Apalagi, lanjutnya, jumlah kuota yang diharapkan lulus sebanyak 250.000 dari 300.000 peserta sertifikasi yang akan uji kompetensinya.

Syawal mengatakan uji kompetensi ini sudah sejalan dengan ketentuan yang berlaku yakni PP No. 74 tahun 2008. Selain itu uji kompetensi guru mau tidak mau harus dilaksanakan meski beberapa pihak menyatakan keberatan mengingat pada tahun 2013 akan diterapkan kinerja guru yang penilaiannya bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Menurut dia, uji kompetensi guru merupakan hal wajar dari sebuah profesi guru. “Ketika guru menuntut menjadi profesi dan mendapatkan tunjangan profesi maka harus ada standar kinerja melalui uji kompetensi dan observasi. Kalau tidak ada standar kinerjanya bukan profesi namanya,” katanya.

Syawal juga mengingatkan persoalan lulus tidaknya juga lumrah dalam satu ujian. Ia menyebut dari 2,9 juta guru yang ada di seluruh Indonesia yang mengikuti sertifikasi 1,4 dan dinyatakan lulus jumlahnya baru 1,1 juta guru per 2011.

“Kami menargetkan pada 2015 ada 2,1 juta guru yang bersertifikasi. Sekarang ini kami tinggal menyelesaikan sisanya sekitar 700.000 lagi. Karena itu kami optimistis target 2015 bisa tercapai,” katanya.

Setelah 2015 tidak ada lagi program sertifikasi. Perekrutan guru pascasertifikasi akan menggunakan mekanisme Pendidikan Profesi Guru, tambahnya.

Sebelumnya, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menolak pelaksanaan uji kompetensi dalam proses sertifikasi guru. Uji kompetensi ini dinilai tidak sesuai dengan aturan perundangan.

“Para guru menolak pelaksanaan uji kompetensi ini. Adapun yang mendasari penolakan tersebut, karena tidak ada dalam Peraturan Pemerintah No 74 tahun 2008 Pasal 12. Pasal tersebut menyebutkan guru dalam jabatan yang telah memiliki kualifikasi akademik S-1 atau D-4 dapat langsung mengikuti pelatihan untuk memperoleh sertifikat.

Sementara untuk ikut pelatihan di Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), cukup dengan portofolio yang merupakan pengakuan atas pengalaman profesional guru, kata Ketua Umum PGRI Sulistiyo.

Sulistiyo mengatakan, uji kompetensi itu justru membuat guru-guru stres, sebab prosesnya menjadi dipersulit untuk melakukan pendaftaran. Di sisi lain, guru yang sudah senior pun merasa malu karena tidak lulus uji kompetensi.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubsu Minta Saipullah Kembangkan Madina Berdasar Potensi Unggulan

    Gubsu Minta Saipullah Kembangkan Madina Berdasar Potensi Unggulan

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution berharap Bupati Madina Saipullah Nasution serius mengembangkan daerah berdasarkan potensi unggulan. Itu ditekankan Bobby usai melantik dan mengambil sumpah jabatan Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal Priode 2025-2030, Jum’at (21/3), di aula Raja Inal Siregar, Medan […]

  • Harga Raskin di Batu Sondat Batahan Tembus Rp2.120/Kg

    Harga Raskin di Batu Sondat Batahan Tembus Rp2.120/Kg

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Program pemerintah membantu masyarakat miskin melalui program beras untuk rakyat miskin (Raskin) ternyata belum dinikmati masyarakat dengan baik. Hal itu terbukti dari investigasi wartawan di Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (09/07/2011) lalu. Berdasarkan pantauan wartawan di Batu Sondat pada saat aparat Desa Batu Sondat menyalurkan raskin, harga jual raskin […]

  • Bangunan Pasar Hutagodang Ulu Pungkut Mubazir.

    Bangunan Pasar Hutagodang Ulu Pungkut Mubazir.

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Bangunan pasar Hutagodang yang terdapat di desa Hutapadang Kec. Ulu Pungkut Kab. Mandailing Natal mubazir. Pasalnya, bangunan yang didirikan tahun 2003 dengan aggaran sekitar 130 juta tidak pernah dipergunakan. Malahan kondisi bangunannnya sudah hampir rusak, sebagian papan dan pintu los dan ruko sudah rusak. Syaiful Anwar (35), salah seorang […]

  • Bolos, 15 Siswa & Dua PNS Dijaring

    Bolos, 15 Siswa & Dua PNS Dijaring

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Personel satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Pemkab Mandailing Natal (Madina) menjaring 15 siswa SMP dan SMA dari berbagai sekolah di Kecamatan Panyabungan, dalam operasi kasih sayang yang digelar Rabu (10/11). Selain itu, Satpol PP juga berhasil menjaring dua PNS yang berkeliaran saat jam kerja. Kepala Satpol PP Pemkab Madina Nurkholis SH saat ditemui […]

  • Bio Data Calon Wakil Bupati Madina, Imron Lubis

    Bio Data Calon Wakil Bupati Madina, Imron Lubis

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nama Lengkap : H. IMRON LUBIS, S.Pd, MM Lahir                       : 10 Maret 1960 Alamat                    : Jl. Merdeka No. 74 Kelurahan Kayu Jati, Panyabungan Motto Hidup          : Jadilah Orang Yang Disenangi Semua Orang     PENDIDIKAN FORMAL SD       : SD Negeri No. 4 Panyabungan (1966-1972) SMP     : SMEP Negeri Panyabungan (1972-1975) SMA    […]

  • Di Balik Penarikan Indomie di Taiwan

    Di Balik Penarikan Indomie di Taiwan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada kabar menyentak di awal pekan ini. Pemerintah Taiwan menarik mi instan merek Indomie dari supermarket-supermarket di negara tersebut. Produk buatan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk itu mengandung methyl p-hydroxybenzoate dan asam benzoat. Bahan pengawet itu dilarang di Taiwan dan hanya bisa digunakan dalam produk kosmetik. Bahan tersebut bisa menyebabkan muntah-muntah, dan jika dikonsumsi […]

expand_less